Posts Tagged ‘studio

12
Agu
09

Media teror

Sejak terjadi ledakan bom di hotel JW Marriott dan Ritz Carlton Jakarta, 17 Juli 2009, media menjejali kita dengan berbagai berita mengenai teror ini. Hingga akhir pekan 08 Agustus 2009 lalu, beberapa stasiun televisi membombardir kita dengan menyiarkan secara langsung selama hampir 20 jam drama penyergapan safe house mereka yang diduga menjadi penyebar teror di negeri ini.

Melihat hal ini, saya sepakat dan salut akan kecepatan televisi dalam menyajikan informasi. Namun yang menjadi pemikiran saya, apakah hal ini diperlukan? Sebuah langkah strategis yang sedang dilakukan oleh pihak kepolisian, yang seharusnya dirahasiakan demi keberhasilan operasi tersebut, justru dijadikan konsumsi publik dalam bentuk siaran langsung. Apakah benar akan membawa manfaat bagi masyarakat? Atau, jangan-jangan pemberitaan ini hanya sekedar terpicu oleh pemikiran emosional untuk menghadirkan informasi secepat mungkin. Jika demikian, bagaimana dengan akurasi berita yang disajikan? Tidak heran jika KPI dan Polri sampai meminta agar televisi tidak mendramatisir berita yang disajikan.

Banyak hal yang bisa dipetik dari contoh kasus siaran langsung ini untuk kita terapkan di radio, agar jika diperlukan untuk menyiarkan secara langsung sebuah peristiwa besar yang tidak direncanakan sebelumnya, kita bisa menyajikannya dalam kemasan yang lebih tertata dengan isi yang bermanfaat bagi pendengar.

Lanjutkan membaca ‘Media teror’

26
Des
08

pentingnya melayani

Suatu siang, Joko bersama istrinya turun dari angkot tepat di depan kantor kelurahan dimana Joko sekeluarga sudah menjadi warga selama lebih dari 10 tahun terakhir. Begitu turun dari angkot, Joko bersama istrinya melangkah masuk ke dalam untuk mengurus perpanjangan KTPnya yang sudah jatuh tempo.

Di salah satu sudut ruangan, Joko dan istrinya menghampiri seorang laki-laki setengah baya, berseragam coklat dengan atribut kepegawaian di lengannya dan nama ‘Supriyono’ tercantum di dadanya. “Selamat siang pak, kami mau memperpanjang KTP,” kata Joko kepada laki-laki dengan model rambut bang haji Rhoma Irama itu. Dari balik meja kerjanya yang mungil, laki-laki itu menjawab tanpa melemparkan senyum – mungkin agar nampak berwibawa, “Syarat-syaratnya sudah lengkap?” Joko segera menyenggol istrinya yang sontak sibuk mengeluarkan kantong plastik berisi KTP asli milik mereka dan pas foto dari dalam tas. Sambil mengernyitkan dahi diantara kepulan asap rokoknya, pria berseragam itu bertanya,”Lho kok cuma ini? Mana fotokopi Kartu Keluarga, pengantar RT…Lha ini, pas fotonya juga salah…Tahun kelahiran ganjil warna fotonya harus merah, tahun kelahiran genap warna fotonya harus biru.”

Lanjutkan membaca ‘pentingnya melayani’

04
Des
08

Ulah Andri, hentikan siaran tiga stasiun radio

dilaporkan oleh: Ariyanto – praktisi radio di Solo

Saat berada di bis menuju Solo, saya ditelpon rekan kantor, katanya ada orang mau bunuh diri di daerah Radio JPI. Kata rekan saya itu, informasi tersebut berasal dari Layanan SMS pendengar.

Karena, semua reporter tengah berada di pos masing – masing, saya kemudian datang ke lokasi kejadian yang tak jauh dari Terminal Tironadi. Sesampai di terminal segera saja, saya menuju kawasan Mangkubumen. Dan, benar ratusan orang berkerumun di sekitar stasiun radio. Dari kejauhan tampak seorang lelaki nangkring di pemancar radio. Uhh..Negeri…

Dari seorang karyawan di Radio JPI, lelaki itu diketahui bernama Andri, katanya warga Sumber. Andri datang ke studio di Mangkubumen Kulon, Solo itu sekitar pukul 08.00 dengan mengendarai sepeda onthel. Dia langsung memanjat tower pamancar setinggi 60-an meter. Bagi saya yang nonton dari bawah tower sungguh miris. Ini karena Andri duduk-duduk di bagian bordes setinggi 50 meter dari permukaan tanah. Kabarnya, Andri mengalami depresi karena ibunya sakit, sedangkan dia saat ini menganggur.

Akibat ulah Andri, siaran RADIO JPI terhenti. Tidak hanya itu, radio lain seperti PAS FM dan SAS FM juga tidak dapat siaran, karena radio – radio itu dilink di tower Radio JPI.

catatan admin: Andri tidak bisa diselamatkan meskipun 10 anggota tim SAR berusaha merayunya. Bahkan ibunya pun sudah didatangkan namun tidak bisa menolong banyak. 3 Desember 2008 pukul 00.00 Ardi melompat dari atas tower setelah lebih dari 16 jam bertahan.

Berita terkait: lelaki depresi ; andri masih bertahan

sumber foto: detiknews

17
Jul
08

Mencari Sumber Berita

Dalam mengelola sebuah radio berita, atau lebih sempit lagi bisa dikatakan dalam mengelola News Room, kita pasti pernah merasakan kekurangan berita. Mungkin memang ada saja kejadian kalau kita mau mencari-cari. Tapi jika dipaksakan, hasilnya tidak akan maksimal dan bahkan pendengarkan pun akan bisa merasakan kalau kita sedang mengada-ada atau istilahnya ‘beritanya dipaksakan’.

Kesan mencari-cari berita disaat tidak banyak peristiwa besar terjadi bisa kita minimalisir jika kita mengetahui apa saja yang bisa kita jadikan sebagai sumber berita. Kita pasti memahami bahwa kejadian atau peristiwa yang akan menjadi sebuah berita, tidak pernah terjadi di dalam studio radio kita dan bisa terjadi kapanpun tanpa mengenal waktu.

Lanjutkan membaca ‘Mencari Sumber Berita’

09
Jul
08

OB Van = prestige atau kebutuhan siaran

Tulisan Yoghie Trisa

Pagi ini saya sempatkan membuat satu artikel untuk blog ini, ada suatu kisah menarik yang saya alami kemarin. Ceritanya saat saya mengadakan meeting rutin dengan all crew. Kita lakukan setiap Kamis jam 3 sore. Dalam setiap meeting selalu saya sampaikan satu materi self renewal, policy perusahaan, brainstorming, dan planning program. Saat meeting akan saya tutup, seperti biasa saya berikan kesempatan peserta meeting untuk menanyakan sesuatu yang mungkin belum jelas. Ada diantara kru yang memberikan masukan

Lanjutkan membaca ‘OB Van = prestige atau kebutuhan siaran’

28
Mei
08

Yang sepele dalam wawancara radio

Sebenarnya sepele, dan pasti rata-rata kita sudah mengerti, paham bahkan sudah pernah melakukan. Tapi karena sepelenya, seringkali kita melupakannya. Melalui tulisan ini saya ingin sedikit melakukan reminding agar wawancara yang dilakukan oleh reporter kita tidak gagal berantakan hanya masalah sepele. Secara detail kita perlu memperhatikan apa yang harus dilakukan reporter kita sebelum, pada saat dan sesudah melakukan wawancara:

Lanjutkan membaca ‘Yang sepele dalam wawancara radio’

21
Mei
08

Travel Report

Laut dan langit

Seperti yang sudah direncanakan, Senin 19 Mei 2008 saya mendapat tugas untuk mengunjungi radio di Banyuwangi. Perjalanan berawal jam 07.00 pagi dari Magelang ke bandara Adisucipto di Jogjakarta. Perjalanan 1 jam melewati jalan-jalan yang hampir setiap minggu saya lewati, menuju Adisucipto yang juga hampir setiap minggu jadi pos pemberangkatan saya ke tempat kerja di luar kota.

Sekitar jam 09.00 saya mulai terbang menuju bandara Ngurah Rai Denpasar dalam satu pesawat bersama beberapa bule dan rombongan turis Thailand. Selintas terbayang ke masa lalu saat Indonesia masih berjaya Lanjutkan membaca ‘Travel Report’




B r o a d c a s t o l o g y

JANGAN ASAL COPY - PASTE



Berbagai karya di blog, boleh-boleh saja dikutip atau dimanfaatkan untuk berbagai keperluan lainnya. Biasakan untuk meminta ijin kepada pemiliknya, atau paling tidak menyebutkan sumbernya: RadioClinic dot com. Terimakasih.

The copyright of the articles in this blog is owned by Alex Santosa. Permission to republish in print or online must be granted by the author in writing.

Creative Commons License
Hak cipta blog ini dilindungi oleh Creative Commons Attribution-Noncommercial-No Derivative Works 3.0 United States License.

B e z o e k e r s


tracker

S t a t

  • 555,574 hits

R a d i o p i n i

A r c h i v e s