Posts Tagged ‘ekonomi

25
Mar
11

Waspadai Dangdut Militan

Sekali-kali menulis tentang dangdut 🙂

Meski Project Pop menggaungkan Dangdut is the music of my country, tetap saja banyak orang memandang dangdut dan pecintanya sebelah mata. Dangduters dinilai – maaf – low class, uneducated atau low buying power. Namun, dari pengalaman saya di dunia radio, nilai-nilai tersebut tidak sepenuhnya benar.

Bagi saya, justru para pesuka dangdut ini memiliki beberapa kelebihan yang bisa ditangkap oleh radio dan pengiklan, antara lain: Lanjutkan membaca ‘Waspadai Dangdut Militan’

06
Mar
09

VOA Economic Report

voa_wdc22 Radio memang dinamis. Rasanya kurang maksimal kalau sebuah radio dari dulu sampai sekarang acaranya itu-itu melulu. Orang program harus selalu melakukan evaluasi dan menciptakan kreatif-kreatif baru agar makin banyak kejutan yang bisa kita berikan ke pendengar.

Evaluasi berkala bisa kita lakukan setiap 3 bulan, 6 bulan atau 1 tahun tergantung dari kemampuan sebuah acara untuk bertahan hidup. Kita bisa melakukannya melalui survey pendengar. Tidak jarang pula sebuah acara yang baru kita ciptakan, harus kita matikan dalam waktu singkat karena tidak mendapat respon positif dari pendengar.

Lanjutkan membaca ‘VOA Economic Report’

29
Nov
08

2009, optimis / pesimis?

Marketing Research Indonesia – MRI baru-baru ini telah melakukan sebuah penelitian, untuk mengetahui sejauh mana kekhawatiran masyarakat (Jakarta) terhadap terjadinya tsunami ekonomi.

Dari hasil riset tersebut diketahui, bahwa masalah-masalah yang menjadi perhatian masyarakat adalah pengangguran (31%), peningkatan harga (24%) dan masalah keamanan (20%). Mayoritas (85%) masyarakat yakin bahwa krisis ekonomi global ini akan membawa dampak negatif terhadap Indonesia. Mereka (61%) juga menunjukkan ketidak puasan terhadap tindakan pemerintah dalam berupaya mengatasi dampak dari imbas krisis terhadap Indonesia. Meskipun berharap terjadi perbaikan berbagai aspek ekonomi, masyarakat menyadari bahwa pada tahun 2009 iklim bisnis masih tidak menentu dan tidak bisa diharapkan.

Lanjutkan membaca ‘2009, optimis / pesimis?’

21
Okt
08

Krisis Amerika

Belakangan, seiring dengan krisis ekonomi yang berawal dari Amerika dan akhirnya melebar melanda dunia, di media sering sekali didengar istilah “Subprime Mortgage”. Makhluk inilah yang disebut-sebut sebagai cikal bakal munculnya krisis keuangan di Amerika. Sayangnya, media hampir tidak ada yang memberikan penjelasan, apakah yang dimaksud dengan “Subprime Mortgage”. Sehingga masyarakat sebagai konsumen informasi terpaksa menelan mentah-mentah atau menduga-duga apa yang dimaksud dengan istilah asing itu.

Menurut teori pemberitaan, agar informasi yang disampaikan tidak sia-sia, media perlu memberikan penjelasan singkat apa arti istilah asing yang mereka beritakan. Media tidak boleh menganggap, konsumennya sudah memahami apa yang akan disampaikannya. Sebaliknya, media juga jangan menganggap audience-nya tidak mengetahui apa-apa. Dengan demikian memang diperlukan insting yang mampu mengkomposisikan informasi secara pas dan benar.

Dalam posting kali ini, saya akan mencoba membagikan apa yang saya ketahui mengenai “Subprime Mortgage”. Bila saja kurang lengkap, mohon ada yang bisa menambahkan.

Lanjutkan membaca ‘Krisis Amerika’

23
Mei
08

Profesional yang tidak profesional

Cetak Untuk Koran

Kamis 22 Mei 2008, PASFM Radio Bisnis Jakarta menyelenggarakan bincang-bincang seputar saham di Hotel Sahid Jakarta, dengan topik “Peta Ekonomi dan Investasi Indonesia. Talkshow yang dimulai jam 7 malam ini dihadiri oleh sekitar 100 orang pelaku bisnis dan pemain saham.

Narasumber yang diundang untuk berbicara pun tidak main-main, yaitu Erry Firmansyah direktur utama BEI (Bursa Efek Indonesia) dan Jos Parengkuan, presiden direktur Syailendra Capital.

Menjelang jam 7 malam teman-teman di lapangan mulai panik, karena ternyata orang nomor satu di lantai bursa Indonesia, Erry Firmansyah belum Lanjutkan membaca ‘Profesional yang tidak profesional’

13
Mei
08

Podcast edisi 13 Mei 2008

Visi Indonesia

Minimnya perhatian pemerintah terhadap buruh

Dunia ketenagakerjaan Indonesia masih jalan di tempat. Yang menjadi masalah masih berputar pada upah minimum. Buruh belum ditempatkan pada posisi strategis. Komentar Faisal Basri klik di sini

Menggungat data ekonomi

Pemerintah mulai melakukan manuver terhadap data indikator dan angka pertumbuhan ekonomi menyusul ancaman resesi Amerika. Pertumbuhan ekonomi yang menjadi indikator keberhasilan dikoreksi.Pendapat Kwik Kian Gie, klik di sini

Kesepakatan buruh dan pengusaha

Isu tenagakerjaan yang sangat krusial, bisa dihadapi secara bijak oleh buruh dan pengusaha. Lewat komunikasi yang intens, hubungan keduanya bisa ditingkatkan. Komentar Sofyan Wanandi klik di sini

Business Wisdom

730. Quotation for Business

Kata – kata mutiara atau quotation kadang bisa membuat kita lebih bersemangat untuk menjadi lebih sukses. Salah satunya adalah quotation dari Steve Jobs….Dengarkan Tanadi Santoso klik di sini

731. Everything Instant

Ketika pesawat mendarat, sudah menjadi kebiasaan penumpang berebut untuk berdiri, mengambil tas dan secepat mungkin ingin bergegas keluar. Ini adalah fenomena modern “miskin waktu”. Semuanya mau segera. dengarkan Tanadi Santoso klik disini

26
Apr
08

Podcast Edisi 26 April 2008

Opini Anda

Biaya transportasi barang di Indonesia sangat mahal, 35% di atas rata-rata Asia. Tingginya biaya antara lain disebabkan oleh jeleknya kualitas jalan, retribusi daerah dan pungutan keamanan yang dilakukan oleh polisi maupun preman. Klik disini untuk  mendengar komentar masyarakat. (sumber: Bisnis Indonesia 16 April 2008 )

Visi Indonesia

Kebijakan untuk menarik investasi

Investasi merupakan salah satu urat nadi pertumbuhan ekonomi bangsa. Meskipun sudah sejak lama memiliki Badan Koordinasi Penanaman Modal, pergerakan investasi di Indonesia masih jauh dari yang diharapkan. Klik disini untuk mendengarkan pendapat Kwik Kian Gie

Paket kebijakan macan kertas

Untuk menghadapi serangan Krisis ekonomi global, pemerintah indonesia telah menyiapkan 9 langkah pengamanan APBN 2008. Klik disini untuk mendengarkan pendapat Sofyan Wanandi

Tutorial mendirikan bank micro

Peranan perbankan Indonesia dalam mengentaskan kemiskinan masih sangat rendah, karena bank saat ini dihadapkan pada kondisi pasar dan industri keuangan yang mengglobal. Dengan jumlah penduduk yang sangat banyak, di Indonesia peluang mendirikan bank micro masih sangat besar. Tutorial dari Faisal Basri klik disini

Business wisdom 719. Apa yg ada ditanganmu

Setiap orang selalu mempunyai kemampuan yang berbeda.Untuk mendengarkan tips bisnis Tanadi Santoso klik disini




B r o a d c a s t o l o g y

JANGAN ASAL COPY - PASTE



Berbagai karya di blog, boleh-boleh saja dikutip atau dimanfaatkan untuk berbagai keperluan lainnya. Biasakan untuk meminta ijin kepada pemiliknya, atau paling tidak menyebutkan sumbernya: RadioClinic dot com. Terimakasih.

The copyright of the articles in this blog is owned by Alex Santosa. Permission to republish in print or online must be granted by the author in writing.

Creative Commons License
Hak cipta blog ini dilindungi oleh Creative Commons Attribution-Noncommercial-No Derivative Works 3.0 United States License.

B e z o e k e r s


tracker

S t a t

  • 558,268 hits

R a d i o p i n i

A r c h i v e s