Posts Tagged ‘kalimat

17
Nov
08

Banyak ‘aksi’ di media massa

ditulis oleh: Ariyanto – broadcaster sebuah stasiun radio di SOLO

“Ribuan massa melakukan aksi unjuk rasa….Mereka memaksa masuk gedung dewan hingga terjadi aksi saling dorong…Di tengah aksi sekelompok massa melakukan aksi teatrikal…Aksi ini diakhiri dengan aksi bakar ban”

Begitulah kira – kira kalimat dari paket berita di media massa saat menginformasikan unjuk rasa. Entah mengapa kalimat seperti itu selalu muncul. Saking gerahnya, saya pernah mengirim SMS ke seorang kawan yang menjadi produser paket berita di sebuah stasiun telivisi. Ya, maksud saya agar kalimat seperti itu tidak muncul lagi. Saya pikir dia akan memperingatkan rekannya agar tidak menulis berita seperti itu. Bukannya sok tahu. Tapi, itulah bentuk keprihatinan saya. Dia pun menjawab SMS dengan menulis, “Betul kamu Bang”.

Lanjutkan membaca ‘Banyak ‘aksi’ di media massa’

Iklan
07
Nov
08

Menghargai Orang Lain

diposting oleh : Miya Alexa – newscaster PAS 106.3 FM Radio Bisnis Bandung

Menghargai Orang Lain – Andri Wongso

Dikisahkan, di sebuah pesta perpisahan sederhana pengunduran diri seorang direktur. Diadakan sebuah sesi acara penyampaian pesan, kesan, dan kritikan dari anak buah kepada mantan atasannya yang segera memasuki masa pensiun dari perusahaan tersebut.
Karena waktu yang terbatas, kesempatan tersebut dipersilahkan dinyatakan dalam bentuk tulisan. Diantara pujian dan kesan yang diberikan, dipilih dan dibingkai untuk diabadikan kemudian dibacakan di acara tersebut, yakni sebuah catatan dengan gaya tulisan coretan dari seorang office boy yang telah bekerja cukup lama di perusahaan itu.

Lanjutkan membaca ‘Menghargai Orang Lain’

29
Okt
08

PRIVATE ANNOUNCER

ditulis oleh: Huria Ulfa

Saya ingin manambahkan sedikit ilustrasi saat penyiar melakukan tugasnya. Dalam beberapa tulisan, saya setuju dengan cara penyampaian informasi oleh seorang penyiar secara one by one kepada pendengar. Artinya bahwa penyiar memvisualisasikan dirinya sedang berbicara kepada seorang pendengar atau sekelompok kecil pendengar, bukan kepada banyak pendengar saat berbicara atau menyampaikan informasi kepada pendengar. Hal ini bertujuan untuk menyentuh pendengar secara personal, dan bila ini divisualisasikan, bagi pendengar akan terasa bahwa penyiar sedang berbicara kepada diri pendengar. Dan pendengar pun akan merasa sedang diajak berbicara secara pribadi. Bagi seorang yang sudah menjadi penyiar, hal ini akan mudah dibayangkan.

Sentuhan pribadi bagi pendengar akan terasa nyaman, bila diperlakukan secara private, dan akhirnya dapat mensugesti pendengar dengan apa yang disampaikan seorang penyiar. Salah satu caranya adalah mengenal dan memahami target audience. Siapa yang diajak berbicara, dan apa yang sedang dibicarakan. Pemilihan Lanjutkan membaca ‘PRIVATE ANNOUNCER’

02
Sep
08

Membuat Lead Berita

Nasib dari berita atau informasi yang kita tawarkan kepada pendengar, sangat tergantung pada segerombolan kata-kata yang membentuk tautan kalimat di awal berita kita. Semakin menarik pemilihan, penggunaan dan penyusunan kata-katanya, peluang berita kita untuk didengar oleh masyarakat akan menjadi semakin besar.

Lead berita atau kalimat pembuka, memegang peranan penting dalam sebuah berita. Kita harus membuat lead yang mampu menarik perhatian pendengar, yang mampu membuat mereka untuk mendengarkan berita kita lebih jauh.

Lanjutkan membaca ‘Membuat Lead Berita’

18
Jun
08

Mempertajam Kalimat

Sebuah penelitian menyebutkan, bahwa tidak ada seorangpun yang mampu dengan jelas mendengar sebuah kalimat yang terdiri lebih dari 20 kata. Untuk itu, sebagai orang radio yang mengandalkan kemampuan telinga pendengar, naskah siaran maupun naskah berita yang kita buat harus ringkas dan ramping – KISS Keep It Short and Simple.

Bagaimana membuat naskah yang ringkas dan ramping?

Lanjutkan membaca ‘Mempertajam Kalimat’

27
Mei
08

Membuat Naskah Berita yang Bernyawa

Pendengar cenderung menganggap berita radio adalah hal yang membosankan, kaku dan monoton. Kunci utama mengapa sebuah berita radio menjadi membosankan untuk didengar terletak pada kata-kata yang dipilih oleh si penulis berita. Jika si penulis berita kurang tepat memilih kata-kata, maka penyiar atau pembaca berita tidak akan bisa atau akan mengalami kesulitan memberikan nyawa agar berita tersebut nampak hidup pada saat disiarkan.

Apa saja yang harus dilakukan oleh seorang scriptwriter agar berita yang ditulisnya bisa hidup sewaktu disampaikan oleh newscaster?

Lanjutkan membaca ‘Membuat Naskah Berita yang Bernyawa’

28
Mar
08

ReTelling – menulis untuk telinga

Meskipun kita bekerja di radio, kita tidak akan lepas dari pekerjaan tulis menulis. Tidak mungkin seorang penyiar bisa menyampaikan materi siaran, informasi atau berita yang terdiri dari beberapa kalimat secara instan tanpa persiapan sebelumnya. Dan seorang penyiar akan nampak lebih siap jika saat siaran dilengkapi dengan naskah siaran.

Seringkali saya menggunakan istilah retelling atau ‘menuturkan ulang’ untuk menjelaskan apa yang harus dilakukan oleh scriptwriter maupun penyiar baik dalam penulisan naskah berita atau naskah siaran. Saat siaran, kita menuturkan ulang berita dan informasi yang kita dapat, serta menuturkan ulang ke pendengar apa yang ada dibenak kita. Bukan membaca ulang!

Kadang kita hanya mengajarkan penyiar untuk bisa siaran dengan baik, namun lupa mengajarkan bagaimana menulis naskah siaran yang benar. Bagaimana membuat tulisan untuk siaran radio?

Lanjutkan membaca ‘ReTelling – menulis untuk telinga’




B r o a d c a s t o l o g y

JANGAN ASAL COPY - PASTE



Berbagai karya di blog, boleh-boleh saja dikutip atau dimanfaatkan untuk berbagai keperluan lainnya. Biasakan untuk meminta ijin kepada pemiliknya, atau paling tidak menyebutkan sumbernya: RadioClinic dot com. Terimakasih.

The copyright of the articles in this blog is owned by Alex Santosa. Permission to republish in print or online must be granted by the author in writing.

Creative Commons License
Hak cipta blog ini dilindungi oleh Creative Commons Attribution-Noncommercial-No Derivative Works 3.0 United States License.

B e z o e k e r s


tracker

S t a t

  • 561,633 hits

R a d i o p i n i

A r c h i v e s