Posts Tagged ‘kreatif

14
Apr
11

Youtube Institute

Terkenal lewat Youtube, itulah yang banyak dialami oleh sebagian orang yang dikatakan lulusan Youtube Institute 🙂

Setelah booming Shinta dan Jojo yang melakukan lipsync (penyesuaian gerak bibir) sambil bergoyang di youtube, kembali Indonesia di hebohkan oleh Norman Kamaru, seorang anggota Brimob melakukan hal yang serupa. Bergoyang, lipsyncing lagu terkenal, direkam dalam bentuk video, kemudian di unggah ke dunia maya (youtube) bisa membuat mereka menjadi terkenal.  Lanjutkan membaca ‘Youtube Institute’

Iklan
06
Mar
09

VOA Economic Report

voa_wdc22 Radio memang dinamis. Rasanya kurang maksimal kalau sebuah radio dari dulu sampai sekarang acaranya itu-itu melulu. Orang program harus selalu melakukan evaluasi dan menciptakan kreatif-kreatif baru agar makin banyak kejutan yang bisa kita berikan ke pendengar.

Evaluasi berkala bisa kita lakukan setiap 3 bulan, 6 bulan atau 1 tahun tergantung dari kemampuan sebuah acara untuk bertahan hidup. Kita bisa melakukannya melalui survey pendengar. Tidak jarang pula sebuah acara yang baru kita ciptakan, harus kita matikan dalam waktu singkat karena tidak mendapat respon positif dari pendengar.

Lanjutkan membaca ‘VOA Economic Report’

10
Des
08

Menjual kejujuran

Saya mengakhiri hari yang melelahkan dengan mengajak berbincang mas Rane melalui fasilitas ‘chatting’ yang disediakan oleh Facebook. Obrolan pun mengalir ke pembicaraan seputar jurnalisme infotainment – yang tumbuh menjamur di televisi – yang kadang menerobos masuk ke ranah pribadi dari tokoh yang sedang hangat-hangatnya di’gosip’kan, etika jurnalistik, perlu tidaknya mengungkapkan urusan pribadi seseorang hingga membuatnya menjadi konsumsi publik dan manfaat dari informasi yang disampaikan bagi masyarakat.

Obrolan mengenai etika membuat saya teringat pada sebuah acara reality show yang sempat saya tonton di salah satu channel televisi. Acara kuis yang diberi nama The Moment of Truth ini memberikan hadiah jika peserta yang berani jujur dihadapan orang-orang dekatnya yang ikut hadir satu panggung dalam acara tersebut.

Lanjutkan membaca ‘Menjual kejujuran’

01
Agu
08

Toejoeh Belasan

Bulan Agustus telah datang. 1 event tahunan yang selalu dirayakan adalah peringatan kemerdekaan negara kita Indonesia. Radio, jangan ketinggalan bikin kreatif acara. On air bisa dimeriahkan dengan berbagai kuis, wawancara, drama pendek, iklan layanan masyarakat dan lain sebagainya. Momen ini juga bisa kita manfaatkan untuk promosi radio kita, dengan menggaet sponsor kita bisa melakukan berbagai kegiatan off air. Semoga keceriaan rakyat Indonesia bisa kembali utuh dan dirasakan setiap saat, tidak hanya di bulan Agustus saja. Hidup sudah susah, jangan semakin dibikin susah!

Radio Merdeka 1

Radio Merdeka 2

22
Jul
08

Siaran yang berTataKrama

Dalam sebuah kesempatan, seorang penyiar senior mengatakan keinginannya untuk meletakkan mic agar bisa fokus pada bisnis yang sudah lama dia geluti. Sebenarnya saya menyayangkan keputusannya, tapi apa boleh buat. Dia merasa tidak bisa melawan umur, merasa sekarang sudah bukan “era” nya lagi.

Di tengah perbincangan, ada 1 istilah yang menggelitik telinga saya. Rekan saya ini mengatakan, “Banyak penyiar yang tidak memiliki tatakrama siaran”. Penggunaan kata tatakrama membuat saya bertanya, apa yang dia maksud dengan istilah itu. Selama ini kita mengenal arti tatakrama sebagai sopan santun, etika, unggah-ungguh. Jadi apakah siaran yang tidak bertatakrama bisa diartikan sebagai penyiar yang tidak bisa diatur, semaunya sendiri, tidak tahu sopan santun? Ternyata bukan. Lalu bagaimana agar seorang penyiar bisa dikatakan telah memiliki tatakrama siaran?

Lanjutkan membaca ‘Siaran yang berTataKrama’

24
Jun
08

Radio Active

Kota besar, dengan segala macam kelebihan dan kekurangannya seperti masyarakatnya yang lebih aktif, lebih dinamis, dilengkapi dengan berbagai kegiatan bisnis yang lebih sibuk, telah membentuk pasar dengan persaingan yang ketat, demikian juga di industri radio, yang harus lebih berpikir lebih keras agar bisa tetap eksis. 

Radio di kota besar, otomatis akan menjadi lebih aktif dan lebih dinamis dibandingkan dengan radio di kota menengah dan kecil. Working speed – nya lebih cepat, baik dari sisi kreatif pembuatan acara on air maupun off air hingga kecepatan pelayanan klien. Perbedaan ini harus dengan cepat bisa diantisipasi oleh mereka, para manager program atau station manager yang dipromosikan untuk menangani radio di kota yang lebih besar.

Lanjutkan membaca ‘Radio Active’

13
Jun
08

Less Talk More Music

FMNation Satu lagi radio di Jakarta memposisikan dirinya sebagai radio yang menyiarkan musik lebih banyak dibandingkan dengan MJ (mp3 jockey) talk. Jika pada akhir tahun 2007 Radio One berubah menjadi Gen 98.7 FM dengan komposisi siaran musik hingga 70% – 80%, pada bulan Juni 2008 giliran Ramako ganti rupa menjadi Lite FM.

Lanjutkan membaca ‘Less Talk More Music’




B r o a d c a s t o l o g y

JANGAN ASAL COPY - PASTE



Berbagai karya di blog, boleh-boleh saja dikutip atau dimanfaatkan untuk berbagai keperluan lainnya. Biasakan untuk meminta ijin kepada pemiliknya, atau paling tidak menyebutkan sumbernya: RadioClinic dot com. Terimakasih.

The copyright of the articles in this blog is owned by Alex Santosa. Permission to republish in print or online must be granted by the author in writing.

Creative Commons License
Hak cipta blog ini dilindungi oleh Creative Commons Attribution-Noncommercial-No Derivative Works 3.0 United States License.

B e z o e k e r s


tracker

S t a t

  • 561,633 hits

R a d i o p i n i

A r c h i v e s