19
Mar
08

Heboh foto syur Roy Suryo ..eh.. Sandra Dewi

Nama Sandra Dewi belakangan ini sering disebut di berbagai media karena ada foto telanjang yang katanya mirip dirinya. Padahal foto itu adalah foto orang lain yang wajahnya diganti wajah Sandra Dewi.

Dari beberapa berita tentang Sandra Dewi, ada satu yang perlu kita cermati:

Cuplikan dari berita harian Warta Kota (Jakarta) diambil dari mediacare :

Foto syur Sandra Dewi belum bisa dipastikan asli atau rekayasa. Pakar Telematika dari Universitas Gajah Mada (UGM) Roy Suryo belum berani mengambil kesimpulan. “Saya melihat foto ini fifty-fifty (50:50). Foto ini bisa jadi hasil rekayasa atau bisa juga asli,” ujar Roy Suryo, kemarin.

Dia juga tidak berani memastikan apakah gambar itu diambil dari sebuah kamar ganti atau di kamar hotel. Sulitnya memastikan keaslian gambar ini, kata Roy, disebabkan resolusi gambar yang beredar kecil.

“Sangat disayangkan resolusi dari gambar tersebut sangat kecil dan sangat riskan untuk diketahui kebenarannya. Foto ini diabadikan di mana, saya juga tidak bisa memastikan secara tepat. Filenya sangat kecil,” ungkap Roy. (kin/Ant)

Apa yang tidak tepat di berita tersebut?

Penyebutan posisi / status Roy Suryo yang tidak tepat. Dalam berita itu, Warta Kota (yang kemungkinan menyadur berita dari Ant = Antara?) menulis Roy Suryo sebagai pakar telematika dari UGM. Padahal, Roy Suryo belum pernah menjadi peneliti di UGM. Yang benar, Roy Suryo adalah lulusan jurusan ilmu komunikasi UGM (1991 – 2001) dan pernah mengajar di jurusan seni media rekam Institut Seni Indonesia (1994 – 2004). Ia juga pernah tercatat sebagai pengajar tamu di Program D-3 Komunikasi UGM, mengajar fotografi untuk beberapa semester namun tidak berstatus sebagai dosen tetap UGM.

Kasus ini adalah contoh penyajian data yang kurang akurat. Seperti yang pernah saya sampaikan dalam Rumus Jurnalistik Radio jangan percaya begitu saja dengan berita, meskipun berita itu dilansir oleh media besar. Tugas kita adalah melakukan recheck. Jangan sampai radio kita kehilangan kredibilitas hanya karena budaya copy – paste.

Untuk melakukan pencarian data tentang Roy Suryo atau apapun, sebenarnya sangatlah mudah. Cukup masuk ke search engine seperti google dan tulis kata kunci, mis: Roy Suryo. Selain biodata dan berbagai informasi lainnya, melalui internet kita juga bisa menemukan berbagai kontroversi dan komentar miring tentang dirinya. Satu hal yang perlu diacungi jempol dari Roy Suryo adalah kemampuannya dalam ‘personal branding’. Melalui statementnya yang kontroversial dan seringnya diliput oleh media – terutama infotainment – namanya cepat meroket.

Dengan memperhatikan unsur kredibilitas, saya secara pribadi selama ini tidak menganjurkan teman-teman reporter dan interviewer yang saya bimbing untuk mengangkat ahli meta data ini sebagai narasumber.

Iklan

37 Responses to “Heboh foto syur Roy Suryo ..eh.. Sandra Dewi”


  1. 1 Agus
    Maret 19, 2008 pukul 2:24 pm

    saya adalah teman smp roy, beda kelas tapi satu kelas untuk extrakurikuler elektronika. setahu saya roy belum pernah membohongi teman-temannya

  2. Maret 19, 2008 pukul 3:01 pm


    Suara merdeka
    menulis: “Lebih lanjut, kata Roy, dirinya sebagai pengamat telematika dan bukan pakar telematika seperti selama ini banyak disebut media, selalu berusaha memberikan jawaban setiap ada pertanyaan.” –> wah, memang kadang-kadang media suka tidak konfirmasi ulang kalau menyebut jabatan / titel / posisi seseorang. Tugas News editor nih, untuk memantau hasil kerja reporter / wartawannya

  3. Maret 19, 2008 pukul 3:12 pm

    haha.. ‘Penggemar’ Mas Roy juga tho mas Alex.. Kalau disebut pengamat saya setuju… pakar itu harus punya background akademis yang tepat, sementara pengamat bisa juga berdasarkan minat.. Saya sendiri pernah beberapa kali menghubungi beliau dalam kapasitas sebagai pengamat.. Harus diakui beliau smart dan sangat media savvy.. nah.. kemana pakar2 yang beneran itu? diwawancarai aja masih ogah2an atau takut takut.. Giliran ada yang mau, gak bisa ngomong mas.. hehehe.. apa perlu kita bikin training media savvy untuk para pakar ?

  4. Maret 19, 2008 pukul 3:43 pm

    haha…emang betul mas, tidak semua yang pinter bisa ngomong. Inilah yang saya maksud dengan kejelian mas Roy Suryo, dia dapat pasar yang tepat, muncul pada saat yang tepat – ingat kasus rekaman telpon “mirip Andi Ghalib dan Habibie” kan mas? Cuma yang disayangkan, menurut saya, mas Roy terlalu over exposed jadi terkesan talkactive. Siapa ya pengamat telematika selain mas Roy?

  5. 5 JaF
    Maret 19, 2008 pukul 7:41 pm

    “Siapa ya pengamat telematika selain mas Roy?”

    Pertanyaan yang dari dulu hingga kini masih saya cari tahu, mas.. Ada sih beberapa nama, tapi rata-rata sudah sangat terspesialisasi. Nggak umum kayak beliau 🙂

  6. 6 Mr.Cool
    Maret 19, 2008 pukul 8:12 pm

    Knapa setiap ada (nude) artis hampir selalu dikaitkan dengan Roy Suryo, yang lucu lagi comment dia soal foto SD. Kurang lebih dia bilang “tanpa SD meminta bantuan saya akan melakukan apa yang seharusnya dilakukan” kok kesannya kayak sudah dipersiapkan sebelumnya, begitu ada artis kesandung masalah foto panas langsung ditanggapi. Orang ini kayak gak ada kerjaan lain apa selain neliti foto-foto ginian (sudah jelas editan masih bilang 50-50). Terus terang saya gak respect sama nih orang. Trima Kasih

  7. 7 onad
    Maret 19, 2008 pukul 8:25 pm

    Secara pribadi saya bukan orang yang terkesan dengan hasil “pengamatan” Roy Suryo selama ini. Dengan kutipan berita di atas, tidak ada hasil yang nyata dari “pengamatan” yang dilakukan Roy Suryo. Masalahnya banyak orang yang bisa jadi pengamat seperti Roy Suryo, tapi tidak ada yang mau mempertaruhkan kredibilitas personal-nya (seperti yang terjadi di penemuan Roy Suryo dalam lagu Indonesia Raya 3 Stanza). Kalau mas Rane bilang Roy Suryo itu smart, mungkin saja (saya sich ga yakin mas), tapi kalau media savvy, jelasssss… Telematika bukan sebuah bidang yang kecil, jadi memang membutuhkan spesialiasi, kemampuan di bidang komputer, berbeda sekali dengan fotografi, ponsel, dll. Sama saja seperti bidang ekonomi, dimana kalau konsultan pajak ngomong tentang marketing, mungkin saja benar dia bisa, tapi siapa yang percaya???

  8. 8 Zul
    Maret 19, 2008 pukul 10:06 pm

    Media massa memang masih menganut azas membuat berita yang bombastis untuk menarik minat (pembeli) pasar. Akibatnya ada kecendrungan ambil mudah dalam menyajikan informasi tanpa melakukan penelusuran data, terutama menyangkut biodata tokoh yang dikutip. Apalagi jika beritanya mengutip dari Antara atau Reuter.

    Semoga selalu ada usaha perbaikan dalam akurasi data informasi.

    Tabik!

  9. 9 abu zulfa
    Maret 20, 2008 pukul 11:13 am

    Sebenarnya mas ROY bisa Photoshop apa enggak sich? Jelas-jelas itu photo 100% palsu. coba diprint kalo gk percaya. kalo printer rusak kunjungi http://serviceprinter.wordpress.com

  10. 10 tomyzero
    Maret 20, 2008 pukul 11:35 am

    blog yang memuat tentang SANDRA DEWI adalah blog basi….jadi tolong gak usah bahas berita busuk itu…..masih ada yanf lebih basi gak mas

  11. Maret 20, 2008 pukul 12:11 pm

    wah mas tomyzero sepertinya masih menyangka bahwa di blog ini yang dibahas adalah Sandra Dewi…

  12. 12 garing
    Maret 20, 2008 pukul 12:32 pm

    Kalo mau lebih yakin lagi kalao FOTO SANDRA DEWI TELANJANG ITU ASLI PALSU 100%, SILAHKAN KLIK DI SINI

  13. 13 centrabiz
    Maret 20, 2008 pukul 9:32 pm

    Sandra Dewi sih udah biasa BUGIL. Yang lainnya dong…..

  14. 14 SANDRA DEWI
    Maret 21, 2008 pukul 7:56 am

    hahahaha…bener..bener itu… tag SANDRA DEWI BUGIL terbukti mengatrol trafik!!

  15. 16 ayizilvi
    Maret 21, 2008 pukul 8:44 pm

    he he he tag sandra dewi ya, leh juga

  16. 17 Yoghi
    Maret 26, 2008 pukul 7:20 am

    Menurut saya, tentang Roy Suryo yang saya amati, dengan adanya kasus2 pics di internet dia akan muncul, dia juga tidak lebih seperti kita manusia yang butuh dihargai, diakui, serta sedikit popularitas. jadi tidak ada sesuatu yang besar dalam hal ini, secara kebetulan di Indonesia orang semacam Roy Suryo belum begitu banyak atau malah justru banyak namun tidak mau tampil. Jadi apapun yang dikatakan oleh Roy Suryo untuk sementara ini belum ada yang menimpali atau mengimbangi, sebagai bahan untuk kita compare disatu saat nanti pasti akan muncul orang ahli semacam dia, dan saat itulah nanti kita akan tahu sebenarnya negri ini banyak orang pintar…yang bukan Roy Suryo saja, sedangkan masalah sandra dewi muncul di blog ini sebagai berita basi or not…ah we don’t care, yang jelas semua lelaki normal penampilan syur wanita cantik tetap ada kesan menarik kok

  17. 18 Agus Supriyanto
    Maret 31, 2008 pukul 6:23 am

    Sebaiknya kasus spt ini hrs ditindak lanjuti oleh pakar2 telematika

  18. April 5, 2008 pukul 6:03 am

    Wa lm merasakan manpaat apa2 dr tu orang,.

  19. 20 pahlawan bertopeng
    April 5, 2008 pukul 2:48 pm

    heran d liad mas roy ini ??
    pak Onno W. Purbo aj yang dah ilmu se tinggi langit ndak banyak omong..
    nah ini orang, baru bisa sotosop dikid gaya nya dah ketinggian!
    hahahahahaha~

  20. 21 Spacebound
    April 10, 2008 pukul 4:20 pm

    mas,kenalin ma mas Roy dunk!!!!!!
    pembajak.magelang@yahoo.com

  21. Juli 11, 2008 pukul 3:46 pm

    roy suryo itu gak punya dasar IT sama sekali..bacotnya aja yg guede

  22. Juli 14, 2008 pukul 9:22 pm

    enak ish jadi mas roy suryo,
    ga usah browsing lagi,
    dya sudah dapet undangan A-list untuk nonton
    film b*** pribadi en gambar bugil
    sama pihak yang bersangkutan langsung pula…

    gagg masalah dia pakar apa bukan,
    tapi sebagai public figure yang terlanjur disebut ‘pakar’,
    moga-moga aja mas roy suryo bener dlm penilaiannya,
    gagg ada kongkalikong ato gimanaaaaa gituh.

  23. Agustus 11, 2008 pukul 6:17 am

    Fifty fifty?
    Pinggang ke bawah palsu. Pinggang ke atas (semoga) asli.

  24. Agustus 11, 2008 pukul 9:28 am

    hahaha… Amin to this :

    Dengan memperhatikan unsur kredibilitas, saya secara pribadi selama ini tidak menganjurkan teman-teman reporter dan interviewer yang saya bimbing untuk mengangkat ahli meta data ini sebagai narasumber.

    saya yang awam ajah tahu kok kalo itu paslu, so kenapa mesti manggil “pakar” segala.. (dia akan jadi orang ke “68” yang saya mintai keterangan kalo ada yang bikin foto telanjang silly, hehehe (masalahnya sapa gue gitu loh, hahaha)

  25. Agustus 12, 2008 pukul 2:21 am

    pernah search di google tentang roy suryo, eh hasilnya gini “maaf,saat ini google sedang tidak ingin menampilkan tentang roy suryo karena takut dibilang “salah kutip”
    huahahahahahahaha…ada2 aja dehhhh…..

  26. 28 posthink
    November 13, 2008 pukul 7:37 am

    Hehe mata budegh nguping tarnscript “aib excellent” Mending ganti tofiq azaa… “BUKA AIB ITU DOSA GA SEEHH ??? and i think roy suryo juga ga pengen di expose “GILE BUGIL “

  27. 29 owie
    Januari 24, 2009 pukul 10:40 am

    wah itu sih gw buuuuuangeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeet deh!!!!!!!!!!
    klo smp bugil uh gx than deh!!!!!!!
    mau dunk”s…………
    harga loe semalam tu brapa to???????
    hwa kakakkakakakakakakakkakakakakakukukukukukukukukikkiikikiikieekekekekekekekokokokoko
    gw tawar 50.000 mau dunk”s!!!!!!!
    loe tarifnya murah gx smp 20.000???????

  28. 30 mas poeeeeeeeeeeelll
    Februari 7, 2009 pukul 9:10 pm

    bodynya kari adu haiiiiiiiiii.kari arep ison yah.kapan ndane biso nduwe rabi koyok sandra yooooooh? apn dadi rabinon paleng seng son kon megawe’ sun kon turu baen wes.

  29. Mei 18, 2009 pukul 9:55 pm

    memang betul tdk semua foto bisa dipastikan asli tdknya !!!

  30. Juni 11, 2009 pukul 5:27 am

    hi… transfer scrife nya radio strim…

  31. Juli 27, 2009 pukul 11:26 pm

    boong ja tuch…banyak orang suka menjatuhkan marwah orang lain….
    jadi SABAR ja……mbak Sandra Dewi!

  32. Juli 27, 2009 pukul 11:37 pm

    santai aja ya neng sandra…..gk perlu km sedih, selagi masih hidup banyak gosip.
    tapi sy yakin kamu tuch tidak pernah melakukan hal2x yg begituan, jadi neng sandra
    banyak ” BERSERAH DIRI JA ” Okay…..

  33. Juli 27, 2009 pukul 11:41 pm

    boong ja tuch…banyak orang suka menjatuhkan marwah orang lain….
    jadi SABAR ja……mbak Sandra Dewi! so km harus ” BERSERAH DIRI ” gak perlu ambil pusing!!!!!!

  34. September 17, 2009 pukul 10:28 am

    Banyak Orang hanya mencari Popularitas Semata, tampa memperdulikan Orang lain, waspadalah terhadap Orang-Orangan tersebut……………….Berkacalah pada diri kita sendiri, hidup hanya semnetara.

  35. Oktober 15, 2009 pukul 11:38 pm

    saya punya bukti asli klo itu foto rekayasa, wanita yg asli adalah psk yg berada disalah satu hotel dijakarta… klo mau lihat bisa kunjungi forum2 sek ditanah air! roy suryo hanya membual!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


B r o a d c a s t o l o g y

JANGAN ASAL COPY - PASTE



Berbagai karya di blog, boleh-boleh saja dikutip atau dimanfaatkan untuk berbagai keperluan lainnya. Biasakan untuk meminta ijin kepada pemiliknya, atau paling tidak menyebutkan sumbernya: RadioClinic dot com. Terimakasih.

The copyright of the articles in this blog is owned by Alex Santosa. Permission to republish in print or online must be granted by the author in writing.

Creative Commons License
Hak cipta blog ini dilindungi oleh Creative Commons Attribution-Noncommercial-No Derivative Works 3.0 United States License.

B e z o e k e r s


tracker

S t a t

  • 546,759 hits

R a d i o p i n i

A r c h i v e s


%d blogger menyukai ini: