27
Jun
09

Pay It Forward – The Power of Three

Apa yang kita tidak suka dari dunia ini? Pernahkah berupaya untuk membalik situasi yang tidak kita suka dari kehidupan ini dengan sebuah tindakan? Pernahkah terpikir, hal kecil apa yang mampu kita lakukan untuk mengubah dunia? Mungkin terasa berat dan tidak mungkin, jika orang seperti kita bisa merubah dunia. Pertanyaan “Ah siapa sih kita ini?” muncul karena kita membandingkan diri kita dengan kata “dunia” yang terasa terlalu besar dan luas. Mungkin kita bisa sedikit melakukan modifikasi dengan mengubah kata “dunia” menjadi “mereka yang ada disekitar kita”. Ya, ide apa yang bisa kita pikirkan dan kemudian kita lakukan – karena sesuatu tanpa “action” akan menjadi sia-sia – untuk dapat merubah mereka yang ada di sekitar kita.

Beberapa waktu lalu saya secara tidak sengaja menonton sebuah film di televisi, yang menggelitik dan bahkan memaksa saya untuk mencuri-curi waktu menulis ditengah kesibukan dari satu kota ke kota yang lain. Film ini memang bukan film baru (dirilis tahun 2000), namun mampu memunculkan pertanyaan “do you have a small idea to change the world?” di dalam benak saya.

Film berjudul PAY IT FORWARD ini menurut saya biasa-biasa saja bahkan bukan termasuk dalam jenis film yang saya suka. Alur ceritanya berjalan lamban, mungkin karena bergenre drama. Di awal, film ini cukup menarik, namun di tengah cerita sempat membuat saya berpikir untuk memindah channel atau beranjak tidur. Syukurlah menjelang akhir cerita, situasi berubah dan membuat film ini kembali menarik untuk ditonton. Lalu apa yang menggelitik saya hingga terlontar pertanyaan apa yang bisa kita lakukan untuk merubah dunia, merubah mereka yang kita kenal atau melakukan sesuatu untuk mereka?

Pay It Forward, bercerita tentang Trevor (Haley Joel Osmen), seorang anak kelas VII berusia 12 tahun yang mendapat tugas dari guru pelajaran sosial, untuk memikirkan sebuah ide yang mampu merubah dunia dan harus bisa dilakukan. Anak ini akhirnya memutuskan untuk memilih “Pay It Forward” sebagai cara untuk melakukan perubahan bagi orang-orang di sekitarnya. Idenya adalah, jika kita menerima kebaikan dari orang lain, kita harus membalasnya dengan berbuat baik kepada 3 orang lain, entah yang kita kenal ataupun tidak. Demikian seterusnya, orang yang menerima kebaikan kita, diharapkan bisa melakukan kebaikan kepada paling tidak 3 orang lain dan seterusnya. Modelnya seperti bentuk jejaring pada multilevel marketing.

Silahkan menonton cuplikan film ini agar kita bisa lebih mengetahui apa yang dimaksud dengan “Pay It Forward” (link film secara utuh bisa didapatkan di akhir tulisan saya ini)

Ide inilah yang menyentuh saya, karena biasanya jika kita menerima kebaikan, kita hanya akan mencoba untuk memberikan kebaikan – minimal berterimakasih – kepada orang yang sudah berbuat baik kepada kita. Atau bahkan kadang kita malah tidak berbuat apa-apa. Justru kita menjadi terbiasa mencari orang baik itu setiap saat kita membutuhkan bantuan, karena kita menganggap dia baik dan mudah membantu. Kita seolah tidak peduli apakah orang tersebut sedang dalam kesulitan atau tidak, kita juga tidak menyadari bahwa kita lebih banyak “taking” daripada “giving”.

Mungkin ada baiknya kita merubah pola berpikir kita dengan melakukan Pay It Forward agar semakin banyak orang yang berbuat baik, merasakan kebaikan, menciptakan suasana yang semakin damai dan terciptanya rasa ‘saling’. Pesan menarik lainnya adalah, jika kebaikan hanya berhenti pada diri kita sendiri, sama saja kita telah mematikan orang lain yang mungkin pada saat itu bisa merasakan kebaikan yang seharusnya kita berikan. Berbuat baik itu tidak ada ruginya kok….

Selamat mencoba game ini, take a small action and PAY IT FORWARD!

Untuk menonton Pay It Forward klik di sini

alex – jogja 26 Juni 2009

Iklan

1 Response to “Pay It Forward – The Power of Three”


  1. 1 adie
    April 18, 2011 pukul 10:48 am

    mangstab.. stuju, luar binasa!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


B r o a d c a s t o l o g y

JANGAN ASAL COPY - PASTE



Berbagai karya di blog, boleh-boleh saja dikutip atau dimanfaatkan untuk berbagai keperluan lainnya. Biasakan untuk meminta ijin kepada pemiliknya, atau paling tidak menyebutkan sumbernya: RadioClinic dot com. Terimakasih.

The copyright of the articles in this blog is owned by Alex Santosa. Permission to republish in print or online must be granted by the author in writing.

Creative Commons License
Hak cipta blog ini dilindungi oleh Creative Commons Attribution-Noncommercial-No Derivative Works 3.0 United States License.

B e z o e k e r s


tracker

S t a t

  • 555,661 hits

R a d i o p i n i

A r c h i v e s


%d blogger menyukai ini: