21
Mei
09

Latihan dasar penyiar

Kesibukan membuat blog ini sedikit terbengkalai. Dalam posting kali ini, saya mencoba berbagi tips klasik mengenai latihan dasar penyiar yang tentunya sudah banyak diketahui oleh mereka yang berkecimpung di dunia siaran, yaitu “Senam Olah Vokal”.

Semoga bermanfaat bagi pembaca yang sedang berlatih untuk menjadi seorang penyiar, atau penyiar yang ingin kembali me-remind apa yang dulu pernah mereka lakukan di masa-masa training. Senam ini bisa kita lakukan untuk melenturkan otot-otot yang kita perlukan saat kita siaran.

1. Muka singa / lion face
Untuk melemaskan otot-otot wajah. Muka diciutkan bersamaan dengan menguncupkan jari kedua tangan, kemudian muka dilebarkan sambil menjulurkan lidah, dengan jari yang dikembangkan. Hitungan 5 kali.

2. Mengurut rahang
Untuk melemaskan otot-otot wajah. Jari-jari mengurut pipi dari muka kebelakang, pada saat yang sama rahang bawah digerak-gerakan kesamping. Hitungan 10 kali.

3. Melipat lidah ke atas
Untuk melenturkan lidah. Lidah dilipat keatas sampai menyentuh langit-langit mulut. Hitungan 5 kali.

4. Melipat lidah kebawah
Untuk melenturkan lidah. Lidah dilipat kebawah dan ujung lidah menekan barisan gigi bawah. Hitungan 5 kali.

5. Lidah menyapu bibir
Untuk melenturkan lidah. Lidah dijulurkan kemudian diputar menyapu bibir bagian atas dan bawah. Prinsipnya, lidah harus menyentuh permukaan bibir. Hitungan 10 kali.

6. Menggetarkan bibir / motorboat
Untuk melenturkan lidah sekaligus melatih pernafasan. Tarik nafas dalam-dalam, kemudian bungkukan badan sambil mengeluarkan nafas melalui bibir. Ketika udara keluar melalui bibir, buat bibir bergetar sehingga menimbulkan bunyi seperti mesin motorboat. Dan waktu badan membungkuk, biarkan tangan tergantung lemas, sambil menggoyang telapak tangan. Hitungan 10 kali.

7. Mengatupkan gigi
Untuk melemaskan otot-otot rahang. Gigi dikatupkan dengan kuat, sementara disaat yang sama kedua tangan mengepal dengan kuat, dan bibir dalam posisi terbuka lebar. Hitungan 10 kali.

8. Latihan leher
Untuk memperkuat otot-otot leher dan bahu. Kaki direntangkan, tangan dipinggang, kemudian leher digerakan kekanan-kiri tanpa berhenti ditengah. Hitungan 10 kali.

9. Pijat tenggorokan
Untuk melenturkan tenggorokan dan pita suara. Tarik nafas, keluarkan perlahan-lahan sambil mengucapkan bunyi “A”, sementara itu, jari tangan memijit tenggorokan/leher bergerak keatas dan kebawah. Hitungan 10 kali.

10. Memutar bahu
Memperkuat otot bahu sehingga dada menjadi bidang sekaligus membuat tahan duduk dalam waktu lama. Putar sendi bahu kebelakang, sementara tangan dalam posisi lurus. Perhatikan siku, jangan sampai menekuk. Hitungan 10 kali.

11. Sayap malaikat / angel wing
Untuk memperkuat otot bahu sekaligus melenturkannya agar bisa menimbulkan resonansi di punggung. Kedua tangan diluruskan kedepan dengan jari-jari terbuka. Kemudian lengan disorongkan kedepan bergantian kiri kanan. Pada waktu lengan disorong kedepan, jari-jari bergerak seperti dalam tarian kecak. Perhatikan, pinggang dalam posisi tidak ikut bergerak. Hitungan 10 kali.

12. Ping-pong
Untuk memperkuat sekaligus melatih artikulasi dan anti-popping. Gerakan sama seperti no. 11, hanya saja posisi tangan dikepalkan seperti orang bertinju. Lengan digerakan menyorong kedepan dan menghentak, seperti petinju melakukan pukulan jab. Waktu lengan disorong bergantian, mulut membunyikan kata-kata “ping-pong” bergantian. Gerakan berakhir dengan menarik kedua lengan keatas. Hitungan 10 kali.

13. Nafas panjang
Untuk memperkuat pernafasan. Dongakan kepala, tarik nafas sedalam-dalamnya melalui hidung kemudian keluarkan udara dari mulut yang tebukasepelan mungkin tanpa mengeluarkan hembusan angin. Apabila udara sudah mulai habis dan daada terasa sesak, bungkukan badan dengan cepat untuk mengeluarkan udara yang tersisa. Hitungan 10 kali.

14. Menarik perut / pig –paf
Untuk melenturkan otot perut sekaligus belajar teknik mencuri nafas. Tarik nafas sedalam-dalamnya, hingga perut mengembung, kemudian keluarkan dengan cepat melalui gerakan mengempiskan perut yang digerakan dengan cepat. Hitungan 10 kali.

15. Meraih bintang /reaching the stars
Untuk memperkuat otot punggung dan pinggang. Bungkukan badan dengan tangan tergantung. Kemudian gerakan tangan kesamping kiri atau kanan setinggi mungkin seakan-akan hendak meraih bintang. Jaga pinggang dan dada tetap lurus, dan bila tangan kanan meraih bintang, maka kaki kiri menjinjit, begitu juga sebaliknya.

Iklan

4 Responses to “Latihan dasar penyiar”


  1. 1 Bona sahat Martua
    April 14, 2010 pukul 7:13 pm

    Trims banget untuk materinya.
    saya akan mencoba menerapkan nya di radio saya
    PT. Radio Gama Media 102,7 MHZ Pangkalpinang, kepulauan Bangka Belitung

  2. 2 Tigor
    Juli 22, 2010 pukul 8:31 am

    tips yg menarik pak, bisa juga kita coba di radio yg saat ini saya pimpin
    Radio Pelita Batak 90,7 FM Humbang Hasundutan.

  3. 3 zero
    Juli 25, 2010 pukul 7:56 pm

    ada yang kurang mas dari senamnya..kurang detail cara prakteknya..mskipun melakukan tapi kalo gak tepat..gak akan ada manfaatnya…..

  4. Maret 25, 2011 pukul 3:23 pm

    Pertama-tama saya salut banget sama tulisan mas Alex. Banyak manfaat yang didapat disini.
    Kedua mengomentari posting yang satu ini, oke juga tuh diterapkan buat persiapan pidato atau semacamnya. hanya menambahkan masih kurang satu lagi jadi no.16 Perlu dilalakukan diruang tertutup atau sendirian mengingat trik no satu sampai tujuh. Coba kalau di liatin orang.. bisa dikira step nanti. 🙂 🙂
    Ok sukses Mas Alex.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


B r o a d c a s t o l o g y

JANGAN ASAL COPY - PASTE



Berbagai karya di blog, boleh-boleh saja dikutip atau dimanfaatkan untuk berbagai keperluan lainnya. Biasakan untuk meminta ijin kepada pemiliknya, atau paling tidak menyebutkan sumbernya: RadioClinic dot com. Terimakasih.

The copyright of the articles in this blog is owned by Alex Santosa. Permission to republish in print or online must be granted by the author in writing.

Creative Commons License
Hak cipta blog ini dilindungi oleh Creative Commons Attribution-Noncommercial-No Derivative Works 3.0 United States License.

B e z o e k e r s


tracker

S t a t

  • 555,661 hits

R a d i o p i n i

A r c h i v e s


%d blogger menyukai ini: