22
Feb
08

Kolaborasi Televisi – Radio

logo PAS JKT Setelah melalui serangkaian pembicaraan sejak bulan-bulan terakhir 2007, akhirnya lahir sebuah kolaborasi baru antara Anteve dan PASFM. Mulai 25 Februari 2008 ringkasan berita yang antevedisiarkan di Topik Pagi, Siang, Petang dan Malam Anteve, bisa didengarkan di PASFM setiap hari antara 07.00 – 08.00; 09.00 – 10.00; 16.00 – 17.00 dan 17.00 – 18.00.

Sebelumnya PASFM juga sudah menjalin kerjasama dengan Metro TV dan berbagai media cetak untuk kalangan bisnis, seperti Bisnis Indonesia, Swa, Marketing, Mix, Kontan, dan lainnya.

Anteve cukup jeli melihat bahwa pada jam-jam tersebut, sebagian besar penonton acara beritanya sedang bekerja atau berada diluar rumah sehingga sulit untuk bisa mendapatkan berita dari pesawat televisi, sehingga diperlukan media lain, yaitu radio, agar kebutuhan informasi penontonnya dapat tetap terlayani.

Kolaborasi antar media seperti ini paling tidak bisa membantu meningkatkan image dan brand awareness masing-masing media. Saat ada penawaran kerjasama masuk, yang harus kita perhatikan adalah kualitas dari media yang akan menjadi partner kerjasama kita. Apakah dengan melakukan kerjasama ini kita bisa mendapatkan manfaat positif bagi radio secara maksimal.

Agar memiliki bargaining power yang cukup kuat, maka radio kita harus:

– memiliki brand dan kualitas acara / pendengar yang bagus

– memiliki format acara yang benar, jelas dan konsisten

– credible dan trustable

Proses menjadikan radio kita dipandang layak dijadikan partner kerjasama membutuhkan waktu yang lama, keseriusan dan ketekunan.  Pada saat tawaran kerjasama datang, jangan lupa untuk selalu mencari celah dan ide agar kerjasama ini bisa kita manfaatkan secara maksimal. Perlu diperhatikan pula bentuk kerjasamanya, dan kompensasi yang ditawarkan. Jangan cukup puas jika hanya diberi kesempatan mencantumkan logo radio kita di media mereka.

Iklan

2 Responses to “Kolaborasi Televisi – Radio”


  1. April 29, 2008 pukul 5:44 am

    Salam,
    Mas saya mengkritik cukup tajam terhadap fenomena relay televisi oleh radio. Tapi kebetulan, kerja sama dengan Anteve ini bukan relay murni, melainkan hanya membacakan ringkasan beritanya.

    Tapi dengarkanlah relay Metro TV di Pas. Banyak bahasa teve yang tidak layak didengar, dan ada sejumlah kenyataan yang merugikan pendengar. Coba simak siaran Metro yang menampilkan grafik, gambar atau daftar emiten yang naik/turun harga sahamnya. Metro hanya menampilkan gambar ditambahi bacskound musik. Yang muncul dalam tulisan yang terdiri dari daftar emiten tersebut. Itu mengudara selama 10 sampai 15 detik.

    Yang terdengar oleh MItra Bisnis adalah backsound musiknya saja!

    Setuju, tapi memang begitulah dua dunia menjadi satu.

  2. 2 Lolo Andry
    Maret 11, 2009 pukul 11:43 am

    Pak Alex,,,

    Saya ingin bertanya tentang pekembangan kolaborasi Tv dan Radio,,,
    Di Indonesia sendirim cara seperti ini dimulai sejak kpn,,,?
    Sementara,,,, keuntungan dari dua media yang berkolaborasi ini pa, dan tujuan kolaborasi itu sendiri…?

    Mohon jawabannya,,,,,

    Tidak ada data yang pasti dimulainya sejak kapan. Tujuan kolaborasi selain untuk meningkatkan image, awareness, tentunya adalah untuk memberikan value lebih bagi pendengar / penonton masing-masing media


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


B r o a d c a s t o l o g y

JANGAN ASAL COPY - PASTE



Berbagai karya di blog, boleh-boleh saja dikutip atau dimanfaatkan untuk berbagai keperluan lainnya. Biasakan untuk meminta ijin kepada pemiliknya, atau paling tidak menyebutkan sumbernya: RadioClinic dot com. Terimakasih.

The copyright of the articles in this blog is owned by Alex Santosa. Permission to republish in print or online must be granted by the author in writing.

Creative Commons License
Hak cipta blog ini dilindungi oleh Creative Commons Attribution-Noncommercial-No Derivative Works 3.0 United States License.

B e z o e k e r s


tracker

S t a t

  • 560,072 hits

R a d i o p i n i

A r c h i v e s


%d blogger menyukai ini: