Posts Tagged ‘koran

27
Okt
10

Digital Convergence

Tahun ini, Voice of America – VOA kembali menyelenggarakan Affiliates Conference, sebuah konferensi bagi radio, televisi dan online yang menjadi mitra dalam menyiarkan acara-acara VOA.

Konferensi yang kali ini diselenggarakan di Bandung, mengangkat topik yang belakangan menjadi trend di kalangan media seluruh dunia, Digital Convergence 101: The Challenge of New Media.

Undangan dari VOA yang mengajak saya untuk berbagi pengalaman dengan teman-teman media, mengingatkan saya dengan tren yang terjadi beberapa tahun silam saat era internet mulai mewabah di Indonesia. Saat itu tarif berlangganan internet masih mahal, namun pendengar di sejumlah radio Lanjutkan membaca ‘Digital Convergence’

Iklan
17
Des
08

Ngeblog sambil denger radio, Mengapa Tidak ?!

Ditulis oleh Ariyanto broadcaster sebuah stasiun radio di Solo

Wabah blog terus menyebar dengan cepat dan rasanya nyaris tak terbendung. Dia menjangkiti sejumlah kalangan hingga seolah tak mau terlepas darinya. Seiring dengan itu, situs – situs jejaring sosial pun kini kian beragam.   Maka itu, sekarang orang lazim jika mempunyai lebih darin satu blog. Tak mengherankan rasanya, jika ada  ada yang mengatakan, “Saya kini tak bisa membagi waktu antara nge-MP dan nge-plurk”. Atau, “Wah, saya kangen juga ama  FS ”
Ungkapan – ungkapan itu tentu merupakan isyarat adanya semacam pergeseran pola konsumsi media di masyarakat. Bahkan, pergeseran itu diprediksi akan meluas. Kondisi ini tentu saja akan mempengaruhi terhadap konsumsi terhadap media lain seperti koran,  televisi atau radio.  Ini tak lain karena sifat blog adalah personal, hingga waktu yang digunakan untuk menjalankan aktivitas ini akan mengurangi waktu membaca media cetak atau menonton televisi.

Lanjutkan membaca ‘Ngeblog sambil denger radio, Mengapa Tidak ?!’

12
Des
08

Nielsen: Listenership pendengar radio meningkat!

72% responden mengaku sibuk dan tidak punya waktu membaca koran!!

Begitulah kata Associate Director The Nielsen Company Indonesia Ika Jatmikasari saat memaparkan hasil survey yang dilakukan oleh lembaganya baru-baru ini. Responden di 4 kota besar yang disurvey hingga September lalu lebih suka mendengarkan radio, menonton televisi atau berselancar di internet ketimbang membeli media cetak. Kebiasaan ini diperkirakan akan terus berlanjut hingga tahun depan.

14% memilih menonton televisi dan 11% tidak membaca media cetak karena alasan harga. 35% pembaca koran dan 45% pembaca majalah mengatakan kenaikan harga sudah mempengaruhi kebiasaan membaca dan mereka beralih ke media lain, seperti televisi, radio, dan internet. Ika Lanjutkan membaca ‘Nielsen: Listenership pendengar radio meningkat!’

12
Agu
08

Jika ORARI seperti Organisasi Internet Amatir

ditulis oleh : Herman

TV dan koran memuat berita bahwa sisa anggaran karena turunnya harga minyak sekitar 6 Triliun sedangkan satu provider GSM beriklan gratis tis seolah menyindir bahwa kita yang amatir ini bisa apa. Kecuali tulisan ini dianggap khayalan belaka maka, ada langkah langkah seperti ini :

Lanjutkan membaca ‘Jika ORARI seperti Organisasi Internet Amatir’

25
Apr
08

Sang Penghasut

Beberapa waktu lalu seorang rekan mengajak berdiskusi soal keluhan-keluhan yang dijumpainya saat menghadapi pertanyaan klien. Mungkin saja kasus yang sama pernah juga dialami oleh tenaga penjualan kita. Salah satu masalah yang dihadapi adalah, klien enggan beriklan di radio karena radio dianggap tidak bisa memvisualkan bentuk produknya dan lebih memilih beriklan melalui koran, menyebarkan leaflet atau bahkan melalui televisi. Dalam keadaan seperti ini, yang perlu dijelaskan ke klien, diantaranya adalah:

Lanjutkan membaca ‘Sang Penghasut’




B r o a d c a s t o l o g y

JANGAN ASAL COPY - PASTE



Berbagai karya di blog, boleh-boleh saja dikutip atau dimanfaatkan untuk berbagai keperluan lainnya. Biasakan untuk meminta ijin kepada pemiliknya, atau paling tidak menyebutkan sumbernya: RadioClinic dot com. Terimakasih.

The copyright of the articles in this blog is owned by Alex Santosa. Permission to republish in print or online must be granted by the author in writing.

Creative Commons License
Hak cipta blog ini dilindungi oleh Creative Commons Attribution-Noncommercial-No Derivative Works 3.0 United States License.

B e z o e k e r s


tracker

S t a t

  • 567,050 hits

R a d i o p i n i

A r c h i v e s