“On the Gridiron, we do it my way, not your way.” – Sean Potter
*) gridiron = teralis besi, kisi-kisi
Orang radio, baik penyiar maupun jurnalis, kadang sering digambarkan sebagai seniman yang bekerja mengandalkan mood. Ada yang bilang mereka suka bandel dengan caranya sendiri, sehingga bagi yang tidak bisa memahami akan menjadi masalah tersendiri.
Dari pengalaman, seringkali saya menjumpai tidak sedikit program director, news editor, manager siaran atau bahkan seorang station manager kehabisan akal dalam menghadapi crew dan staff yang bandel. Jika si bandel tidak berprestasi, biasanya kita mengambil cara mudah yaitu mencoret namanya dari keanggotaan team kerja, dan melemparkan permasalahan kepada bagian HRD yang kita vonis tidak beres dalam proses recruitment.
Kota besar, dengan segala macam kelebihan dan kekurangannya seperti masyarakatnya yang lebih aktif, lebih dinamis, dilengkapi dengan berbagai kegiatan bisnis yang lebih sibuk, telah membentuk pasar dengan persaingan yang ketat, demikian juga di industri radio, yang harus lebih berpikir lebih keras agar bisa tetap eksis.
Satu lagi radio di Jakarta memposisikan dirinya sebagai radio yang menyiarkan musik lebih banyak dibandingkan dengan MJ (mp3 jockey) talk. Jika pada akhir tahun 2007 Radio One berubah menjadi Gen 98.7 FM dengan komposisi siaran musik hingga 70% – 80%, pada bulan Juni 2008 giliran Ramako ganti rupa menjadi Lite FM.
Hari ini saya mengikuti sebuah seminar yang disampaikan oleh
Untuk yang pertama kalinya saya akan mengunjungi kota di timur pulau Jawa, Banyuwangi, menengok salah satu radio yang baru saja bergabung sebagai partner kami. Banyuwangi menjadi kota kedua yang baru pertama kali saya kunjungi dalam kurun waktu setahun ini. Sebelumnya saya sempat mengunjungi Palu – Sulawesi Tengah sekitar pertengahan tahun 2007, tetap untuk urusan pekerjaan – urusan radio.
Dalam menjalankan rutinitas sebagai manager dalam dunia broadcasting, ‘controlling’ dan ‘monitoring’ sudah menjadi kebutuhan primer yang musti dikedepankan. Bukan seorang manager radio jika dalam kesehariannya tidak mengetahui running on air anak buahnya. Jika tidak mengetahui running on air program secara keseluruhan, setidaknya harus paham dan mengerti betul kendala apa saja yang dialami announcer selama on air.
Mutasi, promosi ataupun bekerja di perusahaan baru bisa dialami oleh siapa pun juga. Di minggu-minggu awal kita bekerja dalam situasi yang serba baru, kita langsung dihadapkan dengan pekerjaan yang menumpuk atau bahkan masalah yang menunggu untuk kita bereskan. Kalau keadaan sudah seperti ini, biasanya kita akan kebingungan untuk memulai dari mana. Idealisme dan berbagai rencana yang kita siapkan sebelumnya, sepertinya harus disimpan sampai apa yang kita hadapi di depan mata bisa diselesaikan terlebih dahulu.














Recent Comments