08
Apr
08

Tugas awal manager baru

Mutasi, promosi ataupun bekerja di perusahaan baru bisa dialami oleh siapa pun juga. Di minggu-minggu awal kita bekerja dalam situasi yang serba baru, kita langsung dihadapkan dengan pekerjaan yang menumpuk atau bahkan masalah yang menunggu untuk kita bereskan. Kalau keadaan sudah seperti ini, biasanya kita akan kebingungan untuk memulai dari mana. Idealisme dan berbagai rencana yang kita siapkan sebelumnya, sepertinya harus disimpan sampai apa yang kita hadapi di depan mata bisa diselesaikan terlebih dahulu.

Dari berbagai masalah yang muncul, sebagai seorang manager disebuah radio, apa yang harus kita prioritaskan terlebih dahulu?

1. Sumber Daya Manusia

Tidak bisa dipungkiri, sebuah perusahaan akan bagus jika SDMnya bagus. Lakukan pemetaan masalah SDM apa saja yang terjadi di radio kita. Apakah ada intrik, siapa yang menjadi informal leader, siapa yang menjadi trouble maker. Pahami kelemahan dan kelebihan anggota team, sehingga kita mengetahui apa langkah berikutnya yang harus kita lakukan. Selesaikan masalah secepat mungkin dan satukan visi. Kita tidak akan pernah bisa maju mengalahkan kompetitor jika kondisi dalam negeri kita sendiri masih berantakan dan tidak solid. Tidak akan pernah ada program siaran yang handal, proposal atau paket penawaran untuk klien yang bagus jika team kita masih ribut sendiri didalam. Disini kemampuan kita untuk bisa menjadi pemimpin (bukan sekedar pimpinan) diuji. Apakah kita bisa menjadi pemimpin yang tegas dan bijaksana.

2. Program

Setelah team work kita solid, baru kita bisa memfokuskan pikiran kita ke program. Entah itu program siaran, atau paket penawaran untuk klien. Ingat, kita tidak akan bisa berpikir  kreatif menciptakan sesuatu yang terbaik, jika pikiran kita masih dibebani masalah-masalah SDM. Selain dengan berpikir kreatif, untuk membuat program yang baik diperlukan riset pendengar sehingga kita memahami apa yang diharapkan oleh konsumen, baik itu pendengar maupun calon pemasang iklan dari sebuah radio. Kita juga perlu melakukan pembandingan (benchmark) dengan kompetitor. Apa yang mereka lakukan dan tidak kita lakukan, apa yang menjadi keungunan mereka dan lain sebagainya. Selain berkreasi menciptakan program, kita tetap harus merawat program yang sudah ada. Awasi apakah staff kita melakukan eksekusi dengan baik dan sesuai dengan prosedur yang sudah ditentukan. Ketat dan disiplin diperlukan agar program kita bisa tereksekusi dengan baik.

3. Promotion

Setelah masalah SDM dan program bisa diselesaikan dan berjalan dengan baik, langkah berikutnya adalah melakukan promosi. Meskipun kita memiliki program siaran yang baik ataupun paket promosi yang menarik, hal itu akan sia-sia jika target konsumen kita tidak mengetahuinya. Tidak ada cara lain kecuali melakukan promosi. Banyak hal bisa kita lakukan untuk mmperkenalkan keunggulan kita. Bisa melalui kerjasama dengan media lain, event organizer, bisa melalui jumpa pendengar, melalui gathering dengan klien, menggunakan brosur, pembagian stiker, kegiatan off air dan berbagai cara untuk berpromosi lainnya. Yang pasti, jangan pernah berhenti untuk mempromosikan program acara radio kita ke pendengar, ataupun paket-paket sales menarik yang kita miliki kepada klien.

The art of war by Sun Tzu

Diluar ketiga hal tersebut diatas, yang perlu kita lakukan adalah penguasaan medan. Kita harus memahami pekerjaan kita, team kita, infrastruktur yang kita miliki dan apapun yang bisa mendukung kita untuk memenangkan peperangan. Kita tidak akan bisa memenangkan perang jika kita tidak memahami kekuatan pasukan dan persenjataan yang kita miliki.

Kita juga harus memahami siapa musuh kita. Cara yang umum digunakan adalah menggunakan analisa SWOT (Strength – Weakness – Opportunity – Threat). Kenali kekuatan dan kelemahan musuh, cari peluang dan antisipasi ancaman yang mungkin muncul.

Strategi perang Sun Tzu bisa dibaca di:

http://www.artofwarsuntzu.com/

http://www.sonshi.com/learn.html

Iklan

2 Responses to “Tugas awal manager baru”


  1. 1 leo
    Oktober 15, 2008 pukul 5:25 pm

    satu hal bikin BT kalau urusan sama manajer,
    urusan keuangan selalu jadi permasalah besar antara teman yang lain,

    mudah mudahan sifat radio yang selalu hangat juga bisa diterapkan dalam lingkungan internal

  2. 2 tee
    Juli 12, 2010 pukul 5:20 pm

    nice topic Pak Alex…

    tulisannya ngebantu saya banget. Matur nuwun


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


B r o a d c a s t o l o g y

JANGAN ASAL COPY - PASTE



Berbagai karya di blog, boleh-boleh saja dikutip atau dimanfaatkan untuk berbagai keperluan lainnya. Biasakan untuk meminta ijin kepada pemiliknya, atau paling tidak menyebutkan sumbernya: RadioClinic dot com. Terimakasih.

The copyright of the articles in this blog is owned by Alex Santosa. Permission to republish in print or online must be granted by the author in writing.

Creative Commons License
Hak cipta blog ini dilindungi oleh Creative Commons Attribution-Noncommercial-No Derivative Works 3.0 United States License.

B e z o e k e r s


tracker

S t a t

  • 560,072 hits

R a d i o p i n i

A r c h i v e s


%d blogger menyukai ini: