Posts Tagged ‘promosi

14
Nov
10

Social Media Don’ts for Radio

Berbagai macam merk dan produk berlomba-lomba melakukan promosi melalui sosial media seperti facebook, twitter dan lain sebagainya.Namun banyak diantara mereka yang hanya sekedar menggunakan sosial media untuk berpromosi, tanpa melihat kebutuhan dan keinginan pengikut atau konsumen mereka.

Pengalaman pribadi yang saya alami, melalui twitter saya mengikuti akun sejumlah produk terkenal yang memang saya gunakan sehari-hari. Mereka sering memperbaharui status mereka dengan informasi promosi dan kuis, tentu saja mereka juga mem-publish komentar-komentar positif dari konsumen yang puas dengan produk mereka. Sayangnya, pada saat saya mengalami masalah dengan produk tersebut, jangankan diberi solusi, keluhan saya ditanggapi dengan ucapan terimakasih pun tidak. Lanjutkan membaca ‘Social Media Don’ts for Radio’

07
Apr
10

Radio 2.0 is NOW!

Facebook, nama yang tidak asing lagi. Di awal mengenal situs jejaring sosial ini sekitar 2 hingga 3 tahun lalu, Facebook masih beranggotakan mereka dari kalangan usia dewasa muda sekitar usia 20an tahun keatas. Sedangkan mereka yang dari kalangan remaja, masih bermain di Friendster. Seiring dengan waktu, jumlah anggota Facebook semakin bertambah banyak dan pasarnya pun semakin luas, mulai dari anak SD hingga kakek-nenek, mulai dari penjual koran hingga pemilik perusahaan besar.
Perkembangan ini didukung dengan semakin mudah dan semakin murahnya akses internet, membanjirnya handphone murah buatan China dan tentunya promosi gencar dari hampir semua operator selular yang memasukkan feature facebook sebagai salah satu nilai jual dalam program bundling yang mereka tawarkan.
Banyak orang tertarik dengan Facebook, karena Facebook berhasil Lanjutkan membaca ‘Radio 2.0 is NOW!’
23
Okt
08

Membuat off air di rimba belantara

R - Santri Gaul - Fazan Kegiatan non siaran (off air) tidak bisa lepas dari dunia radio. Tidak hanya radio yang bisa memanfaatkan kegiatan ini untuk berpromosi, kita juga bisa mengajak sponsor untuk ikut berpartisipasi mempromosikan produknya dalam event off air.

Jika kebetulan kita menangani sebuah radio di daerah yang baru, sebelum merencanakan sebuah kegiatan, yang perlu kita lakukan pertama adalah melakukan survey terhadap pendengar kita. Melalui survey tersebut, diharapkan kita bisa mendapatkan gambaran kegemaran masyarakat setempat. Apakah mereka menyukai kegiatan hiburan, pendidikan, games, atau apa. Penelitian bisa dilakukan lebih mendalam dan lebih terinci, agar kita mendapatkan gambaran yang lebih sempurna, misalnya dengan mengajukan pertanyaan mengenai lokasi kegiatan yang disuka, pengisi acara yang seperti apa, tema kegiatan yang seperti apa dan lain sebagainya.

Lanjutkan membaca ‘Membuat off air di rimba belantara’

01
Agu
08

Toejoeh Belasan

Bulan Agustus telah datang. 1 event tahunan yang selalu dirayakan adalah peringatan kemerdekaan negara kita Indonesia. Radio, jangan ketinggalan bikin kreatif acara. On air bisa dimeriahkan dengan berbagai kuis, wawancara, drama pendek, iklan layanan masyarakat dan lain sebagainya. Momen ini juga bisa kita manfaatkan untuk promosi radio kita, dengan menggaet sponsor kita bisa melakukan berbagai kegiatan off air. Semoga keceriaan rakyat Indonesia bisa kembali utuh dan dirasakan setiap saat, tidak hanya di bulan Agustus saja. Hidup sudah susah, jangan semakin dibikin susah!

Radio Merdeka 1

Radio Merdeka 2

26
Jul
08

Pilih mana? Pendengar atau Pengiklan

Banyak kesulitan yang dihadapi rekan-rekan pengelola radio dalam menggaet pengiklan. Selain susah mendapatkan pengiklan, radio juga dibenturkan pada posisi tawar yang lemah. Sehingga sering kali radio tidak bisa berbuat apa-apa jika pengiklan meminta fasilitas macam-macam dan menawar harga semurah mungkin.

Mengapa sebuah radio posisi tawarnya lemah dan tidak bisa menjadi pengendali penawaran harga?

Yang kita harus pikirkan adalah, siapa sebenarnya konsumen radio? Pengiklan atau pendengar? Jika kita telaah, yang menjadi konsumen sesungguhnya dari sebuah radio adalah pendengar kita. Sedangkan pengiklan akan secara otomatis menitipkan pesan promosinya jika radio kita memang memiliki banyak pendengar.

Dengan data jumlah pendengar yang kita miliki, pengiklan akan bisa menghitung efisiensi dan efektifitas menggunakan radio kita sebagai sarana promosi. Selain acara yang bagus dan jumlah pendengar yang banyak, ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan agar proses selling menjadi lebih mulus.

Lanjutkan membaca ‘Pilih mana? Pendengar atau Pengiklan’

16
Jul
08

Pentingnya Client Briefing

Beberapa waktu yang lalu saya dikejutkan oleh naskah promosi sebuah produk kamera foto kenamaan yang berencana melakukan promosi di radio kami:

 

 

 

BAGI FOTOGRAFER / BAIK PROFESIONAL ATAUPUN  YANG SEKEDAR HOBI FOTOGRAFI / MEMILIH MERK KAMERA TAK UBAHNYA SEPERTI MEMILIH AGAMA //
KALAU SUDAH LAMA MENGGUNAKAN MERK TERTENTU / SUSAH UNTUK BERPINDAH //.. cutted ..

Tentunya saya tidak bisa memberikan approval atas produksi dan penyiaran iklan tersebut. Apakah anda bisa menemukan kesalahan yang bisa berakibat fatal dari naskah iklan di atas? Wah..untung belum terlanjur disiarkan!

Lanjutkan membaca ‘Pentingnya Client Briefing’

24
Jun
08

Radio Active

Kota besar, dengan segala macam kelebihan dan kekurangannya seperti masyarakatnya yang lebih aktif, lebih dinamis, dilengkapi dengan berbagai kegiatan bisnis yang lebih sibuk, telah membentuk pasar dengan persaingan yang ketat, demikian juga di industri radio, yang harus lebih berpikir lebih keras agar bisa tetap eksis. 

Radio di kota besar, otomatis akan menjadi lebih aktif dan lebih dinamis dibandingkan dengan radio di kota menengah dan kecil. Working speed – nya lebih cepat, baik dari sisi kreatif pembuatan acara on air maupun off air hingga kecepatan pelayanan klien. Perbedaan ini harus dengan cepat bisa diantisipasi oleh mereka, para manager program atau station manager yang dipromosikan untuk menangani radio di kota yang lebih besar.

Lanjutkan membaca ‘Radio Active’




B r o a d c a s t o l o g y

JANGAN ASAL COPY - PASTE



Berbagai karya di blog, boleh-boleh saja dikutip atau dimanfaatkan untuk berbagai keperluan lainnya. Biasakan untuk meminta ijin kepada pemiliknya, atau paling tidak menyebutkan sumbernya: RadioClinic dot com. Terimakasih.

The copyright of the articles in this blog is owned by Alex Santosa. Permission to republish in print or online must be granted by the author in writing.

Creative Commons License
Hak cipta blog ini dilindungi oleh Creative Commons Attribution-Noncommercial-No Derivative Works 3.0 United States License.

B e z o e k e r s


tracker

S t a t

  • 549,405 hits

R a d i o p i n i

A r c h i v e s