19
Feb
08

Tips menerima penyiar radio tetangga

awas

Apa yang akan anda lakukan jika tiba-tiba ada seorang penyiar radio tetangga datang mengajukan surat lamaran? Menurut saya jawabannya cuma satu: hati-hati, waspada. Seseorang yang resign dari tempatnya bekerja sebelum mendapat pekerjaan yang baru, biasanya bermasalah, entah masalah itu besar atau kecil:

  • merasa tempat kerjanya yang sekarang sudah tidak bisa mendukung keinginannya untuk maju
  • merasa apa yang didapat ditempat kerjanya sudah tidak sesuai lagi dengan yang diharapkannya dan tidak sebanding dengan apa yang dilakukannya
  • merasa tidak cocok dengan gaya management mengelola perusahaan
  • bermasalah dengan management
  • bermasalah dengan sesama rekan kerja
  • dan lain sebagainya.

Agar tidak membeli kucing dalam karung, yang perlu kita lakukan adalah:

  • Mencari tahu kenapa yang bersangkutan resign dari tempatnya bekerja kemudian datang melamar ke radio kita
  • Mempelajari prestasi kerja dan sejarah kariernya. Jangan hanya mengandalkan apa yang diceritakan oleh pelamar. Kadang apa yang dikatakan tak seindah aslinya.
  • Mengumpulkan informasi mengenai penyiar tersebut selengkap mungkin dari orang-orang yang mengenalnya.
  • Meminta pelamar untuk menyertakan surat referensi dari perusahaan sebelumnya.
  • Agar lebih meyakinkan, usahakan untuk melakukan kontak dengan perusahaan atau atasannya yang terdahulu.

Perhatikan pula, apakah saat melamar, statusnya masih menjadi karyawan di radio tempatnya selama ini bekerja. Jika tidak, kita harus lebih berhati-hati dan mencari tahu kenapa yang bersangkutan bisa kehilangan pekerjaan. Saat kita memutuskan untuk menerimanya, negosiasi salary ada ditangan kita.

Jangan sampai segala sesuatu yang nampak bagus diawal pertemuan dengan pelamar, ternyata justru mengecewakan kita dibelakang hari.

Iklan

1 Response to “Tips menerima penyiar radio tetangga”


  1. Maret 6, 2008 pukul 5:36 pm

    gw setuju banget bro ! soalnya setelah 12 tahun di dunia radio, gw juga memakai prinsip2 di atas……salam !


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


B r o a d c a s t o l o g y

JANGAN ASAL COPY - PASTE



Berbagai karya di blog, boleh-boleh saja dikutip atau dimanfaatkan untuk berbagai keperluan lainnya. Biasakan untuk meminta ijin kepada pemiliknya, atau paling tidak menyebutkan sumbernya: RadioClinic dot com. Terimakasih.

The copyright of the articles in this blog is owned by Alex Santosa. Permission to republish in print or online must be granted by the author in writing.

Creative Commons License
Hak cipta blog ini dilindungi oleh Creative Commons Attribution-Noncommercial-No Derivative Works 3.0 United States License.

B e z o e k e r s


tracker

S t a t

  • 565,244 hits

R a d i o p i n i

A r c h i v e s


%d blogger menyukai ini: