03
Jul
08

Riset Pendengar Berita

Survey pendengar, sudah lazim dilakukan. Biasanya kita melakukan riset untuk mengetahui acara favorit, penyiar favorit, jenis lagu yang disuka hingga peta kompetisi radio di kota kita. Namun masih jarang radio yang melakukan survey untuk mengetahui berita seperti apa – baik isi maupun bentuk penyajiannya – yang ingin didengar oleh masyarakat.

Saat kita semakin mengetahui kebutuhan pendengar, dengan memahami jenis informasi yang mereka butuhkan, kita dapat semakin maksimal dalam melayani pendengar yang membutuhkan berita.

Perlu diingat bahwa kita menyajikan berita untuk masyarakat, bukan untuk radio kita sendiri, bukan untuk birokrat, pejabat atau politisi. Berita yang kita sajikan adalah untuk semua tipe pendengar, dimana masing-masing mereka memiliki sikap, pandangan dan daya tangkap yang berbeda.

Informasi yang bisa kita dapatkan melalui survey pendengar, diantaranya adalah:

Latar belakang masyarakat

  • Aktivitas rutin dan aktivitas pada waktu luang
  • Kebiasaan mendengarkan radio
  • Waktu yang tersedia untuk mendengarkan radio
  • Selera masyarakat terhadap program siaran
  • Bentuk acara berita yang diinginkan oleh masyarakat
  • Minat dan pendapat masyarakat terhadap issue yang sedang berkembang

Pengelompokan masyarakat pendengar

  • Pola waktu rutin mendengarkan radio
  • Perkiraan komposisi pendengar dari sisi jenis kelamin, umur, status ekonomi, kawasan pemukiman dan sebagainya

Kemampuan menyerap dan ketertarikan terhadap berita

  • Riset mengenai tingkat pengetahuan masyarakat / target pendengar
  • Persepsi dan pendapat masyarakat terhadap sebuah peristiwa
  • Pemahaman dan pengertian masyarakat terhadap sebuah berita
  • Pengujian atas kredibilitas / tingkat kepercayaan masyarakat terhadap sebuah berita

Selain survey, dalam menyajikan berita, kita harus memahami bahwa pendengar:

  • mempunyai rentang waktu yang pendek untuk berkonsentrasi dalam memperhatikan sebuah berita
  • konsentrasinya dalam mendengar berita dapat dipecah oleh kejadian dan orang-orang disekitarnya
  • tidak mampu menyerap informasi dalam jumlah banyak dan hanya mendengarkan sepintas
  • lebih tertarik dengan berita maupun kejadian yang berpengaruh terhadap dirinya, orang-orang disekitarnya dan orang-orang yang mereka kenal
  • berpeluang untuk memindahkan frekwensi atau mematikan radio jika isi siarannya tidak menarik
  • memiliki tingkat pemahaman yang berbeda dari kita. Bisa saja pengetahuannya diatas kita atau dibawah kita. Untuk itu baik reporter maupun newscaster harus memiliki kemampuan menyajikan informasi yang bisa dimengerti oleh target pendengar kita.

Tingkat polusi yang bisa mengganggu pendengar dalam menyerap siaran berita yang kita sajikan sangat tinggi. Jika kita tidak menyajikan berita yang tepat dan jelas, sudah pasti radio kita akan kalah dalam pertempuran merebut pendengar.

Iklan

1 Response to “Riset Pendengar Berita”



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


B r o a d c a s t o l o g y

JANGAN ASAL COPY - PASTE



Berbagai karya di blog, boleh-boleh saja dikutip atau dimanfaatkan untuk berbagai keperluan lainnya. Biasakan untuk meminta ijin kepada pemiliknya, atau paling tidak menyebutkan sumbernya: RadioClinic dot com. Terimakasih.

The copyright of the articles in this blog is owned by Alex Santosa. Permission to republish in print or online must be granted by the author in writing.

Creative Commons License
Hak cipta blog ini dilindungi oleh Creative Commons Attribution-Noncommercial-No Derivative Works 3.0 United States License.

B e z o e k e r s


tracker

S t a t

  • 559,874 hits

R a d i o p i n i

A r c h i v e s


%d blogger menyukai ini: