24
Okt
08

Sumpah Pemuda, Sumpe’ loe???

Catatan terkini untuk menyambut 60 tahun Sumpah Pemuda. Semoga bisa menjadi bahan perenungan bagi Indonesia!

Salut untuk Pandji Pragiwaksono; (lahir 18 Juni 1979; umur 29 tahun) seorang penyiar radio, presenter televisi, dan aktor Indonesia. Ia tercatat sebagai mahasiswa Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB angkatan 1997.

Simak 2 karyanya:

ADA YANG SALAH – Pandji feat. TOMPI
Lagu ini menunjukkan kekecewaan gue terhadap beberapa isu di Indonesia. Dari anggapan bahwa Rap hanya untuk ABG hingga kepada koran yang menggundulkan hutan hanya untuk diisi berita berita buruk. Dibawakan bersama Tompi.(pandji.com)

Orang Indonesia suka bilang rap kami kampungan (kenapa)
Pikir gua sambil kebingungan.
Orang kita cuma ngomong nggak pake nada doang, seblah mananya kok rap bisa dibilang kampungan?
Apa kampungannya pada pesannya ya?
Atau kampung cara berpakaiannya ya?
Atau cara kami presentasikannya?
Yang bikin mreka pandang kami sebelah mata gue curiga, emang yang salah mrekanya. Ketawa. Bilang rap buat ABG doang?
“Umur 28 ga cocok ngerap lagi dong Dji, bapak bapak ya nyanyi Jazz kayak Tompi”
(Somebody called my name?)
Mreka bilang masalahnya di budaya.
“Biar gimana juga rap asli amerika”
HAHA, langsung, srangan balik ala MU, kalo gitu, jins yang lo pake, aslinya dari mana?
Cisitu?

Ini lagu, bukan lagu rindu.
Ini lagu untuk membuka pikirmu.
Kalau negri ini bukan negri babu.
Ayo anak negri mana karyamu.

Ada lagi nih…
Masalah surat kabar, atau koran.
Yang merasa berlangganan coba angkat tangan?
Namanya langganan pasti bayarnya diblakang, tapi, buat apa kalau kabar buruk doang ha?
Pembunuhan, Kebakaran, Korupsi, lalu pemerkosaan.
Ga mampu bayar sekolah lalu bunuh diri, atau artis, ketangkap bawa ecstasy, masak sih? Hutan kita tebang cuma buat gini?
Buat apa bayar untuk dapet kabar sedih?
(Eh tapi ini fakta bung)
Tapi faktakan nggak harus begini, coba usik orang orang yang demo di jalan.
Metoda yang sama dipake tahun 60an, coba gue tanya prosentase keberhasilan, dalam metoda kalian turun kejalan, bandingkan dengan keberhasilan kalian bikin macet di jalan?

Jadi gini, hukum pareto mengatakan, 80% uang negara pasti dihasilkan dan dinikmati oleh hanya 20% orang. Artinya, yang miskin akan selalu ketinggalan.
Orang bilang, Indonesia kurang banyak orang mampu
Padahal yang bener, orang yang mampu kurang mau memberi.
Dan kalau kita beramal ga Cuma staun sekali, bukannya nantinya yang seneng juga elo sendiri?

UNTUK INDONESIA – Pandji feat. Joeniar Arief, Drusteelo, Tabib Qiu
Stadium status.
Lagu ini terdengar seperti Anthem Bangsa Indonesia suatu hari nanti. Kolaborasi gila gilaan.(pandji.com)

Iklan

0 Responses to “Sumpah Pemuda, Sumpe’ loe???”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


B r o a d c a s t o l o g y

JANGAN ASAL COPY - PASTE



Berbagai karya di blog, boleh-boleh saja dikutip atau dimanfaatkan untuk berbagai keperluan lainnya. Biasakan untuk meminta ijin kepada pemiliknya, atau paling tidak menyebutkan sumbernya: RadioClinic dot com. Terimakasih.

The copyright of the articles in this blog is owned by Alex Santosa. Permission to republish in print or online must be granted by the author in writing.

Creative Commons License
Hak cipta blog ini dilindungi oleh Creative Commons Attribution-Noncommercial-No Derivative Works 3.0 United States License.

B e z o e k e r s


tracker

S t a t

  • 552,124 hits

R a d i o p i n i

A r c h i v e s


%d blogger menyukai ini: