02
Agu
08

Kontroversi Rekaman Black Box Adam Air

Rekaman yang diduga mirip rekaman pembicaraan yang terekam dalam black box pesawat Boeing 737-400 PK-KI 574 milik AdamAir yang hilang di perairan Majene Sulawesi Barat 1 Januari 2007, beredar di internet sejak 31 Juli 2008. Setelah marak menjadi pembicaraan diberbagai forum dan blog, pada tanggal 1 Agustus 2008 Anteve menyiarkan rekaman tersebut di televisi. (bisa didengarkan di bagian bawah posting ini)

Salut untuk rekan-rekan di internet, karena lagi-lagi terjadi, sebuah berita meledak karena ‘ulah’ internet. Salut juga untuk rekan-rekan di pemberitaan Anteve, yang – setahu saya – pertama kali menyiarkan berita yang kata sebagian orang masih ‘diragukan’ kebenarannya dengan tetap mempertahankan kode etik jurnalistik. Bagaimana dengan rekan-rekan pemberitaan radio? Apakah juga sudah cepat menginformasikan temuan ini?

Langkah-langkah yang dilakukan Anteve dalam menyikapi informasi rekaman yang diduga berasal dari black box Adam Air, bisa dijadikan sebagai contoh dan diikuti bagaimana menyikapi sebuah informasi tanpa membahayakan organisasi dan menyinggung pihak lain:

  1. Digunakan kata-kata diplomatis pers: “…sebuah rekaman yang diduga….” atau “…sebuah rekaman yang mirip…”
  2. Tidak lupa menyertakan permintaan maaf kepada keluarga korban, bahwa pemberitaan ini bukan bertujuan untuk mengungkit luka lama.
  3. Melengkapi pemberitaan dengan penjelasan pihak-pihak berwenang, dalam kasus ini adalah KNKT (Komite Nasional Keselamatan Transportasi) dan komentar seorang pilot senior.

Begitulah, yang namanya informasi, adalah informasi. Meskipun menyakitkan publik perlu mengetahuinya, apalagi untuk sebuah peristiwa yang menyangkut khalayak ramai.

Seperti kita ketahui, pesawat Boeing 737 Adam Air hilang pada 1 januari 2007 dengan membawa 102 awak dan penumpang dalam penerbangan dari Surabaya ke Manado. Sedangkan lokasi black box dari pesawat tersebut di temukan oleh Kapal USNS Mary Sears Milik Amerika. Sementara publikasi mengenai kecelakaan pesawat naas tersebut versi KNKT bisa di baca di sini.

Sementara itu, awal munculnya rekaman ini ditengarai dari forum Kaskus.com oleh salah satu anggotanya dengan nick exc@libur. Kabarnya, exc@libur mendapat bantuan dari seseorang dengan nick Black Angel, yang sekali lagi kabarnya, bekerja sebagai ATC (Air Traffic Control) untuk melakukan transkripsi atas rekaman tersebut.

Yang perlu dipertanyakan, bagaimana rekaman black box yang tergolong sebuah temuan rahasia dalam proses penyelidikan sebuah kecelakaan pesawat terbang, bisa beredar luas di masyarakat.

Dengarkan rekaman black box detik-detik terakhir musibah Adam Air:

Transkrip oleh Black Angel:

Originally Posted by Black Angel
ijinkan saya rekap pembicaraannya….
(WARNING sound) : PULL…
Voice on DHI 574 cockpit : ini —-
ATC : trigana 161, the surface conditions, wind 290 degrees 07 knots, current visibility about 2 until 3 kilo mike, request descent?
in the background (Adam’s pilot chatting: —- —– headingnya…..ini posisinya dia, di sono…. iya 21 mile) .
TGN 161 : say again sir?
ATC : trigana 161, visibility 2 until 3 kilo mike, surface wind 290 degrees 07 knots, runway in use runway 13, confirm ready for approach or make holding waiting for weather improvement?
TGN 161 : affirmative, we are make holding
ATC : roger, trigana 161, now fly heading… ee… two six zero expect holding on one five miles mike kilo sierra, radial three one zero mike kilo sierra…
in the background (Adam’s pilot chatting: —- —– —–, ujung pandang…. bos…. ujung pandang jelas?)
Voice on DHI 574 cockpit : aiyyah…. cuaca di mike kilo sierra (means…. Makassar… ampun deh)
TGN 161 : —-heading 260, 15 miles holding, trigana 161
Voice on DHI 574 cockpit : loh, ini DMEnya nih yah…
iya makanya juga ngaconya disitu
nah, ini mike kilo sierra
yah…
ATC : adam 574 confirm maintain heading 070 or tracking to DIOLA?
DHI 574 : affirm
mach 74 maintaining 070…
Voice on DHI 574 cockpit : Bearing 074
anginnya dah mulai normal lagi
iyah….
ATC : Syahrizal confirm? (ATC asking for pilot’s name)
selamat tahun baru mas….
DHI 574 : Gatu
ok dicopy, disampaikan nanti, Insyaallah….
Voice on DHI 574 cockpit : —- koq DMEmu beda sama DME gambarnya ini
iyah…
ngaco dia tuh brarti
dah ngaco dah emang …dah ngaco
udah mulai gambar bambu ini
udah, kita percaya ama ini aja deh…
hehehe… iyalah….
—- cewe-cewe
makanya, terlalu jauh banget
—-
___noise___
salah lagi ini dia….
—-
iya nih
coba.. tolong confirm posisi aja, confirm on radial sekian.. 124 DME gitu
(on the background, FO calling ATC)
ATC : go ahead
—- : —- —-
DHI 574 : roger… adam 574 position is 125 miles mike kilo sierra, crossing radial 307 mike kilo sierra
Voice on DHI 574 cockpit : ok….. that’s confirm… that’s confirm
affirm
iya khan.. ngaco
ngaco FIDSnya udah —-, FMSnya…
FMS telah mengacaukan dirinya sendiri… UEDANN opo…
oi terbangnya melanglang buana eh….
TGN 161 : trigana 161, maintain visibility now
ATC : standby one
Voice on DHI 574 cockpit : ini aja kep yah
coba ini.. apa.. ee.. gw pake ini aja deh untuk navnya, pake —- audio altitude
yes
yah ini aja
TGN 161 : Trigana 161 request visibility now?
ATC : standby one
TGN 161 : standby
Voice on DHI 574 cockpit : masuk ke….
fail aja
fail?
yah, vault aja nih
—-
ntar attitude (or) altitude aja nih
ada semua —- cable? (probably AM/Air Mechanic try to repair something on cockpit)
attitude (or) altitude? nggak..
yang laen…
ATC : trigana 161 the visibility 2 until 3 kilo mike and runway change, 290 degrees 08 knots
Voice on DHI 574 cockpit : (Adam’s AM: klo angin dan headingnya saja, masukin ini …)
TGN 161 : copied, trigana 161
Voice on DHI 574 cockpit : —- SELCAL dan altitude
masukin ini
heading brapa nih kep? (FO asking)
zero… zero seven nine yah (captain)
iya
masukin ini keatas
TGN 161 : trigana 161, request ILS.. visual at runway 13
ATC : trigana 161, ee.. roger make left turn now heading on zero zero one descent two thousand feet, clear ILS approach runway 13
Voice on DHI 574 cockpit : ini kep?
taro NAV lagi….
TGN 161 : trigana 161, ….descent to two thousand confirm?
(in the background, warning sound ….—-….)
ATC : affirm
Voice on DHI 574 cockpit : taro NAV lagi, taro NAV lagi….
TGN 161 : descent to two thousand, trigana 161
Voice on DHI 574 cockpit : yes?
taro NAV lagi (in the background, WARNING sound …. —- …. WARNING alarm)
taro NAV lagi
NAV!…… ok kep?
JANGAN DIBELOKIN Nih… kita —- —–
captain, captain, captain…
(WARNING sign…. ticking….)
aduh kep, kep, kep….
ya, ya…
Allahuakbar……. Allahuakbar…….. Allahuakbar…….. Allahuakbar……..
DHI 574 : Mayday…..
Voice on DHI 574 cockpit : argh…
Allahuakbar….
DHI 574 : MAYDAY… MAYDAY…!!
Voice on DHI 574 cockpit : Allahuakbar….
allahuakbar….
(…sounds like windshield kracking…)
argh…
allahuakbar….

NB :
– DHI …. ICAO Code for Adam Air, such as GIA (Indonesia), MNA (Merpati), TGN (Trigana), LNI (Lion)
– Mike kilo sierra = MKS …. Alat bantu navigasi (VOR) di Ujung Pandang
– ATC …. Air Traffic Controller. Dalam percakapan ini adalah suara dari Ujung Pandang Approach (UPG APP).
– DME = Distance Measuring Equipment….. alat bantu penentu jarak ke station tertentu.
– DIOLA…. DR/Dead Reckoning point. Koordinat pada titik tertentu di bumi (used for navigation).
– FO = First Officer…. Copilot.
– FMS = Flight Management System…. Komputer di cockpit yang berfungsi mengatur penerbangan dari pesawat tsb.

– Rekaman ini saya coba translate dengan semaksimal mungkin, dengan meminimalisir suara-suara yang tidak jelas (daripada menimbulkan keraguan / salah persepsi dalam penerjemahan).
klo ada yang mau melengkapi, silahkan…..
turut berduka cita juga…..

Iklan

60 Responses to “Kontroversi Rekaman Black Box Adam Air”


  1. Agustus 2, 2008 pukul 7:27 am

    akhirnya setelah sekian lama misteri penyebab terjadinya kecelakaan pesawat adam air ini terungkap. saya turut berduka cita yang sedalam-dalam nya kepada seluruh korban, semoga mendapatkan tempat yang baik disisi-Nya, amin.
    jujur, saya merinding setelah mendengarkan percakapan tersebut.

    ini merupakan warning yang keras kepada dunia penerbangan agar tidak hanya mencari keuntungan finansial semata, tetapi juga SANGAT MENGUTAMAKAN KESELAMATAN PENERBANGAN, dengan cara-cara yang sangat profesional dan rasa tanggung jawab dari semua unsur operasional penerbangan.
    saya harap pemerintah TEGAS dalam hal ini, jangan sungkan-sungkan memberikan sanksi yang keras bahkan mencabut izin operasional maskapai yang TIDAK MEMATUHI STANDAR KESELAMATAN,
    saya yakin, masih banyak calon investor yang akan masuk ke BISNIS ini dengan lebih bertanggungjawab dan profesional.
    masuk akal jika uni eropa melarang semua pesawat dari maskapai Indonesia untuk terbang di wilayahnya.

  2. 2 idul
    Agustus 2, 2008 pukul 11:59 am

    mengerikan..turut berduka cita buat keluarga korban..meskipun dah lama kejadiannya,kasihan banget yah kok pihak direksi adam air malah lepas tangan, dan dengan entengnya ada yang bilang ini human error..human error kpala lo..!!coba aja suruh mereka yang jadi pilotnya..

  3. Agustus 2, 2008 pukul 12:30 pm

    ijin copy rekaman dan transkripnya ya…

  4. Agustus 2, 2008 pukul 1:01 pm

    hmm.. masih meragukan?

  5. 6 rival
    Agustus 2, 2008 pukul 2:59 pm

    Inilah tamparan keras bagi pemerintah dimana dephub ngotot pihak UE minta mencabut larangan terbang. sementara sejumlah fakta penerbangan kita amburadul, antara lain bukti rekaman ini. mudah2an penyebaran rekaman ini jadi hikmah agar penerbangan kita bisa lebih baik dan layak. amien..

  6. Agustus 2, 2008 pukul 4:06 pm

    Iyah saya juga merinding mendengarnya. Kebetulan semalem dapat copy rekamannya dari teman. Tapi, untuk informasi tertulisnya saya numpang copy ya dari blog mas Alex.
    Terima Kasih.

  7. Agustus 2, 2008 pukul 5:59 pm

    kaya gini minta terbang ke eropa. Cebok dulu sana!!

  8. Agustus 2, 2008 pukul 7:54 pm

    Numpang download …

  9. Agustus 2, 2008 pukul 7:55 pm

    black boxnya sekarang ada di mana ya?

  10. Agustus 2, 2008 pukul 8:08 pm

    salam,

    ikut meramaikan rekaman ini…ada video-suara nya lhoo

    wassalaam,

  11. 12 evi roza
    Agustus 2, 2008 pukul 8:12 pm

    saya turut berduka cita atas musibah ini. dan saya berharap tidak ada kejadian serupa di indonesia.

  12. 13 mang unto
    Agustus 2, 2008 pukul 8:19 pm

    salam.
    saya turut prihatin atas kejadian jatuhnya peswat adam air pada 1 jan 2007.dan ini merupakan ujian bagi pemerintah dan pihak maskapai penerbangan lain lebih mementingkan keselamatan penumpang.. dan jangan cari untung aja…

  13. 14 aangcheppy
    Agustus 2, 2008 pukul 11:33 pm

    apapun kejadiannya, saya turut berduka cita atas peristiwa tersebut dan jangan terlalu di besar-besarkan….. biar saja Tim Penyidik yang bergerak mengurus semuanya serta kesediaan para pihak keluarga korban yang ingin mengusut tuntas kelalaian Adam Air yang tidak bertanggung jawab

  14. Agustus 3, 2008 pukul 2:45 am

    turut belasungkawa yang dalam, merinding dengernya

  15. 16 4lf1
    Agustus 3, 2008 pukul 6:49 am

    Hmm…gw dgr rekaman itu hari jumat kmrn dan gue pikir blm tentu bener. Tp tadi gue nonton Nuansa Pagi dan udh dijelaskan sama pilot senior, gue jadi percaya kl suara itu asli. Padahal sdh dihimbau untuk ganti radder untuk boeing, tp Adam Air pd saat itu blm ganti jg. Gue percaya bahwa pilot n co-pilotnya udah berusaha semaksimal mungkin untuk menyelamatkan penumpang, tp Allahu a’lam..Allah Berkehendak lain dan kita ambil hikmahnya aja dari kejadian ini.

  16. 17 sidikprasojo
    Agustus 3, 2008 pukul 7:03 am

    Penyiaraan itu udah membuka hati sedih sang keluarga yang seharusnya tak perlu disiarkan….

  17. Agustus 3, 2008 pukul 9:40 am

    Namanya kecelakaan, bisa terjadi kapan saja dan dimana saja. Di Eropah, Amerika, Inggeris, Rusia, Cina dst. Jadi, tidak usah terlalu membongkar borok negeri sendiri. Kalau gak percaya, lihat saja di youtube, banyak tuh kecelakaan yang lebih ngeri dari kasus Adam Air. Dengan penuh hormat, ikut berduka cita untuk keluarga korban.

  18. 19 truthseeker123
    Agustus 3, 2008 pukul 10:05 am

    setuju tuh, ngapain menhub ngotot mencabut travel warning ke eropa nambahin daftar panjang citra buruk Indonesia ke luar, yang bener aje…

  19. 20 agus
    Agustus 3, 2008 pukul 10:09 am

    klo gue pikir sih, mendingan indonesia ngaca dulu deh..gak usah pake ngotot2 mo ikut terbang ke UE, setuju buat “truthseeker123”; ga usah ke eropa lah ke ragunan aja; nyok ikut nyok…

  20. Agustus 3, 2008 pukul 11:00 am

    wew… kaskus bikin ulah ni!

  21. Agustus 3, 2008 pukul 12:31 pm

    ikutan ya..

    sedih nich dengernya,, kasusnya udah sekian lama baru ketemu rekamannya. Kenapa sich gak dari dulu² di publikasikan?? Alasan bukan untuk konsumsi publik?? BASI tau nggak alasannya. Toh yang namanya kebenaran harus di ungkap, sepahit apapun! Kasian pihak keluarga korban juga,, lagian jumlah korbannya gak sedikit. Sediih banget denger rekaman tsb,, gak bisa ngebayangin betapa panik dan takutnya pilot, co-pilot dan para penumpang pada saat itu. 😥

    Untuk semua para korban, semoga Tuhan YME memberikan tempat yang layak di sisi-Nya. Amin.

  22. 23 dhieand
    Agustus 3, 2008 pukul 2:24 pm

    Akhir2 ini saya sering mendengar berita ini di televisi, jadi sedih banget mendengarnya.. Semoga segala amal ibadah para korban diterima di sisi NYA, Amien..! Saya ngopy transkripnya yaa.. thanks

  23. Agustus 3, 2008 pukul 2:35 pm

    Saya merinding dengarnya…!

  24. Agustus 3, 2008 pukul 8:24 pm

    ngeri ya. ijin di link ke blog saya, mas. salam kenal

  25. 26 suking
    Agustus 3, 2008 pukul 8:27 pm

    @sukadame: betul, dan indonesia termasuk parah.

  26. 27 suking
    Agustus 3, 2008 pukul 8:31 pm

    meski instrument rusak, pilot juga dituntut bisa menerbangkan pesawat tanpa mengandalkan instrument elektronik dalam keadaan darurat.
    Liat tuh crash di jogja (garuda) sama phuket thailand (thai airline, pilot orang indonesia).kenekatan yang berujung fatal.
    Indonesia emang banyak yang perlu dibenahi.

  27. Agustus 3, 2008 pukul 8:53 pm

    Masyaoloh mas, saya merinding mendengar detik-detik terakhir peristiwa naas itu… walaupun sudah berlalu cukup lama, saya tetap mengucapkan turut berbelasungkawa yg sedalam2nya untuk keluarga yang ditinggalkan, semoga diberi ketenangan.

    Turut prihatin,
    Silly

  28. Agustus 3, 2008 pukul 11:06 pm

    kembali berduka dengan kebenaran dari rekaman ini ….

    semoga ada perbaikan bagi maskapai penerbangan lain dan pilot-pilot lain juga memiliki persiapan khusus yang lebih khusus lagi ….

    semoga dunia penerbangan komersial di indonesia semakin berhati-hati dan mewaspadai segala peralatan penerbangan dan navigasi…..

    jagalah kelaikan terbang pesawat sewaan ….

    informatif sekali blog anda …. saya turut menyumbangkan rating

  29. Agustus 4, 2008 pukul 4:41 am

    yach, kita mungkin cuma bisa mendoakan korban saja 😀

  30. 31 vizon
    Agustus 4, 2008 pukul 7:43 am

    saya setuju ini tidak dijadikan konsumsi publik. apalagi beberapa stasiun tv telah menayangkannya lengkap dg visualisasinya. gak kebayang betapa sedihnya para keluarga. luka lama berdarah kembali.

    please, janganlah diteruskan. tidak ada gunanya. apapun alasannya, tetap tidak manusiawi menayangkan ini. janganlah meraup keuntungan materi dari kesedihan orang lain, kasian… 😦

  31. 32 arema
    Agustus 4, 2008 pukul 8:03 am

    Ini merupakan salah satu kemajuan dan terima kasih telah memberikan gambaran mengenai isi percakapan polit adam air. Walapun sekiranya meragukan rekamannya, tetapi ini merupakan gambaran bagi masyarakat mengenai informasi yang seharusnya dipublikasi untuk memperbaiki kesalahan bukanya kesalahan yang ditutupi sehingga akan terulang kembali kesalahan yang telah dilakukan oleh maskapai penerbangan.
    Oleh karena itu harga murah tiket seharusnya sebanding dengan kenyamanan dan kemanan penumpang. kalo tidak bisa murah kenapa harus dipaksakan murah.
    saya turut berduka dan memberikan support kepada keluarga korban, karena apa yang mereka cari sedikit terjawab sudah.

  32. 33 Aisyah
    Agustus 4, 2008 pukul 10:04 am

    denger rekaman ini buat merinding cos ya gitu de kayaknya mereka mengalami cobaan yang menyakikan gitu bayangin aja di ruangan yang bulat dan lonjong dalam pesawat ratusan orang di guling – guling kayak perkedel serem banget inilah salah satu peringatan bagi umat manusia atas kehendak Allah agar mereka selalu istighfar dalam kondisi bagaimanapun agar selalu mengingatnya secanggih apapun tekhnologi manusia kalau yang diatas berkehendak lain maka terjadilah sebuah bencana yang membuat kita semua berkabung jangan menyalahkan satu pihak saja sebelum anda mengintrospeksi diri anda sendiri nyawa yang kita miliki hanya titipan kita hidup di dunia ini cuma mampir tidur karena kehidupan kita yang asli di akhirat.Semoga di beri ketabahan kepada keluarga yang ditinggalkan Amien……………..

  33. 34 princess
    Agustus 4, 2008 pukul 11:12 am

    seperti ada sesuatu yang sengaja ditutupi agar publik tidak mengetahui mungkin…., atau memang menyangkut siapa yang harus bertanggung jawab?

  34. Agustus 4, 2008 pukul 4:10 pm

    turut berduka buat seluaruh korban adam air n klg yg ditinggalkan…semoga kejadian ini membawa hikmah bagi perbaikan transportasi di indonesia…

    mas, pinjem alamat blognya buat di link ya…tks b4

  35. 36 Bayou
    Agustus 4, 2008 pukul 7:15 pm

    Sekali lagi Innaalillahi Wa’innalillaahi Roji’uun
    Semoga para korban mendapat tempat disisi Allah SWT sesuai amal ibadahnya. Pemerintah kudu lebih TEGAS tuh ama regulasi keselamatan transportasi

  36. 37 ANDIBLUE
    Agustus 4, 2008 pukul 7:20 pm

    Beuh mendingan Download yg lain nya ajah deh ….
    Sumpah serem banget bisa bikin gw tobat di Usia muda…..

  37. Agustus 4, 2008 pukul 8:12 pm

    boleh di copy gak? saya mau taroh di blog saia

  38. Agustus 4, 2008 pukul 9:19 pm

    GILAAAAA!! SEREM AMAT….
    blonya bagus, salam kenal:)

  39. 40 mbee_lunx
    Agustus 4, 2008 pukul 9:34 pm

    weeek , … jangan-2 gw jadi trauma naik montor mabur

  40. Agustus 5, 2008 pukul 1:06 am

    Anak saya yang masih TK saja tahu berita ini. Katanya: yah, ada pesawat jatuh……. awoh hu akbal, awoh hu akbal, gitu……..

  41. 43 Mustika
    Agustus 5, 2008 pukul 9:24 am

    Jujur, saya merasa seram sehabis mendengar rekaman itu. Karena seolah-olah saya jg bs merasakan situasi yg terjadi saat itu. Apalagi saya pernah mengalami penerbangan dlm kondisi cuaca buruk, itu pun sdh membuat saya panas dingin, dg situasi yg terjadi pd penumpang Adam Air saat itu, gk kebayang deh betapa tegangnya. Mdhan keluarga/kerabat yg ditinggalkan bs tabah.

  42. Agustus 5, 2008 pukul 9:36 am

    Pilot dan Co-pilot wktu memperbaiki alat navigasi system hrs meng -off kan dl sistem fly by wire autopilot nya sehingga wkt terjadi stall (kehilangan daya angkat karena pswt udah miring 35 derajat) maka tangan pilot dan co pilotnya tdk kuat menarik tuas pull up karena tekanan angin yg besar dikedua sayap dan rudder pswt bebarengan dgn menukik terbalik miring 42 derajat dgn kecepatan 1500 Km perjam menghujam laut, batas kecepatan maksimal pswt komersial adalah 800 km/jam maka dgn kecepatan 1500-an sangat berat menarik tuas pull up naik dlm keadaan autopilot off

  43. 45 Imam andiko
    Agustus 5, 2008 pukul 6:47 pm

    sudah semesti na bangsa indonesia khusus na pemerintah Cq DepHub agaR Lebih transparansi dalam hal adanya berita kecelakaan baik darat,Laut maupun udara karena dengan adanya teknologi melalui internet masyarakat Lebih duLu mengetahui berita tersebut,di bandingkan dengan adanya berita resmi dari pemerintah.

  44. Agustus 7, 2008 pukul 6:39 pm

    ijin copy, bos..
    turut berduka cita untuk semua keluarga korban. Utk pilotnya sendiri, I personally think, it’s a beautiful death (terus inget sama Tuhan, di saat-saat terakhirnya).

  45. Agustus 8, 2008 pukul 6:32 pm

    Kacau juga yah keadaannya.. jadi misteri bgt..

  46. Agustus 9, 2008 pukul 8:58 am

    haiiii aku boleh engga numpang download

    dipersilahkan

  47. 49 NN
    Agustus 12, 2008 pukul 9:55 pm

    Monggo untuk para petinggi….endak usah sungkan…rakyatmu masih banyak koq…berapa insan lagi yang jenengan mbutuhken…obral…murah koq…selama pundi-pundimu belum penuh terisi…nyawa kami siap kami jual…monggo lho…masih banyak yang ngantri…….

  48. 50 NOVI ( SMA 1 UNGARAN )
    Agustus 16, 2008 pukul 10:58 am

    saya turut sedih dengan musibah yang terjadi atas pesawat naas tsb. semoga keluarga di beri ketabahan. saya kirim puisi saya untuk penumpang dan awak pesawat

    YANG TAK TERDUGA

    TAK KUASA TAK TERTAHAN TAK MAMPU
    KU HAPUS INGATAN
    AKAN KEPERGIANMU YANG SARAT TANDA TANYA
    LANTAS
    KU HANYA MAMPU BERSUJUD
    BERHARAP
    BERMUNAJAB
    SUATU KETIKA PARASMU MUNCUL
    DITENGAH INDAH SANG FAJAR
    DI TEPIAN SEMBURAT SENJA
    DI MUKA PINTU WISMA KITA
    NAMUN…
    SEMUA TINGGAL ASA
    ASA YANG TERTIMBUN DI JIWA
    KAN KU KENANG
    SAMPAI KIKIS RAGA
    DAN KAPAN PUN JUA

  49. 51 Marfuah
    Agustus 29, 2008 pukul 9:54 pm

    saya menyesal mendengarkannya. Info yang saya peroleh ini menyebabkan saya takut. Tapi saya bahagia karena betapa dasyatnya Tuhan. Betapa menggetarkan garis takdir yang ditorehkan dalam kehidupan kita. Turut berduka cita bagi keluarga korban, semoga kesedihan tidak selalu menyelimuti. Turut berduka cita bagi bangsa ini. Tuhan ampunilah bangsa kami! Yuhan cabut segala kutuk bangsa ini. Amin

    • 52 dian
      Mei 23, 2012 pukul 10:19 am

      gimana tuhan mau cabut kutukkannya,,,, orang bangsa kita emang sengaja dikutuk,,,,, katanya beragama tapi ternyata tidak beragama,,,, so gimana tuhan mau cabut kutukannya man……

  50. 53 Gondesz
    Februari 10, 2009 pukul 3:40 pm

    Saya haqqul yakin bahwa rekaman dan tanskrip yang beredar itu 100% benar, terlepas dari mana bocornnya. Saya familiar betul dengan model komunikasi seperti itu karena saya seorang …ATC.
    Yang jelas dunia penerbangan kita yang tampak bobrok itu sangat bobrok. Regulator itu justru gak ngerti regulasi, SDM nya puayah, baik mental maupun knowledgenya. Penerbangan kita diatur oleh orang orang yang gak ngerti penerbangan. Boleh percaya atau tidak.Kepala seksi ATC di Ditjenud itu gak pernah sekolah ATC, gak pernah jadi ATC tapi backgrundnya SATPAM !! Believe it or not, you just check it there. Itu baru secuil contoh amburadulnya regulator kita. Saat ini secara tidak sadar kita sedang memulai proses menciptakan bencana besar penerbangan indonesia. Kebohongan besar sedang dipertontonkan otoritas penerbangan Indonesia. KPK, tolong dicek proyek2 Ditjenud. Bandara Juanda dibangun dengan biaya 5T, bandingkan dengan bandara Hasanuddin yang dibangun PT AP1 hanya kurang dari 1T. Awasi proyek2 bantuan luar negeri, ada mark up disana. Pelototi proyek ADSB, pengadaan radar di Irian, ILS dll, lihat harganya, buat perbandingan. STPI Curug menggunakan rekening Koperasi untuk menampung biaya siswa….
    Tolong yang baca ini, sampaikan ke KPK kalo punya channel. Ini semata mata demi keselamatan kita bersama……..

  51. 54 perawatanmuka
    Maret 25, 2014 pukul 11:12 am

    Pingen denger rekaman yg bener2 asli


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


B r o a d c a s t o l o g y

JANGAN ASAL COPY - PASTE



Berbagai karya di blog, boleh-boleh saja dikutip atau dimanfaatkan untuk berbagai keperluan lainnya. Biasakan untuk meminta ijin kepada pemiliknya, atau paling tidak menyebutkan sumbernya: RadioClinic dot com. Terimakasih.

The copyright of the articles in this blog is owned by Alex Santosa. Permission to republish in print or online must be granted by the author in writing.

Creative Commons License
Hak cipta blog ini dilindungi oleh Creative Commons Attribution-Noncommercial-No Derivative Works 3.0 United States License.

B e z o e k e r s


tracker

S t a t

  • 563,800 hits

R a d i o p i n i

A r c h i v e s


%d blogger menyukai ini: