10
Apr
08

Sun Tzu – The Art of War

Banyak pendapat mengatakan, belum afdol rasanya kalau seorang manager belum membaca seni perang Sun Tzu. Ilmu perang China kuno ini bisa dijadikan sebagai inspirator untuk mengelola staff bahkan memenangkan kompetisi. Dari hasil menjelajah dunia maya, berikut ini sejumlah artikel tentang Sun Tzu yang menarik untuk dibaca. Semoga bermanfaat.

Tentang Sun Tzu klik di sini

36 strategi perang Sun Tzu klik di sini , in english and mandarin click here

Sun Zi (Hanzi:孫武, hanyu pinyin: Sūn Zǐ) (diperkirakan lahir pada tahun 535 SM) adalah penulis Sun Zi Bingfa (Inggris: Sun Tzu’s Art of War), sebuah buku filsafat militer China kuno yang sangat berpengaruh (sebagian besar isinya tidak berhubungan langsung dengan taktik). Dia juga salah seorang realis paling awal dalam bidang ilmu politik.

Sun Tzu bukanlah nama asli, melainkan sebuah sebutan kehormatan seperti halnya Kong Tzu (Konfusius) atau Lao Tzu (Lao Tse).

Sumber-sumber mengenai kehidupan Sun Zi

Satu-satunya sumber mengenai kehidupan Sun Zi yang masih tersisa adalah biografi yang ditulis pada abad ke-2 SM oleh ahli sejarah Sima Qian, yang mendeskripsikannya sebagai jendral yang hidup di negara Wu pada abad ke-6 SM. Namun, biografi ini tidak konsisten dengan sumber-sumber yang lain tentang periode tersebut, dan bentuk dan konteksnya mengindikasikan bahwa biografi ini kemungkinan besar ditulis antara 400 SM dan 320 SM.

Karya Sun Zi sendiri, Sun Zi Bingfa, tampaknya memuat beberapa petunjuk langsung tentang kehidupannya. Contohnya, kereta perang yang dijelaskan Sun Zi digunakan dalam periode yang relatif singkat, yang berakhir pada abad ke-4 SM, yang berarti sebagian buku ini ditulis pada periode tersebut.

Beberapa orang ahli menyimpulkan bahwa tulisan Sun Zi sebenarnya digarap oleh beberapa orang filsuf China yang tidak diketahui dan bahwa Sun Zi sebenarnya tidak ada dalam sejarah. Ini dapat dilihat lebih jauh dalam kenyataan bahwa kesejarahan Sun Zi dibahas panjang-lebar dalam kata pengantar untuk terjemahan Giles pada 1910 (tersedia online dalam Proyek Gutenberg). Giles mengemukakan perasaan ragu dan kebingungan yang melingkupi topik ini.

Pada tahun 1972, satu set teks ditemukan di kuburan dekat Linyi di Shandong [1]. Ini telah membantu mengonfirmasi teks yang telah diketahui sebelumnya, dan juga menambah bab-bab baru [2]. Teks tersebut diperkirakan ditulis antara 134 SM118 SM [3], sehingga meruntuhkan teori lama yang menyatakan bahwa sebagian buku ini ditulis lebih belakangan.

Sun Pin, keturunan Sun Zi, juga menulis teks yang berjudul Art of War (Seni Perang), walaupun mungkin judul yang lebih cocok adalah Art of Warfare (Seni Peperangan) karena lebih membahas sisi praktis peperangan [4]. Sedikitnya satu penerjemah menjudulinya The Lost Art of War (Seni Perang yang Hilang), karena buku ini, dalam waktu yang lama, memang hilang.

 

36 Strategi Perang Sun Tzu

Tiga Puluh Enam Strategi (Hanzi: 三十六计) adalah sebuah koleksi sajak Tiongkok yang mengulas taktik-taktik kemiliteran.

Buku 36 Strategi ini memuat 36 skenario perang dalam sejarah Tiongkok, utamanya diambil dari kisah fabel sejarah Tiongkok pada Zaman Negara-negara Berperang dan Zaman Tiga Negara.

Juga dikenal sebagai “36 Taktik”. Lebih banyak disampaikan melalui cerita mulut ke mulut daripada sebuah dokumen tertulis, dan telah banyak penulis di Tiongkok yang berusaha untuk mengompilasi “36 Strategi” dari berbagai cerita turun-temurun tersebut.

Secara umum, orang-orang Tiongkok mengatakan bahwa, “Hanya ada 36 Strategi di bawah langit”, menandakan bahwa semua strategi perang modern ataupun klasik merupakan variasi dari 36 Strategi dasar tersebut.

Fakta bahwa “36 Strategi” yang telah diterjemahkan pada Pendidikan Militer Barat, menunjukkan adanya kesamaan dengan strategi-strategi yang biasa digunakan dalam perang-perang sebelumnya di Barat.

Dalam waktu yang tidak terlalu lama sejak ditemukan di Tiongkok Daratan, dokumen tersebut menjadi sedemikian populer di dalam dan dan di luar Tiongkok. Kerap dihubungkan dengan Seni Perang Sun Tzu, namun ia lebih merupakan sebuah buku tentang taktik daripada sebuah buku strategi.

“36 Strategi” diidentikkan dengan Sun Tzu, tetapi hal ini mungkin tidak terlalu benar. Sun Tzu hidup dalam periode Musim Semi dan Gugur di Tiongkok, sementara hampir seluruh 36 sajak tersebut berada pada periode setelahnya.

The Strategies

Advantageous Strategies〖胜战计〗

Strategy No 1

Name of Strategy:Deceiving Heaven to Cross the Sea, 瞒天过海 (pinyin: Mán tiān guò hǎi)

Original: 备周则意怠,常见则不疑。阴在阳之内,不在阳之对。太阳,太阴。

Illustration and Application of “Deceiving Heaven to Cross the Sea”

Strategy No 2

Name of Strategy:Besiege Wei to rescue Zhao, 围魏救赵 (pinyin: Wéi Wèi jiù Zhào)

Original: 共敌不如分敌,敌阳不如敌阴。

Illustration and Application of “Besiege Wei to rescue Zhao”

Strategy No 3

Name of Strategy:To Kill with a Borrowed Knife, 借刀杀人 (pinyin: Jiè dāo shā rén)

Original: 敌已明,友未定,引友杀敌。不自出力,以损推演。

Illustration and Application of “To Kill with a Borrowed Knife”

Strategy No 4

Name of Strategy: Conserving energy while enemies tired out, 以逸待劳 (pinyin: Yǐ yì dài láo)

Original: 困敌之势,不以战。损刚益柔。

Illustration and Application of “Conserving energy while enemies tired out”

Strategy No 5

Name of Strategy: To loot a house on fire, 趁火打劫 (pinyin: Chèn huǒ dǎ jié)

Original: 敌之害大,就势取利,刚决柔也。

Illustration and Application of “To loot a house on fire”

Strategy No 6

Name of Strategy: Feign an attack in the east and attack in the west, 声东击西 (pinyin: Shēng dōng jī xī)

Original: 敌志乱萃,不虞。坤下兑上之象,利其不自主而取之。

Illustration and Application of “Feign an attack in the east and attack in the west”

 

Opportunistic Strategies〖敌战计〗

Strategy No 7

Name of Strategy: Create something out of nothing, 无中生有 (pinyin: Wú zhōng shēng yǒu)

Original: 诳也,非诳也,实其所诳也。少阴、太阴、太阳。

Illustration and Application of “Create something out of nothing”

Strategy No 8

Name of Strategy: Secret Passage through Chen Cang,暗渡陈仓 (pinyin: Àn dù chén cāng)

Original: 示之以动,利其静而有主,“益动而巽”。

Illustration and Application of “Secret Passage through Chen Cang”  

Strategy No 9

Name of Strategy:Observing the fire from the other side of the river bank, 隔岸观火 (pinyin: Gé àn guān huǒ)

Original: 阳乖序乱,阴以待逆。暴戾恣睢,其势自毙。顺以动豫,豫顺以动。

Illustration and Application of “Observing the fire from the other side of the river bank”

Strategy No 10

Name of Strategy:A dagger sheathed in a smile, 笑里藏刀 (pinyin: Xiào lǐ cáng dāo)

Original: 信而安之,阴以图之。备而后动,勿使有变。刚中柔外也。

Illustration and Application of “A dagger sheathed in a smile”  

Strategy No 11

Name of Strategy: The plum dies in place of the peach, 李代桃僵 (pinyin: Lǐ dài táo jiāng)

Original: 势必有损,损阴以益阳。

Illustration and Application of “The plum dies in place of the peach”

Strategy No 12

Name of Strategy: Stealing a goat along the way, 顺手牵羊 (pinyin: Shùn shǒu qiān yáng)

Original: 微隙在所必乘,微利在所必得。少阴,少阳。

Illustration and Application of “Stealing a goat along the way”

Offensive Strategies〖攻战计〗

Strategy No 13

Name of Strategy: Startle the snake by hitting the grass, 打草惊蛇 (pinyin: Dá cǎo jīng shé)

Original: 疑以叩实,察而后动。复者,阴之媒也。

Illustration and Application of “Startle the snake by hitting the grass”  

Strategy No 14

Name of Strategy:Borrowing a corpse to resurrrect a soul, 借尸还魂 (pinyin: Jiè shī huán hún)

Original: 有用者,不可借;不能用者,求借。借不能用者而用之。匪我求童蒙,童蒙求我。

Illustration and Application of “Borrowing a corpse to resurrrect a soul”

Strategy No 15

Name of Strategy:To lure a tiger from its mountain lair, 调虎离山 (pinyin: Diào hǔ lí shān)

Original:待天以困之,用人以诱之,往蹇来返。

Illustration and Application of “To lure a tiger from its mountain lair”

Strategy No 16

Name of Strategy: Releasing the enemy only to capture him later, 欲擒姑纵 (pinyin: Diào hǔ lí shān)

Original:逼则反兵,走则减势。紧随勿迫,累其气力,消其斗志,散而后擒,兵不血刃。需,有孚,光。

Illustration and Application of “Releasing the enemy only to capture him later”

Strategy No 17

Name of Strategy: Tossing out a brick to get a jade, 抛砖引玉 (pinyin: Pāo zhuān yǐn yù)

Original:类以诱之,击蒙也。

Illustration and Application of “Tossing out a brick to get a jade”

Strategy No 18

Name of Strategy:Disband the thieves by capturing its chief, 擒贼擒王 (pinyin: Qín zéi qín wáng)

Original: 摧其坚,夺其魁,以解其体。龙战于野,其道穷也。

Illustration and Application of “Disband the thieves by capturing its chief”

Confusion Strategies〖混战计〗

Strategy No 19

Name of Strategy: To remove the firewood under the cooking pot, 釜底抽薪 (pinyin: Fǔ dǐ chōu xīn)

Original: 不敌其力,而消其势,兑下乾上之象。

Illustration and Application of “To remove the firewood under the cooking pot”

Strategy No 20

Name of Strategy: To fish in muddy water, 混水摸鱼 (pinyin: Hún shuǐ mō yú)

Original: 乘其阴乱,利其弱而无主。随,以向晦入宴息。

Illustration and Application of “To fish in muddy water”  

Strategy No 21

Name of Strategy: Golden Cicada shedding the skin, 金蝉脱壳 (pinyin: Jīn1 chán tuō kě)

Original: 存其形,完其势;友不疑,敌不动。巽而止蛊。

Illustration and Application of “Golden Cicada shedding the skin”

Strategy No 22

Name of Strategy: Shutting the door to catch the thief, 关门捉贼 (pinyin: Guān mén zhōu zéi)

Original: 小敌困之。剥,不利有攸往。

Illustration and Application of “Shutting the door to catch the thief”

Strategy No 23

Name of Strategy: Befriend the far and attack the near, 远交近攻 (pinyin: Yuǎn jiāo jīn gōng)

Original: 形禁势格,利从近取,害以远隔。上火下泽。

Illustration and Application of “Befriend the far and attack the near”

Strategy No 24

Name of Strategy: Borrow a passage to attack Guo, 假道伐虢 (pinyin: Jiǎ dào fá Guó)

Original: 两大之间,敌胁以从,我假以势。困,有言不信。

Illustration and Application of “Borrow a passage to attack Guo”

Deceptive Strategies〖并战计〗

Strategy No 25

Name of Strategy: Replace the superior beams and pillars with inferior ones, 偷梁换柱 (pinyin: Tōu liáng huàn zhù)

Original: 频更其阵,抽其劲旅,待其自败,而后乘之。曳其轮也。

Illustration and Application of “Replace the superior beams and pillars with inferior ones”  

Strategy No 26

Name of Strategy: Pointing the mulberry but scolding the locust tree, 指桑骂槐 (pinyin: Zhǐ sāng mà huái)

Original: 大凌小者,警以诱之。刚中而应,行险而顺。

Illustration and Application of “Pointing the mulberry but scolding the locust tree”

Strategy No 27

Name of Strategy: Pretending to be insane while being intelligent, 假痴不癫 (pinyin: Jiǎ chī bù diān)

Original: 宁伪作不知不为,不伪作假知妄为。静不露机,云雷屯也。

Illustration and Application of “Pretending to be insane while being intelligent”

Strategy No 28

Name of Strategy: To remove the Ladder after ascending the Roof, 上屋抽梯 (pinyin: Shàng wū chōu tī)

Original: 假之以便,唆之使前,断其援应,陷之死地。遇毒,位不当也。

Illustration and Application of “To remove the Ladder after ascending the Roof”

Strategy No 29

Name of Strategy: Putting flowers on Tree, 树上开花 (pinyin: Shù shàng kāi huā)

Original: 借局布势,力小势大。鸿渐于陆,其羽可以为仪也。

Illustration and Application of “Putting flowers on Tree”

Strategy No 30

Name of Strategy: Guest Taking over the Host, 反客为主 (pinyin: Fǎn kè wéi zhǔ)

Original: 乘隙插足,扼其主机,渐之进也。

Illustration and Application of “Guest Taking over the Host”

Defeat Strategies〖败战计〗

Strategy No 31

Name of Strategy: Beauty Scheme, 美人计 (pinyin: Měi rén jì)

Original: 兵强者,攻其将;将智者,伐其情。将弱兵颓,其势自萎。利用御寇,顺相保也。

Illustration and Application of “Beauty Scheme”

Strategy No 32

Name of Strategy: Empty City Scheme, 空城计 (pinyin: Kōng chéng jì)

Original 虚者虚之,疑中生疑。刚柔之际,奇而复奇。

Illustration and Application of “Empty City Scheme”

Strategy No 33

Name of Strategy: Double Agent Scheme, 反间计 (pinyin: Fǎn jiàn jì)

Original: 疑中之疑。比之自内,不自失也。

Illustration and Application of “Double Agent Scheme”

Strategy No 34

Name of Strategy: Self Injury Scheme, 苦肉计 (pinyin: Kǔ ròu jì)

Original: 人不自害,受害必真。假真真假,间以得行。童蒙之吉,顺以巽也。

Illustration and Application of “Self Injury Scheme”

Strategy No 35

Name of Strategy: Interconnected Ploys, 连环计 (pinyin: Lián huán jì)

Original: 将多兵众,不可以敌,使其自累,以杀其势。在师中吉,承天宠也。

Illustration and Application of “Interconnected Ploys”

Strategy No 36

Name of Strategy: Escape as the Best Scheme, 走为上 (pinyin: Zǒu wéi shàng)

Original: 全师避敌。左次无咎,未失常也。

Illustration and Application of “Escape as the Best Scheme”

36 Strategi

Strategi untuk Menang

Strategi 1

Perdaya Langit untuk melewati Samudera.

Bergerak di kegelapan dan bayang-bayang, menggunakan tempat-tempat tersembunyi, atau bersembunyi di belakang layar hanya akan menarik kecurigaan. Untuk memperlemah pertahanan musuh anda harus bertindak di tempat terbuka menyembunyikan maksud tersembunyi anda dengan aktiviti biasa sehari-hari.

Strategi 2

Kepung Wei untuk menyelamatkan Zhao.

Ketika musuh terlalu kuat untuk diserang, seranglah sesuatu yang berharga yang dimilikinya. Ketahui bahwa musuh tidak selalu kuat di semua hal. Entah dimana, pasti ada celah di antara senjatanya, kelemahan pasti dapat diserang. Dengan kata lain, anda dapat menyerang sesuatu yang berhubungan atau dianggap berharga oleh musuh untuk melemahkannya secara psikologis.

Strategi 3

Pinjam tangan seseorang untuk membunuh. (Bunuh dengan pisau pinjaman.)

Serang dengan menggunakan kekuatan pihak lain (kerana kekuatan yang minima atau tidak ingin menggunakan kekuatan sendiri). Perdaya sekutu untuk menyerang musuh, sogok pegawai musuh untuk menjadi pengkhianat, atau gunakan kekuatan musuh untuk melawan dirinya sendiri.

Strategi 4

Buat musuh kelelahan sambil menghemat tenaga.

Adalah sebuah keuntungan, merencanakan waktu dan tempat pertempuran. Dengan cara ini, anda akan tahu kapan dan di mana pertempuran akan berlangsung, sementara musuh anda tidak. Dorong musuh anda untuk menggunakan tenaga secara sia-sia sambil anda mengumpulkan/menghemat tenaga.
Saat ia lelah dan bingung, anda dapat menyerangnya.

Strategi 5

Gunakan kesempatan saat terjadi kebakaran untuk merampok lainnya.
(Merompak sebuah rumah yang terbakar.)

Saat sebuah negara mengalami konflik internal, ketika terjangkit penyakit dan kelaparan,
ketika korupsi dan kejahatan merajalela, maka ia tidak akan bisa menghadapi ancaman dari luar.
Inilah waktunya untuk menyerang.

Strategi 6

Berpura-pura menyerang dari timur dan menyeranglah dari barat.

Pada tiap pertempuran, elemen dari sebuah kejutan dapat menghasilkan keuntungan ganda. Bahkan ketika berhadapan langsung dengan musuh, kejutan masih dapat digunakan dengan melakukan penyerangan saat mereka lengah. Untuk melakukannya, anda harus membuat perkiraan akan apa yang ada dalam benak musuh melalui sebuah tipu daya.

Strategi Berhadapan dengan Musuh

Strategi 7

Buatlah sesuatu untuk hal kosong.

Anda menggunakan tipu daya yang sama dua kali. Setelah beraksi terhadap tipuan pertama dan – biasanya- kedua, musuh akan ragu-ragu untuk bereaksi pada tipuan yang ketiga. Lantarannya, tipuan ketiga adalah serangan sebenarnya untuk menangkap musuh saat pertahanannya lemah.

Strategi 8

Secara rahasia pergunakan lintasan Chen Chang. (Perbaiki jalan utama untuk mengambil jalan lain.)
contoh: invasi Sekutu di Normandia dan muslihat Pas de Calais.

Serang musuh dengan dua kekuatan konvergen.
Yang pertama adalah serangan langsung, sesuatu yang sangat jelas dan membuat musuh mempersiapkan pertahanannya. Yang kedua secara tidak langsung, sebuah serangan yang menakutkan, musuh tidak menyangka dan membagi kekuatannya sehingga pada saat-saat terakhir mengalami kebingungan dan kemalangan.

Strategi 9

Pantau api yang terbakar sepanjang sungai.

Tunda untuk memasuki wilayah pertempuran sampai seluruh pihak yang bertikai mengalami kelelahan akibat pertempuran yang terjadi antara mereka. Kemudian serang dengan kekuatan penuh dan habiskan.

Strategi 10

Pisau tersarung dalam senyum.

Puji dan jilat musuh anda. Ketika anda mendapat kepercayaan darinya, anda bergerak melawannya secara diam-diam.

Strategi 11

Pohon kecil berkorban untuk pohon besar. (Mengorbankan perak untuk mempertahankan emas.)

Ada suatu keadaan dimana anda harus mengorbankan tujuan jangka pendek untuk mendapatkan tujuan jangka panjang. Ini adalah strategi kambing hitam dimana seseorang akan dikorbankan untuk menyelamatkan yang lain.

Strategi 12

Mencuri kambing sepanjang perjalanan (Ambil kesempatan untuk mencuri kambing.)

Sementara tetap berpegang pada rencana, anda harus cukup fleksibel untuk mengambil keuntungan dari tiap kesempatan yang ada sekecil apapun.

Strategi Penyerangan

Strategi 13

Kagetkan ular dengan memukul rumput di sekitarnya.

Ketika anda tidak mengetahui rencana lawan secara jelas, serang dan pelajari reaksi lawan.
Perilakunya akan membongkar strateginya.

Strategi 14

Pinjam mayat orang lain untuk menghidupkan kembali jiwanya. (Menghidupkan kembali orang mati.)

Ambil sebuah lembaga, teknologi, atau satu cara yang telah dilupakan atau tidak digunakan lagi dan gunakan untuk kepentingan diri sendiri. Hidupkan kembali sesuatu dari masa lalu dengan memberinya tujuan baru atau terjemahkan kembali, dan bawa ide-ide lama, kebiasaan, dan tradisi ke kehidupan sehari-hari.

Strategi 15

Permainkan harimau untuk meninggalkan sarangnya.

Jangan pernah menyerang secara langsung musuh yang memiliki keunggulan akibat posisinya yang baik. Permainkan mereka untuk meninggalkan sarangnya sehingga mereka akan terjauh dari sumber kekuatannya.

Strategi 16

Pada saat menangkap, lepaslah satu orang.

Mangsa yang tersudut biasanya akan menyerang secara membabi buta. Untuk mencegah hal ini, biarkan musuh percaya bahwa masih ada kesempatan untuk bebas. Hasrat mereka untuk menyerang akan teredam dengan keinginan untuk melarikan diri. Ketika pada akhirnya kebebasan yang mereka inginkan tersebut tak terbukti, moral musuh akan jatuh dan mereka akan menyerah tanpa perlawanan.

Strategi 17

Melempar Batu Bata untuk mendapatkan Giok.

Persiapkan sebuah jebakan dan perdaya musuh anda dengan umpan. Dalam perang, umpan adalah ilusi atas sebuah kesempatan untuk memperoleh hasil.
Dalam keseharian, umpan adalah ilusi atas kekayaan, kekuasaan, dan sex.

Strategi 18

Kalahkan musuh dengan menangkap pemimpinnya.

Jika tentara musuh kuat tetapi dipimpin oleh komandan yang mengandalkan uang dan ancaman, maka ambil pemimpinnya. Jika komandan mati atau tertangkap maka sisa pasukannya akan terpecah belah atau akan lari ke pihak anda. Akan tetapi jika pasukan terikat atas sebuah kepercayaan terhadap pimpinannya, maka berhati-hatilah, pasukan akan dapat melanjutkan perlawanan dengan motivasi balas dendam.

Strategi Membingungkan

Strategi 19

Jauhkan kayu bakar dari tungku masak. (Lepaskan pegangan kayu dari kapaknya.)

Ketika berhadapan dengan musuh yang sangat kuat untuk menghadapinya secara langsung anda harus melemahkannya dengan meruntuhkan dasarnya dan menyerang sumberdayanya.

Strategi 20

Memancing di air keruh.

Sebelum menghadapi pasukan musuh, buatlah sebuah kekacauan untuk memperlemah persepsi dan pertimbangan mereka. Buatlah sesuatu yang tidak biasa, aneh, dan tak terpikirkan sehingga menimbulkan kecurigaan musuh dan mengacaukan pikirannya. Musuh yang bingung akan lebih mudah untuk diserang.

Strategi 21

Lepaskan kulit serangga. (Penampakan yang salah menipu musuh.)

Ketika anda dalam keadaan tersudut, dan anda hanya memiliki kesempatan untuk melarikan diri dan harus menyatukan kelompok, buatlah sebuah ilusi. Sementara perhatian musuh terfokus atas muslihat yang anda lakukan, pindahkan pasukan anda secara rahasia di belakang muka anda yang terlihat.

Strategi 22

Tutup pintu untuk menangkap pencuri.

Jika anda memiliki kesempatan untuk menangkap seluruh musuh maka lakukanlah, sehingga dengan demikian pertempuran akan segera berakhir. Membiarkan musuh untuk lepas akan menanam bibit dari konflik baru. Akan tetapi jika mereka berhasil melarikan diri, berhati-hatilah dalam melakukan pengejaran.

Strategi 23

Berteman dengan negara jauh dan serang negara tetangga.

Jamak diketahui bahwa negara yang berbatasan satu sama lain menjadi musuh sementara negara yang terpisah jauh merupakan sekutu yang baik. Ketika anda adalah yang terkuat di sebuah wilayah, ancaman terbesar adalah dari terkuat kedua di wilayah tersebut, bukan dari yang terkuat di wilayah lain.

Strategi 24

Cari lintasan aman untuk menjajah Kerajaan Guo.

Pinjam sumberdaya sekutu untuk menyerang musuh bersama. Sesudah musuh dikalahkan, gunakan sumberdaya tersebut untuk menempatkan sekutu anda pada posisi pertama –untuk diserang-.

Strategi Pendekatan

Strategy 25

Gantikan balok dengan kayu jelek.

Kacaukan formasi musuh, ganggu metod operasinya, ubah aturan-aturan yang digunakannya, buatlah satu hal yang berlawanan dengan latihan standardnya. Dengan cara ini anda telah meruntuhkan tiang-tiang pendukung yang diperlukan oleh musuh dalam membangun pasukan yang efektif.

Strategi 26

Lihat pada pohon murbei dan ganggu ulatnya.

Untuk mendisiplinkan, mengawal, dan mengingatkan suatu pihak yang status atau posisinya di luar konfrontasi langsung; gunakan analogi atau sindiran. Tanpa langsung menyebut nama, pihak yang tertuduh tidak akan dapat memukul balik tanpa keberpihakan yang jelas.

Strategi 27

Pura-pura menjadi seekor babi untuk memakan harimau. (Bergaya bodoh.)

Sembunyi di balik topeng ketololan, mabuk, atau gila untuk menciptakan kebingungan atas tujuan dan motivasi anda. Tipu lawan anda ke dalam sikap meremehkan kemampuan anda sampai pada akhirnya terlalu yakin akan diri sendiri sehingga menurunkan level pertahanannya. Pada situasi ini anda dapat menyerangnya.

Strategi 28

Jauhkan tangga ketika musuh telah sampai di atas (Seberangi sungai dan hancurkan jembatan.)

Dengan umpan dan tipu muslihat mengacah musuh anda ke dalam daerah berbahaya. Kemudian putus jalur komunikasi dan jalan untuk melarikan diri. Untuk menyelamatkan dirinya, dia harus bertarung dengan kekuatan anda dan sekaligus elemen alam.

Strategi 29

Hias pohon dengan bunga palsu.

Menempelkan kembang sutera di atas pohon memberikan sebuah ilusi bahwa pohon tersebut sehat. Dengan menggunakan muslihat dan penyamaran akan membuat sesuatu yang tak berarti tampak berharga; tak mengancam kelihatan berbahaya; bukan apa-apa kelihatan berguna.

Strategi 30

Buat tuan rumah dan tamu bertukar tempat.

Kalahkan musuh dari dalam dengan menyusup ke dalam benteng lawan di bawah muslihat kerjasama, penyerahan diri, atau perjanjian damai. Dengan cara ini anda akan menemukan kelemahan dan kemudian saat pasukan musuh sedang beristirahat, serang secara langsung ke jantung pertahanannya.

Strategi Kalah

Strategi 31

Jebakan indah. (jebakan bujuk rayu, gunakan seorang perempuan untuk menjebak seorang laki-laki.)

Kirim musuh anda perempuan-perempuan cantik yang akan menyebabkan perselisihan di basis pertahanannya. Strategi ini dapat bekerja pada tiga tingkatan. Pertama, penguasa akan terpesona oleh kecantikannya sehingga akan melalaikan tugasnya dan tingkat kewaspadaannya akan menurun. Kedua, para laki-laki akan menunjukkan sikap agresifnya yang akan menyulut perselisihan kecil di antara mereka, menyebabkan lemahnya kerjasama dan jatuhnya semangat. Ketiga, para perempuan akan termotivasi oleh rasa cemburu dan iri, sehingga akan membuat intrik yang pada gilirannya akan semakin memperburuk situasi.

Strategi 32

Kosongkan benteng.
(Perangkap psikologis, benteng yang kosong akan membuat musuh berpikir bahwa benteng tersebut penuh dengan perangkap.)

Ketika musuh kuat dalam segi jumlah dan situasinya tidak menuntungkan bagi diri anda, maka tanggalkan seluruh muslihat militer dan bertindaklah seperti biasa. Jika musuh tidak mengetahui secara pasti situasi anda, tindakan yang tidak biasanya ini akan meningkatkan kewaspadaan. Dengan sebuah keberuntungan, musuh akan mengendorkan serangan.

Strategi 33

Biarkan mata-mata musuh menyebarkan konflik di wilayah pertahanannya.
(Gunakan mata-mata musuh untuk menyebarkan informasi palsu.)

Perlemah kemampuan tempur musuh anda dengan secara diam-diam membuat konflik antara musuh dan teman, sekutu, penasihat, komandan, prajurit, dan rakyatnya. Sementara ia sibuk untuk menyelesaikan konflik internalnya, kemampuan tempur dan bertahannya akan melemah.

Strategi 34

Lukai diri sendiri untuk mendapatkan kepercayaan musuh. (Masuk pada jebakan; jadilah umpan.)

Berpura-pura terluka akan mengakibatkan dua kemungkinan. Kemungkinan pertama, musuh akan bersantai sejenak oleh karena dia tidak melihat anda sebagai sebuah ancaman serius. Yang kedua adalah jalan untuk menjilat musuh anda dengan berpura-pura luka oleh sebab musuh merasa aman.

Strategi 35

Ikat seluruh kapal musuh secara bersamaan (Jangan pernah bergantung pada satu strategi.)

Dalam hal-hal penting, seseorang harus menggunakan beberapa strategi yang dijalankan secara simultan. Tetap berpegang pada rencana berbeda yang dijalankan pada sebuah skema besar; dengan cara ini, jika satu strategi gagal, anda masih memiliki beberapa strategi untuk tetap maju.

Strategi 36

Selain dari semua hal di atas, salah satu yang paling dikenal adalah strategi ke 36:
lari untuk bertempur di lain waktu. Hal ini diabadikan dalam bentuk peribahasa China:

“Jika seluruhnya gagal, mundur” – Jika keadaannya jelas bahwa seluruh rencana aksi anda akan mengalami kegagalan, mundurlah dan persatukan pasukan. Ketika pihak anda mengalami kekalahan hanya ada tiga pilihan: menyerah, kompromi, atau melarikan diri. Menyerah adalah kekalahan total, kompromi adalah setengah kalah, tapi melarikan diri bukanlah sebuah kekalahan.
Selama anda tidak kalah, anda masih memiliki sebuah kesempatan untuk menang!

sumber:
Iklan

2 Responses to “Sun Tzu – The Art of War”


  1. April 26, 2011 pukul 6:58 am

    Dasyat bos artikel yang ente buat, jangan lupa ya bos kalau ada lanjutan cerita or sejarah lagi tentang “Sun Tzu” janganlupa kabarin ane ya bos di email or website..
    lanjutkan kreatifitasnya ya gan..

    MANTABS….


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


B r o a d c a s t o l o g y

JANGAN ASAL COPY - PASTE



Berbagai karya di blog, boleh-boleh saja dikutip atau dimanfaatkan untuk berbagai keperluan lainnya. Biasakan untuk meminta ijin kepada pemiliknya, atau paling tidak menyebutkan sumbernya: RadioClinic dot com. Terimakasih.

The copyright of the articles in this blog is owned by Alex Santosa. Permission to republish in print or online must be granted by the author in writing.

Creative Commons License
Hak cipta blog ini dilindungi oleh Creative Commons Attribution-Noncommercial-No Derivative Works 3.0 United States License.

B e z o e k e r s


tracker

S t a t

  • 561,702 hits

R a d i o p i n i

A r c h i v e s


%d blogger menyukai ini: