21
Okt
09

Cara mudah menulis berita online

Saat ini banyak radio yang memiliki website. Biasanya, website radio berisi profil perusahaan, data komersial, data penyiar dan tangga lagu atau berbagai hal lainnya. Bagi radio berita, biasanya mereka juga melengkapi websitenya dengan berita online. Apakah menulis berita online sama seperti menulis berita untuk radio? Kali ini saya ingin membagi kiat menulis berita online sederhana agar bisa langsung dipraktekkan oleh rekan-rekan yang baru mulai belajar membuat berita online.

Riset
Lakukanlah riset untuk mencari data berkaitan dengan apa yang terjadi, sebelum memutuskan siapa yang akan kita wawancarai berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Wawancara
Orang pertama yang perlu kita wawancarai adalah pakar atau pengamat yang memiliki data terlengkap tentang fakta yang terjadi. Rencanakan wawancara dengan menulis pertanyaan-pertanyaan yang akan kita ajukan ke narasumber.

Ingat 5W 1H
Selalu tanyakan Apa (what) yang terjadi? Siapa (who) yang terlibat? Dimana (where), kapan (when) dan mengapa (why) hal tersebut bisa terjadi. Kita juga bisa menanyakan Bagaimana (how) hal tersebut terjadi? Kita bisa melakukan wawancara melalui telepon, namun akan lebih baik jika kita bisa bertatap muka langsung dengan narasumber.

Setelah kita mendapatkan informasi dari pakar / pengamat yang memiliki fakta tentang peristiwa yang terjadi, kita bisa mencari opini dengan mewawancarai mereka yang terlibat dalam peristiwa itu. Jangan lupa, kita tetap harus mengingat prinsip ‘cover both side’. Dengan data yang kita dapat dari hasil beberapa wawancara, kita siap merangkai sebuah laporan.

Berita dalam 5 kalimat
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa peselancar dunia maya tidak bisa bertahan terlalu lama di sebuah halaman website. Untuk itu, sebuah berita di internet sebaiknya ditulis dengan singkat. BBC menganjurkan berita online yang sederhana cukup dibuat dalam 5 kalimat.
Kalimat pertama menceritakan fakta kunci dari sebuah peristiwa: apa yang terjadi, siapa yang terlibat, dimana dan kapan terjadi.
Kalimat kedua bisa berisi opini dari mereka yang terlibat dalam peristiwa ini. Jangan lupa untuk memberikan tanpa petik saat menulis pendapat orang yang kita wawancarai.
Kalimat ketiga bisa berisi tentang pendapat dari sisi yang berseberangan untuk menjaga agar berita kita tetap berimbang.
Kalimat keempat kita bisa memberikan sejumlah fakta pendukung yang berasal dari hasil wawancara kita dengan pakar / pengamat.
Kalimat kelima adalah kesimpulan dari peristiwa yang kita beritakan.
Selalu baca ulang berita yang kita tulis untuk memastikan agar tidak terjadi kesalahan. Jika kita ingin membuat tulisan yang lebih panjang, kita bisa memasukkan cuplikan-cuplikan wawancara, penjelasan atau pendapat orang-orang yang kita wawancarai.

Setelah selesai, tentukan judul / kepala berita dari tulisan kita ini. Banyak yang berpendapat, judul ditentukan di awal penulisan. Namun sebenarnya kita akan lebih mudah menentukan judul berita setelah kita selesai menulis, dimana pada saat itu kita telah mengetahui apa sebenarnya yang terjadi dan apa yang menarik untuk kita jadikan sebagai judul berita.

Foto dan pelengkap
Kita dapat menambahkan satu atau dua foto dalam berita kita. Seperti halnya judul / kepala berita, foto yang kita tampilkan diharapkan bisa mewakili seluruh peristiwa yang ingin kita sampaikan. Jangan lupa menambahkan keterangan, siapa orang yang ada di dalam foto kita. Selain foto, kita juga bisa menambahkan beberapa link ke website-website lain yang mendukung laporan kita.

Setelah semuanya siap, berita bisa di-upload ke website radio kita. Selamat mencoba.

Kiat menulis berita online yang lebih kompleks akan saya berikan menyusul 🙂

(Alex – 20 Oct 2009, 22.07PM)

Iklan

10 Responses to “Cara mudah menulis berita online”


  1. 1 Aldie Nanda
    November 13, 2009 pukul 9:53 pm

    Om Alex….., bahas tentang rencana kerja stasiun radio (stasiun kecil) dalam 1 tahun dong… Siapa tau saya bisa dapat masukan. Terima Kasih

    hi Aldie, sukses dengan radionya ya. wah kalau rencana kerja, sangat tergantung dengan masing-masing pengelolanya. setiap perusahaan tentu punya visi dan misi yang berbeda. apalagi kalau sampai 1 tahun, wah bisa banyak sekali. katakanlah kalau setiap bulan kita ada 1 plan, bisa sampai 12 macam dalam setahun. padahal biasanya dalam 1 bulan pasti lebih dari 1 plan yang bisa kita lakukan.

  2. 2 Ahmad Fikri
    November 21, 2009 pukul 9:27 pm

    Om alex, gimana sih format demo siaran yang baik?
    saya ada tugas untuk membuat demo siaran durasi 10 menit
    sebelumnya terima kasih

  3. November 26, 2009 pukul 5:28 pm

    wah tulisan yang ok..menambah ilmu saya…berbagi memng menyenangkan..

  4. 5 gilang
    Mei 20, 2010 pukul 12:51 am

    wah, sangat membantu mas…sukses yaaaaa

  5. Juli 28, 2010 pukul 11:53 am

    Dengan Hormat

    Kepada seluruh lapisan masyarakat bengkulu untuk benar-benar memahami bagaimana peristiwa ini bisa terjadi……dan mohon dukungannya kepada rekan kita Kepala Departemen Kampanye dan Advokasi Firmansyah dan Kepala Departemen Pengorganisasian Rakyat Dwi Nanto, bersama 18 orang warga Desa Pring Baru kecamatan Alas Maras agar apa yang telah dilakukan rekan-rekan kita sampai detik ini membuahkan hasil sesuai dengan apa yang kita semua harapakan……..

    Bersama ini saya selaku bagian dari masyarakat bengkulu yang peduli pada masalah sumber-sumber kehidupan dan penegakan hak rakyat dalam pengelolaan sumberdaya alam, menyampaikan beberapa hal kepada pihak-pihak Yang Terhormat baik itu dari Pengelola Perkebunan, Kepolisian dan Pemerintah daerah setempat:

    Bahwa dalam pengamatan saya keterlibatan kawan-kawan WALHI dan Masyarakat Desa Pring Baru kecamatan Alas Maras yang dianggap telah melanggar pasal 47 jo pasal 21UU RI No 18 Tahun 2004 Tentang Perkebunan adalah tidak terlepas dari akar permasalahan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat yang telah terjadi semenjak belasan tahun yang lalu, yaitu sengketa lahan antara pihak PT Perkebunan Nasional (PTPN) VII. dengan masyarakat ketika perusahaan masuk pertama kali untuk melakukan proses penanaman, perusahaan dengan semena-mena telah mengambil tanah masyarakat.Meski masalah ini sudah lama terjadi dan masyarakat sudah berkali-kali menyampaikan aspirasinya, namun Tak kunjung ada satu pun solusi yang berpihak
    kepada masyarakat, baik itu dari pihak yang berwenang dalam hal kebijakan mau pun dari pihak PT Perkebunan Nasional (PTPN) VII.sendiri.

    Sementara itu kondisi sosial ekonomi masyarakat sangat terpuruk dengan terbatasnya
    lahan untuk bertani dan perkembangan pemukiman, karena sebagian besar warga
    telah kehilangan tanah yang sekarang menjadi bagian dari areal Hak Guna Usaha
    (HGU) perkebunan milik PT Perkebunan Nasional (PTPN) VII. Hingga terjadi aksi
    masyarakat petani yang berusaha mengambil alih kembali (reklaiming) lahan di
    areal perkebunan PT Perkebunan Nasional (PTPN) VII. yang dahulunya lahan tersebut adalah milik masyarakat yang telah diambil oleh pihak Perusahaan dengan semena-mena..

    Penyelesaian proses peradilan perkara ini tidak bisa tidak melihat akar permasalahan yang terjadi di masyarakat yaitu masalah sengketa lahan yang hingga saat ini belum tuntas, karena dengan demikian proses penegakan hukum bisa dijamin dilakukan secara tepat pada sumber perkara. sebagai tindakan penegakan hukum yang adil. Kemudian jika kasus sengketa lahan ini tidak diselesaikan secara serius, dikhawatirkan akan menyebabkan krisis kepercayaan masyarakat kepada pemerintah disamping krisis sosial dan ekonomi.Mempertimbangkan hal tersebut sudilah kiranya pihak-pihak yang berkompeten Yang Terhormat untuk membebaskan yang bersangkutan dari segala tuntutan dan segera mengembalikan hak-hak masyarakat yang telah dirampas….

    salam

    GOGO
    http://gogoleak.wordpress.com

  6. 7 alom
    Oktober 9, 2010 pukul 12:37 am

    sgt membantu iblis

  7. Agustus 13, 2011 pukul 10:32 pm

    thanks banget mas… bagus banget buat referensi sy…
    keren banget ne buat newbie sprt sy … 🙂

  8. Desember 27, 2011 pukul 9:41 pm

    News

    Baru-baru ini pemerintah Indonesia memberikan penghargaan Primaniyarta yang ditujukan bagi perusahaan-perusahaan yang mempunyai kinerja tinggi di bidang ekspor. Menurut data statistik, ekspor Indonesia tahun 2010 telah menembus angka US$ 150 Miliar yang merupakan rekor tertinggi sepanjang sejarah ekspor nasional, dan diperkirakan pada tahun 2011 ini akan menembus angka US$ 200 Miliar.
    Dari keseluruhan nilai ekspor indonesia, saat ini ekspor non migas menyumbang 80% terhadap total ekspor nasional, telah menggeser dominasi ekspor migas. Untuk ekspor non migas penyumbang terbesarnya masih bersumber dari ekspor sumber daya komoditas dan mineral seperti minyak sawit dan batubara.
    Tren positif kinerja ekspor Indonesia berlangsung seiring pergeseran negara-negara tujuan ekspor. Apabila 10 tahun lalu sekitar 60% negara tujuan ekspor Indonesia didominasi negara maju seperti Amerika Serikat dan negara-negara Eropa, kini sekitar 70% berpindah ke negara berkembang, termasuk kawasan Asia yang sekarang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi dunia. Berikut negara tujuan ekspor Indonesia diurutkan berdasarkan nilai ekspornya saat ini :
    1. China
    2. Jepang
    3. Amerika Serikat
    4. India
    5. Singapura
    6. Malaysia
    7. Korea Selatan
    8. Thailand
    9. Taiwan
    10. Jerman
    11. Vietnam
    12. DLL
    Menurut IPSK Jakarta Utara, pada tahun 2012 akan meningkat jumlah eksport di beberapa negara khususnya produk-produk unggulan yang diminati oleh konsumen domestik maupun mancanegara ,hal tersebut akan meningkatkan devisa serta pendapatan perusahaan untuk meningkatkan dan mengembangkan perusahaan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan karyawan,untuk itu; perusahaan harus lebih kreatif dan inovatif dalam mengembangkan pemasaran produk unggulan yang mampu berdaya saing tinggi dengan pengusaha lainnya


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


B r o a d c a s t o l o g y

JANGAN ASAL COPY - PASTE



Berbagai karya di blog, boleh-boleh saja dikutip atau dimanfaatkan untuk berbagai keperluan lainnya. Biasakan untuk meminta ijin kepada pemiliknya, atau paling tidak menyebutkan sumbernya: RadioClinic dot com. Terimakasih.

The copyright of the articles in this blog is owned by Alex Santosa. Permission to republish in print or online must be granted by the author in writing.

Creative Commons License
Hak cipta blog ini dilindungi oleh Creative Commons Attribution-Noncommercial-No Derivative Works 3.0 United States License.

B e z o e k e r s


tracker

S t a t

  • 559,877 hits

R a d i o p i n i

A r c h i v e s


%d blogger menyukai ini: