29
Agu
08

Panen di bulan Ramadhan

jpeg

Ramadhan

Minggu terakhir bulan Agustus 2008, waktu terasa banyak tersita untuk mempersiapkan kegiatan dan acara radio selama bulan puasa, sehingga aktivitas menulis untuk blog ini pun jadi banyak berlobang.

Sama seperti tahun-tahun yang lalu, bulan Ramadhan selalu menjadi bulan penuh berkah, tidak hanya bagi umat Muslim tapi juga bagi industri periklanan termasuk media.

Tidak sedikit yang “panen” iklan di sepanjang bulan suci ini. Sebagian besar produk meningkatkan aktivitas promosinya, sehingga televisi, radio, media cetak hingga media periklanan luar ruang penuh dijejali iklan-iklan versi puasa. Mulai dari berbagai produk makanan, bumbu masak, sirup, pasta gigi, obat kumur, suplemen kesehatan, obat, operator selular dan lain sebagainya hingga iklan album religi sejumlah penyanyi yang sengaja diluncurkan di bulan puasa.

Serupa dengan televisi, radio pun berlomba mengkreasikan acara-acara untuk meramaikan datangnya bulan Ramadhan, terutama untuk menemani saat sahur dan menanti waktu berbuka puasa. Jam-jam tersebut, memang mendapat perhatian khusus karena selain dinanti oleh pendengar juga diminati oleh pengiklan.

Melihat perubahan konsumsi media di masyarakat, kita yang menggeluti media radio – terutama yang diperkotaan, sebaiknya lebih memfokuskan perhatian kepada program-program menjelang buka puasa. Dalam beberapa tahun terakhir, stasiun-stasiun televisi berlomba untuk menyajikan variety show lengkap dengan deretan artis-artis top hingga quiz dengan hadiah heboh di waktu sahur. Otomatis perang program televisi ini lebih menyedot perhatian masyarakat, sehingga beberapa radio memilih untuk tidak menyelenggarakan acara sahur agar energi yang ada tidak terbuang sia-sia.

Cimg0675Sedangkan untuk acara menjelang buka puasa bagi saya radio masih memiliki peluang untuk merebut pendengar, karena pada saat datangnya waktu berbuka puasa sebagian besar masyarakat masih sibuk beraktifitas, entah di dalam perjalanan pulang atau bahkan tidak sedikit yang masih berada di tempat kerja. Melihat kondisi ini kemungkinan kecil mereka bisa menonton televisi. Biasanya, mereka akan mendengarkan radio untuk menanti tanda waktu berbuka puasa.

Selain dipenuhi iklan dan semarak berbagai acara bernuansa Ramadhan, sepanjang bulan puasa radio seringkali menerima order dari pemasang iklan untuk membantu menyelenggarakan kegiatan-kegiatan promosi below the line seperti panggung hiburan untuk menunggu waktu buka, pasar murah, hingga kegiatan Corporate Social Responsibility, misalnya dengan membagikan nasi bungkus ke kaum dhuafa pada saat sahur dan buka puasa.

Semoga sepanjang bulan Ramadhan ini rekan-rekan radio semakin sibuk melayani permintaan pengiklan, merasakan musim panen yang bagus dan hasilnya bisa dirasakan bersama seluruh insan radio beberapa hari menjelang lebaran nanti dalam bentuk THR. 8)

Selamat menyongsong bulan Ramadhan dan terus berjuang!

Iklan

2 Responses to “Panen di bulan Ramadhan”


  1. Agustus 29, 2008 pukul 9:51 am

    sepertinya radio mas alex juga akan kebanjiran iklan yaa

    Amiiinnn…yang pasti harus berjuang untuk mempersiapkan kebutuhan lebaran rekan-rekan disini mas.hehehe

  2. 2 yoghi
    Agustus 29, 2008 pukul 4:44 pm

    eh pak alex…kalau selama ini saya jadi anak buah bapak ya maaf…bukannya saya nggak sopan…maaf kalau banyak salah, sebenarnya semua manusia normal ya ga mau salah ya tapi ya maaf bukannya saya ga sopan…selamat dech…maaf bukannya saya..maaf bukannya…maaf bukkkk (aduh!…ada yang mukul mulut saya pake sandal…hihihhi itu hanya sekelumit adegan srimulat saja haha)

    narsis


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


B r o a d c a s t o l o g y

JANGAN ASAL COPY - PASTE



Berbagai karya di blog, boleh-boleh saja dikutip atau dimanfaatkan untuk berbagai keperluan lainnya. Biasakan untuk meminta ijin kepada pemiliknya, atau paling tidak menyebutkan sumbernya: RadioClinic dot com. Terimakasih.

The copyright of the articles in this blog is owned by Alex Santosa. Permission to republish in print or online must be granted by the author in writing.

Creative Commons License
Hak cipta blog ini dilindungi oleh Creative Commons Attribution-Noncommercial-No Derivative Works 3.0 United States License.

B e z o e k e r s


tracker

S t a t

  • 555,546 hits

R a d i o p i n i

A r c h i v e s


%d blogger menyukai ini: