Posts Tagged ‘iklan

13
Agu
11

KENAPA HARUS BERIKLAN LEWAT RADIO

Ditulis oleh Erwin Dahri Iswanto – Broadcast Service Officer 99.6 FM Radio BimaSakti Kebumen.

Kebanyakan orang mendengarkan radio setiap hari, jika tidak setiap minggu.

Radio menjangkau orang-orang di tempat kerja dan mendengarkan radio pada saat-saat terakhir ketika mereka hendak membeli sesuatu.

Radio merupakan media lokal. Kekuatan radio muncul dengan adanya keterlibatan komunitas, topik-topik lokal, dan penyajian informasi untuk pendengar. Tak ada media lain yang mampu menyentuh konsumen seperti radio. Lanjutkan membaca ‘KENAPA HARUS BERIKLAN LEWAT RADIO’

Iklan
25
Mar
11

Waspadai Dangdut Militan

Sekali-kali menulis tentang dangdut ūüôā

Meski Project Pop menggaungkan Dangdut is the music of my country, tetap saja banyak orang memandang dangdut dan pecintanya sebelah mata. Dangduters dinilai – maaf – low class, uneducated atau low buying power. Namun, dari pengalaman saya di dunia radio, nilai-nilai tersebut tidak sepenuhnya benar.

Bagi saya, justru para pesuka dangdut ini memiliki beberapa kelebihan yang bisa ditangkap oleh radio dan pengiklan, antara lain: Lanjutkan membaca ‘Waspadai Dangdut Militan’

15
Mar
11

Think the Unthinkable

Persaingan media (termasuk radio) dalam memperebutkan income untuk saat ini dan masa depan, akan semakin ketat. Internet dan mobile gadget yang selama ini dianggap hanya sebagai alat atau bahkan sekedar mainan, diam-diam menggerogoti pasar sumber pemasukan utama bagi media konvensional, yaitu iklan.

Internet, untuk saat ini sudah tidak bisa kita artikan hanya sekedar situs berita atau¬†radio / video streaming. Saat ini semakin banyak orang mengenal internet, didukung semakin¬†murahnya harga berlangganan internet, murahnya perangkat komputer, dan semakin mudahnya¬†untuk mendapatkan sambungan internet. Dalam strata paling Lanjutkan membaca ‘Think the Unthinkable’

01
Des
08

2009 kemarau bagi industri media

Berita di bawah ini harus menjadi tantangan bagi kita praktisi media untuk putar otak adu kreativitas baik dalam menciptakan program siaran yang menarik, paket penjualan yang menarik pemasang iklan dan bersama-sama mengencangkan ikat pinggang agar kemarau tidak memakan korban.

Belanja Iklan Anjlok Ancam Industri Media Massa

Dampak krisis keuangan bukan hanya menghantam sektor manufaktur, perbankan, properti dan sebagainya namun juga berpotensi menghantam sektor media massa. Belanja iklan pada tahun 2009 diprediksi akan melorot tajam seiring efisiensi perusahaan pemasang iklan.
Demikian disampaikan oleh Presiden Asosiasi Periklanan Dunia atau International Advertising Association (IAA) Indra Abidin saat dihubungi detikFinance, Senin (1/12/2008).
“Belanja iklan di tahun depan agak sulit, akhir-akhir ini saja cukup memprihatinkan, saya melihat tidak akan ada peningkatan. Perusahaan yang tidak hati-hati bisa mengambil keputusan demikian (PHK),” ungkapnya.

Lanjutkan membaca ‘2009 kemarau bagi industri media’

27
Nov
08

Indonesian Radio Award 2008

Perhimpunan Pengembangan Media Nusantara (PPMN) mempersembahkan untuk pertama kalinya, anugrah khusus bagi mereka yang melahirkan mahakarya untuk dunia radio di Indonesia yaitu:

JUSUF RONODIPURO AWARD untuk jurnalistik radio.

Memperebutkan hadiah:

Lanjutkan membaca ‘Indonesian Radio Award 2008’

18
Sep
08

membuat iklan di radio

Sampai hari ini, biaya memasang iklan di radio masih yang paling murah dibandingkan dengan beriklan di televisi dan media cetak. Dengan budget yang tidak jauh berbeda, biaya untuk memasang satu spot iklan di televisi atau memasang satu iklan display di media cetak bisa digunakan untuk memasang berkali-kali penyiaran di radio.

Selain biaya yang lebih rendah, di Indonesia, terutama di daerah, radio masih bisa menjangkau lebih banyak telinga jika dibandingkan dengan televisi dan media cetak.

Kelemahannya, iklan radio tidak bisa memunculkan visualisasi dari produk yang diiklankan secara langsung. Yang bisa dilakukan adalah membangun visualisasi produk dalam theater of mind pendengar melalui penyampaian data yang deskriptif.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar iklan yang kita produksi bisa lebih efektif dalam membantu klien memperkenalkan produknya ke pendengar.

Lanjutkan membaca ‘membuat iklan di radio’

04
Sep
08

Radio AM, kemana kau pergi?

Beberapa waktu yang lalu satu radio siaran internasional, Radio Singapura International (RSI), terpaksa menghentikan siaran dengan alasan penggunaan gelombang pendek / short wave (SW) dinilai sudah tidak effektif lagi.

RSI bukanlah radio gelombang SW pertama yang turun dari udara. Mengutip tulisan di suarane.org, sebelumnya tercatat Swiss International Radio, Slovak Radio, Finnish Public Broadcasting di Finlandia, serta Deutsche Welle yang menutup siaran Bahasa Jermannya untuk Amerika dan Kanada. Bahkan BBC pun sudah perlahan mematikan beberapa siaran internasionalnya, seperti Siaran Bahasa Melayu, disusul transmisi mereka ke Amerika Utara dan kabarnya perlahan akan mematikan pemancar untuk wilayah Eropa.

Tidak hanya gelombang SW. Tanpa disadari perkembangan tekhnologi juga mulai “menggerus” keberadaan radio AM di Indonesia. Di tahun 80 an hingga awal 90 an, masih Lanjutkan membaca ‘Radio AM, kemana kau pergi?’




B r o a d c a s t o l o g y

JANGAN ASAL COPY - PASTE



Berbagai karya di blog, boleh-boleh saja dikutip atau dimanfaatkan untuk berbagai keperluan lainnya. Biasakan untuk meminta ijin kepada pemiliknya, atau paling tidak menyebutkan sumbernya: RadioClinic dot com. Terimakasih.

The copyright of the articles in this blog is owned by Alex Santosa. Permission to republish in print or online must be granted by the author in writing.

Creative Commons License
Hak cipta blog ini dilindungi oleh Creative Commons Attribution-Noncommercial-No Derivative Works 3.0 United States License.

B e z o e k e r s


tracker

S t a t

  • 560,072 hits

R a d i o p i n i

A r c h i v e s