29
Mei
08

Fraudster WANTED!

Hari ini saya mengikuti sebuah seminar yang disampaikan oleh Bp. Godo Tjahjono yang mengangkat topik “Marketing Audit & Intellegence”. Topik yang menarik, dan sepengetahuan saya jarang atau mungkin baru kali ini diseminarkan. Ketika akan mengikuti seminar ini, yang terbayang dibenak saya adalah: Pak Godo akan membagikan ilmu untuk menjadi ‘detektifnya perusahaan’. The reality is close enough with my expectation!

Selain membahas audit strategy, mencegah over expense, peserta seminar juga dibekali fraud management. Fraud is a deception made for personal gain. The specific legal definition varies by legal jurisdiction. Fraud is a crime, and is also a civil law violation (wikipedia). Dalam keseharian aksi yang dilakukan oleh fraudster (pelaku fraud) adalah melakukan penipuan, penggelapan dan kecurangan terhadap perusahaan.

Fraudster ada dimana saja, termasuk di radio kita. Apa yang disampaikan oleh Pak Godo dalam seminar, mengingatkan saya ke kejadian saat saya terpaksa ‘mengistirahatkan’ seorang crew yang kedapatan menjadi fraudster. Eksekusi ini tidak diambil seketika, melainkan melalui pengamatan dan pengumpulan bukti yang memakan waktu cukup lama. Setelah beberapa kali ditegur dan ternyata tidak sembuh juga, akhirnya pilihan terburuk direalisasikan.

Salah satu fraudster terkenal adalah Frank Abagnale Jr., yang kisah perjalanan hidupnya diangkat oleh Steven Spielberg menjadi sebuah film dengan judul Catch Me If You Can (2002).

MOTIF FRAUD:

  • Motif ekonomi: terdesak kebutuhan finansial atau keinginan untuk menjadi kaya dengan mudah
  • Motif egosentris: keinginan untuk menunjukkan bahwa dirinya mampu melakukan manipulasi tanpa diketahui atau dideteksi
  • Motif ideologis: kecurangan dilakukan sebagai bentuk dari protes yang kuat terhadap sesuatu yang sedang atau akan terjadi
  • Psychotis: fraudster terobsesi untuk terus melakukan kecurangan atas dasar kepuasan, bukan atas dasar kebutuhan atau kerakusan.

JENIS FRAUD yang lazim terjadi di kantor:

  • BRIBERY (Suap) is an act usually implying money or gift given that alters the behaviour of the recipient in ways not consistent with the duties of that person or in breach of law.(wikipedia)
  • EXTORTION (Pemerasan) is a criminal offense, which occurs when a person either unlawfully obtains money, property or services from a person, entity, or institution through coercion or intimidation or threatens a person, entity, or institution with physical or reputational harm unless he or she is paid money or property. (wikipedia)
  • COMMISSION – komisi yang diberikan atas dasar kolusi setelah tujuan yang diinginkan tercapai
  • EMBEZZLEMENT (Penggelapan) is the act of dishonestly appropriating goods, usually money, by one to whom they have been entrusted. (wikipedia)
  • Abuse of Discretion – penyalahgunaan wewenang
  • Internal Trading – perusahaan di dalam perusahaan, dimana seseorang memanfaatkan perusahaan untuk kepentingan perusahaan pribadinya atau keuntungan dirinya sendiri.
  • FAVORITISM (pilih kasih) & NEPOTISM 

PENCEGAHAN FRAUD

  • Menciptakan iklim kerja yang jujur, terbuka dan saling membantu yang positif
  • Recruitment dilakukan dengan wajar dan benar
  • Pelatihan Fraud Awareness
  • Membina lingkungan kerja yang positif
  • Menerapkan kode etik yang jelas, mudah dimengerti dan ditaati
  • Memberikan program bantuan kepada karyawan yang sedang mengalami kesulitan
  • Menanamkan pengertian, bahwa setiap tindakan kecurangan akan mendapatkan sanksi yang setimpal.

Contoh fraud yang kemungkinan bisa terjadi di radio kita antara lain adalah: manipulasi hadiah kuis, manipulasi nilai order iklan, manipulasi fee dan discount yang diberikan untuk pemasang iklan, side job yang mengganggu jam kerja, reporter menerima ‘amplop’, menggunakan peralatan kantor dan studio untuk kepentingan pribadi, menerima komisi dari vendor atau client untuk memuluskan sebuah proyek dan lain sebagainya.

Perlu diingat bahwa pencuri selalu berusaha lebih pintar dari polisi. Waspadalah….! Waspadalah….!

Iklan

0 Responses to “Fraudster WANTED!”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


B r o a d c a s t o l o g y

JANGAN ASAL COPY - PASTE



Berbagai karya di blog, boleh-boleh saja dikutip atau dimanfaatkan untuk berbagai keperluan lainnya. Biasakan untuk meminta ijin kepada pemiliknya, atau paling tidak menyebutkan sumbernya: RadioClinic dot com. Terimakasih.

The copyright of the articles in this blog is owned by Alex Santosa. Permission to republish in print or online must be granted by the author in writing.

Creative Commons License
Hak cipta blog ini dilindungi oleh Creative Commons Attribution-Noncommercial-No Derivative Works 3.0 United States License.

B e z o e k e r s


tracker

S t a t

  • 565,239 hits

R a d i o p i n i

A r c h i v e s


%d blogger menyukai ini: