13
Jun
08

Less Talk More Music

FMNation Satu lagi radio di Jakarta memposisikan dirinya sebagai radio yang menyiarkan musik lebih banyak dibandingkan dengan MJ (mp3 jockey) talk. Jika pada akhir tahun 2007 Radio One berubah menjadi Gen 98.7 FM dengan komposisi siaran musik hingga 70% – 80%, pada bulan Juni 2008 giliran Ramako ganti rupa menjadi Lite FM.

Dengan wajah baru, Lite FM menggunakan lagu sebagai senjata untuk menarik pendengar. Radio ini memilih lagu-lagu slow sebagai senjata andalannya, sesuai dengan tagline-nya The Best Slow Hits Station.

 

Lite FM

Gen FM

Frekwensi
Tagline
Network Management
Call Listener
Target Audience (Age)
Target Audience (SES)
Music Genre

Website

105.8
The Best Slow Hits Station
Ramako
Lite Audience
25 – 45 yrs
A; B+
best slow hits 70’s-Today

click here

98.7
Suara Musik Terkini
Mahaka
Sobat Gen
18 – 34 yrs
A; B; C
easy listening – up beat
70% Indonesia; 30% Western
click here

Radio dengan format siaran Less Talk More Music memiliki beberapa keunggulan:

  • Berbagai riset menunjukkan, pendengar memilih radio tertentu untuk didengar adalah karena lagu yang diputar. Daripada menciptakan acara yang belum tentu disuka oleh pendengar, memutar lagu sepanjang hari bisa menjadi pilihan karena tidak ada pendengar yang tidak mau mendengarkan lagu. Mereka yang mendengarkan radio, secara umum adalah untuk mencari lagu dan hiburan, disamping informasi tentunya.
  • Hemat Sumber Daya Manusia. Karena komposisi lagu lebih dominan, otomatis jumlah penyiar yang diperlukan bisa lebih diminimalkan. Penyiar bisa diatur hanya mengudara pada jam-jam tertentu. Sedangkan untuk jam lainnya tugas siaran bisa diserahkan kepada operator atau bahkan berbagai software otomatisasi siaran melalui komputer.
  • Selain penyiar, SDM yang bisa diminimalkan adalah tim kreatif. Karena didominasi oleh lagu, maka kreatif program tidak menjadi hal yang utama. Pemikirnya cukup Music Director yang bisa dirangkap oleh seorang Program Manager.

Sedangkan kelemahannya adalah:

  • Sangat tergantung pada kejelian Music Director (MD) dalam memilih dan mengkompilasikan lagu. Jika pilihan MD meleset, tidak menjawab selera pendengar atau bahkan jika dalam memilih lagu dipengaruhi oleh selera pribadinya, bisa dipastikan pendengar akan bosan dan akan meninggalkan radio kita. Hal ini menjadi point tersulit, karena sebagai manusia, MD memiliki selera pribadi yang kemungkinan besar bisa mempengaruhi selera pemutaran lagu di radio kita.
  • Nasib tergantung pada persepsi pendengar apakah lagunya enak atau tidak. Kalau sampai pendengar mempersepsikan lagu-lagu pilihan radio kita tidak enak untuk dinikmati, bisa dipastikan radio kita akan ditinggalkan.
  • Tidak bisa terlalu melibatkan pendengar karena less talk. Salah satu creative yang bisa digunakan adalah pemutaran request – permintaan lagu dari pendengar. Hal ini pun jika tidak disiasati dengan baik akan membuat radio kita terjebak memenuhi permintaan pendengar dan pemutaran lagu yang itu-itu saja.

Hal lain yang perlu diwaspadai oleh radio yang menerapkan Less Talk More Music adalah ribuan online radio baik dari dalam maupun luar negeri, music channel di televisi dan berbagai alat pemutar lagu yang bisa memberikan kebebasan bagi pendengar untuk memilih lagu yang saat ini mereka ingin dengarkan.

Format Less Talk More Music adalah pilihan yang simple dan lebih hemat biaya sehingga layak dipertimbangkan sebagai pilihan baik bagi pendengar maupun pengelola radio. Setelah Gen FM mampu menarik perhatian pendengar radio di Jakarta, semoga Lite Fm juga demikian. Selamat!

Iklan

4 Responses to “Less Talk More Music”


  1. Juni 13, 2008 pukul 6:41 pm

    Tks Bung Alex atas komentar dan ulasan anda untuk 105.8 Lite FM The Best Slow Hits Station.
    Perkenalkan saya Bayu Setiyo Nugroho Program Manager 105.8 Lite FM.
    Pada dasarnya kami para crew The Color’s of Lite, akan berupaya untuk memanjakan para Lite Audience untuk tetap setia di canal 105.8 FM dengan komposisi musik dan lagu lagu koleksi kami.

    Kami para crew the Color of lite, juga berusaha untuk mengembalikan fungsi Radio kepada tempatnya semula yaitu sebagai media Hiburan dan informasi singkat yang berarti untuk pendengarnya.

    Kami akan memberikan warna baru dalam dunia broadcast di Jakarta, sebagai Radio Alternatif pilihan untuk para pendengarnya yang menginginkan hiburan dan informasi yang dapat menyejukkan hati para pendengarnya yang sudah sangat lelah dengan rutinitas hariannya.

    Keep Stay Tune on 105.8 Lite FM The best Slow hits station
    Salam.

    Setuju mas Bayu! Sekali lagi sukses untuk Lite FM, semoga semakin lekat dihati pendengarnya!

  2. 2 adybaskoro
    Juni 24, 2008 pukul 1:34 pm

    artikel yang menarik ini, bisa menjadi masukan bagi saya yang akan memulai membangun radio sekolah,
    Kapan – kapan mampir lah ke adybaskoro.wordpress.com

  3. Juli 21, 2008 pukul 2:57 am

    BUKAN PENGELOLA BANG?

    Numpang promo

    BERHARAP KEMBALI:
    Link to: EMULTY BOX.NET

    CINTA INI TAK AKAN MATI:
    Link to: EMULTY BOX.NET

    IAM THA IAM:
    Link to: EMULTY BOX.NET

    JADIKAN AKU:
    Link to: EMULTY BOX.NET

    JANGAN BILANG EngGak:
    Link to: EMULTY BOX.NET

    LADANG CINTA:
    Link to: EMULTY BOX.NET

    SHE SAY FUCK LOVE:
    Link to: EMULTY BOX.NET

    TERIMA KASIH..

  4. Desember 1, 2008 pukul 11:26 am

    salam kenal, kebetulan saya salah satu mahasiswa jurusan broadcasting.
    gini loh mas, sebenernya saya agak khawatir dengan masa depan seorang penyiar radio. jika ditanya kenapa? karena banyak sekali radio yang talk less more music.
    nah kalau sudah begitu bukankah penyiar sudah “kurang” diperlukan ( khekhekhe ).

    THANKS

    BTW BLOGNYA BERGUNA BANGET BUAT REFERENSI TAMBAHAN KULIAH SAYA THANKS A LOT

    walaupun telat ( soalnya dah semester akhir) lumayan buat review, materi yang dah berlalu


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


B r o a d c a s t o l o g y

JANGAN ASAL COPY - PASTE



Berbagai karya di blog, boleh-boleh saja dikutip atau dimanfaatkan untuk berbagai keperluan lainnya. Biasakan untuk meminta ijin kepada pemiliknya, atau paling tidak menyebutkan sumbernya: RadioClinic dot com. Terimakasih.

The copyright of the articles in this blog is owned by Alex Santosa. Permission to republish in print or online must be granted by the author in writing.

Creative Commons License
Hak cipta blog ini dilindungi oleh Creative Commons Attribution-Noncommercial-No Derivative Works 3.0 United States License.

B e z o e k e r s


tracker

S t a t

  • 551,968 hits

R a d i o p i n i

A r c h i v e s


%d blogger menyukai ini: