09
Nov
08

Eksekusi Amrozi Cs

image source: herald sun

“At 12.15am, the convicts … were executed by shooting and followed up with an autopsy,” spokesman Jasman Pandjaitan said. (berita selengkapnya dan rekaman berita mengenai eksekusi bisa didapatkan di akhir posting)

Sekitar pukul 00.30 WIB saya mendapat pesan singkat dari rekan-rekan di PASFM Jakarta bahwa terpidana mati Amrozi CS telah dieksekusi sekitar 00.15 WIB.

Sebuah berita, memang tidak kenal waktu. Inilah tuntutan bagi jurnalis radio, untuk siaga 24 jam. Salut untuk rekan Ugi yang tetap terjaga dan langsung melakukan koordinasi dengan saya.

Mendapatkan berita di malam hari memiliki tantangan tersendiri, karena setelah seharian membuang energi menunggu berita, kita harus segera mengejar informasi saat orang lain beristirahat.

Setelah berita didapat dan siap disiarkan, masih ada pertanyaan yang perlu dijawab. Apa di tengah malam seperti ini, ada yang mendengarkan berita yang kita dapat dengan susah payah? Ini bukan prime time! Banyak pendengar sudah tidur! Sebagai profesional, kita harus mengesampingkan kekhawatiran itu. Tidak peduli waktu, tidak peduli prime time atau bukan, kita tetap bertanggungjawab untuk menyajikan yang terbaik.

Bagi produser, jika mendapatkan berita besar di malam hari, tidak ada salahnya untuk menyiarkan ulang esok hari, agar semakin banyak masyarakat yang bisa ikut mendengarkan berita kita.

Tetap semangat, karena berita tidak berhenti sampai disini…

(source: tpi / youtube)

Bali bombers Mukhlas, Amrozi, and Imam Samudra shot dead by firing squad

(source: Herald Sun)

THREE Bali bombers have been executed on an Indonesian island for their lead roles in the 2002 nightclub bombings that killed 202 people, including 88 Australians.

The family of Mukhlas and his younger brother Amrozi said the bombers had been executed along with Imam Samudra just after midnight local time (4am AEDT) on Nusakambangan Island, in Central Java, where they had been jailed.

“Our family has received news of the execution … May our brothers, God willing, be invited by green birds to heaven now,” Mohammad Chozin, a brother of Mukhlas and Amrozi, said in their home village of Tenggulun.
“We’re now handling the preparations to bring the bodies back, which may take two hours,” he said outside an Islamic boarding school in the east Java village, as supporters shouted “Allahu Akbar” (God is greater).
Indonesia’s Attorney General’s Office later confirmed the executions had taken place.

“At 12.15am, the convicts … were executed by shooting and followed up with an autopsy,” spokesman Jasman Pandjaitan said.

“They have been stated as dead. At this moment the bodies are being washed by the family.”
Attorney General Hendarman Supanji will hold a press conference in Jakarta at 11am local time.

Iklan

17 Responses to “Eksekusi Amrozi Cs”


  1. 1 Budi Ariyanto
    November 9, 2008 pukul 6:30 am

    akhirnya dieksekusi juga…
    semoga Indonesia dan dunia ini semakin aman…

  2. 2 jicker_S
    November 9, 2008 pukul 1:00 pm

    indonesia telah kehilangan 3 mujahidnya….

  3. 3 Justice4all
    November 9, 2008 pukul 6:49 pm

    Mencabut nyawa orang saat kondisi tidak perang masih dibilang mujahid? masih untung tidak dieksekusi dengan bom, seperti orang2 yang telah mereka cabut nyawanya.

    Membela agama dengan mencabut nyawa orang2 yang tidak bersenjata dan tidak dalam keadaam perang apakah dibenarkan di agama mana pun???

    Jika mereka meninggal saat ber”jihad” ke irak or afganistan, terserah deh mo dibilang mujahid.

    Ya semoga Yang Kuasa menempatkan mereka diposisi yang sepantasnya untuk mereka, dan semoga tabah untuk keluarganya.

    “Hentikan KEKERASAN tinggalkan Jaman kegelapan. Perdamaian untuk seluruh Manusia, dan damai bagi Dunia.” kata2 yang sering diucapkan orang2 tetapi sangat susah diwujudkan…… “tanya kenapa”

  4. 4 adilah
    November 9, 2008 pukul 7:46 pm

    inalillahi wa inaillaihi roji’un “bagi ketiga mujahid, kematian adalah sesuatu yang lebih baik daripada hidup di negeri yang aneh-aneh toh kita semua pada akhirnya akan mati “. Para gay, lesbian, pemabuk/penjudi para turis ( turunan ringsek ) segeralah bertobat sebelum ajal menjemput. Sehebat apapun kemajuan negeri ini atau negeri itu ( AS ) semua akan berakhir dengan kehancuran. NKRI negeri aneh yang mayoritas muslim tapi tidak bisa mendirikan negara muslim.Yang rajin ke mesjid dianggap teroris dan dicurigai oleh densus 88, tapi yang rajin ke cafe dibelain sama densus 88, pantas saja ada bencana aneh yaitu keluarnya lumpur lapindo dll.BUBARKAN DENSUS 88 yang bisanya cuma patuh pada pemimpin yang salah seperti kerbau dicocok hidungnya. Densus 88 cuma belain pemabuk/peminum,penjudi yang suka poya-poya. Seharusnya orang seperti Amrozi cs. diberi pekerjaan di PT Pindad siapa tahu amerika nanti akan menyerang kita. Semoga Allah SWT. memberikan kekuatan iman dan islam bagi keluarga yang ditinggalkan amin.

  5. November 9, 2008 pukul 10:37 pm

    selamat jalan rekan semoga mimpi indahmu kumpul dengan bidadari dan minum anggur susu menjadi kenyataan.amin

  6. 6 Ratu Adil Satria Pinandhita Sinisihan Wahyu
    November 10, 2008 pukul 9:41 am

    Trio SETAN !!!

  7. 7 kolo
    November 11, 2008 pukul 12:27 pm

    kepada Amrozi Cs, Kami ingin jadi seperti kalian. itu psti !!!

  8. 8 Love N Peace
    November 12, 2008 pukul 2:16 am

    Kenapa manusia harus saling menghujat, memaki dan membenci 1 sama lain, kenapa harus membawa agama , bangsa, suku, etnis dalam setiap pertikaian? kenapa dengan keaneka ragaman yang ada di indonesia dan dunia, semua tidak bisa jadi Indah? sedangkan Sang Maha Kuasa menciptakan alam ini dengan berbagai jenis mahluk hidup, berbagai jenis warna dan semua itu menjadi indah, betul???seperti halnya blog ini, menjadi indah dengan berbagai macam warna tulisan dan huruf, serta pemikiran.

    Dukung perdamaian bukan pertikaian, dukung keamanan bukan ketakutan. Hidup rukun lebih indah dari pada hidup bermusuhan. jangan menyalahkan bangsa lain, orang lain, agama lain atau siapapun atas keadaan moral suatu bangsa. introspeksi diri sendiri dan perbaiki diri sendiri. jangan jadi bangsa yang menghakimi tapi jadilah bangsa yang mengayomi. indonesia dikenal akan keramah tamahan penduduknya, kebaikan penduduknya dan keindahan alamnya. mari kita tunjukan kepada dunia bahwa indonesia bangsa yang arif dan bijaksana, cinta damai, menghargai perbedaan, mencintai kelestarian lingkungan. Jadikan Indonesia Mercusuar dunia dalam Kedamaian dan kebaikan, jangan jadikan indonesia panggung Sandiwara yang dipenuhi dengan tokoh antagonis.

    Dukung gerakan Perdamaian, dukung kelestarian alam, dukung hidup sehat tanpa asap rokok dan polusi.Dukung tertib lalulintas, dukung tertib hukum.

    Mulai dari diri sendiri, mulai dari dari ekarang.

  9. 9 anonim
    November 12, 2008 pukul 3:13 pm

    Pinandhita sinisihan wahyu setan?

  10. November 14, 2008 pukul 2:58 am

    Syuhada my ass!

    Hey! Buat kalian2 yang ingin berdebat soal agama, ayo ke http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum/ seru lho! Dijamin!

    Btw, congratz buat Amrozi dkk karena Anda sudah lancar memasuki neraka tanpa birokrasi2 yg rumit! Moga2 72 gay yang dijanjikan selalu memperkosa Anda tiap menit. Seharusnya si stupid *ucking Amrozi dkk itu setelah ditembak dicincang dulu sampe kecil2, baru diblender, dimixer, kasi tepung+gula, baru dikasi makan ke babi2 hutan, nah babi2 hutan itu ditembak lagi, lalu dipanggang, lalu dimakan oleh si stupid gay Abu Bakar Baasyir!

  11. 11 denie
    November 14, 2008 pukul 12:12 pm

    akhirnya selesai juga berita ini . buat aku yang kemarin merasakan harus nungguin di cilacap ada perasaan lega karana tugas menunggu yang tidak pasti dapat diselesaikan juga.capek nunggu yang gak pasti dan penuh isyu

  12. November 14, 2008 pukul 6:50 pm

    upah dosa adalah maut jadi tidak heran kalau dpt hukuman mati ..
    lebih baik dimusnahkan saja dari pada dunia kacau terus

  13. 13 boyoh
    November 17, 2008 pukul 1:54 am

    Di Indonesia memang tidak perang. Tapi Ummat Islam di dunia sedang dibasmi oleh Amerika, Israel & antek2nya.

    Apakah Anda mau menutup kenyataan bila ratusan ribu jiwa Ummat Islam di Palestina dibantai oleh Israel & antek2nya…? Tidakkah Anda melihatnya? (anak2, BAYI, orang tua, wanita dibantai di Palestina)

    Andai saja Amerika, Israel & antek2nya tidak memulai kedzaliman terhadap Ummat Islam, niscaya, tidak akan pernah ada apa yg dinamakan teroris yg melawan kepentingan mereka (Amerika Cs)

    Selama Amerika Cs masih melakukan kekejian & kedzaliman terhadap Ummat Islam di dunia, maka, saya yakin, perlawanan terhadap kepentingan mereka tidak akan berakhir.

    Apakah Anda tidak mengenal hukum Sebab-Akibat (hukum kausalitas. Tidak mungkin ada asap kalau tidak ada api pencetusnya)

    Namun karena bodoh & piciknya pemikiran, selalu saja AKIBAT yg selalu diperbincangkan, sedangkan SEBABnya tidak pernah dianalisa.

    Otak sebodoh apapun pasti akan melihat penyebab sesuatu itu muncul. Bukan cuma akibatnya saja yg ditelaah.

    Di Indonesia memang tidak sedang berperang, tapi di dunia, Ummat Islam sedang diperangi (dibantai) oleh Amerika, Israel & antek2nya. Maka, bagi Ummat Islam yg melek, saat kemarin & hari ini adalah masa perang melawan kedzaliman mereka (Amerika Cs)

    Ratusan ribu jiwa warga Muslim TIDAK BERDOSA di Palestina dibantai oleh Amerika Cs.
    Ratusan jiwa (200 lebih) di tempat hiburan malam terbantai (andai saja mereka lebih memilih tempat ibadah untuk berkumpul & beribadah, mungkin akan selamat. Bukannya berkumpul di tempat maksiat)

    Masih menyangkal dengan kenyataan…?

  14. 16 paijo
    November 22, 2008 pukul 12:05 am

    @boyoh…
    Amrozi CS adlh pembela Islam. Saya yakini itu.
    Mereka benci tindakan zalim yg dilakukan AS dan sekutunya. Saya setuju itu.

    Tapi, pemboman di Bali, meskipun maksud tujuannya benar, menurut saya salah tempat…
    Alangkah baiknya bila yg di bom adlh lansung kedubes AS, Australia, atau tempat strategis lainnya yg tdk merugikan bangsa dan negara Indonesia.

    Bayangkan berapa banyak keluarga muslim yg bersedih atas kematian suami, saudara, adik, ayah, kakak, akibat bom Bali. Berapa banyak anak tdk berdosa yg ditinggal ayahnya, terlantar masa depannya krn pemboman yg salah tempat..?

  15. 17 warga indo
    Mei 19, 2009 pukul 1:53 am

    Yang belain amrozi cs and yang menghujat sama gobloknya!!!,,,,ga usah diurusin Tuhan yang maha tahu,,,,sok pinter luh pade!!!oon alias oneng!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


B r o a d c a s t o l o g y

JANGAN ASAL COPY - PASTE



Berbagai karya di blog, boleh-boleh saja dikutip atau dimanfaatkan untuk berbagai keperluan lainnya. Biasakan untuk meminta ijin kepada pemiliknya, atau paling tidak menyebutkan sumbernya: RadioClinic dot com. Terimakasih.

The copyright of the articles in this blog is owned by Alex Santosa. Permission to republish in print or online must be granted by the author in writing.

Creative Commons License
Hak cipta blog ini dilindungi oleh Creative Commons Attribution-Noncommercial-No Derivative Works 3.0 United States License.

B e z o e k e r s


tracker

S t a t

  • 558,124 hits

R a d i o p i n i

A r c h i v e s


%d blogger menyukai ini: