Pengait kata (tags) tulisan ‘ radio



06
Jan
11

Memenangkan Pendengar

Survey pendengar, hal yang tidak asing bagi orang radio. Melalui survey pendengar kita bisa mengetahui apa yang disuka dan diinginkan oleh pendengar hingga mengetahui kondisi persaingan antara radio kita dan kompetitor. Hasil survey membantu kita untuk mengatur langkah selanjutnya agar dapat memenangkan pasar pendengar.

Semakin ketatnya persaingan antar radio dan kebutuhan radio untuk mengetahui hasil survey yang lebih detail, menantang Arbitron – sebuah lembaga survey di Amerika untuk menciptakan sistem survey PPM – Portable Continue reading ‘Memenangkan Pendengar’

04
Jan
11

radio feat. new media part.2

Dalam tulisan sebelumnya, saya mencatat paling tidak ada 3 hal yang harus dilakukan oleh radio konvensional agar tidak tergerus oleh new media. Best content yang mengacu kepada kebiasaan dan kebutuhan pendengar, best talent yang menjadi ujung tombak dari siaran kita, serta memanfaatkan tekhnologi – dalam hal ini new media – yang belakangan melaju semakin pesat.

Dengan memanfaatkan new media, kita Continue reading ‘radio feat. new media part.2′

14
Nov
10

Social Media Don’ts for Radio

Berbagai macam merk dan produk berlomba-lomba melakukan promosi melalui sosial media seperti facebook, twitter dan lain sebagainya.Namun banyak diantara mereka yang hanya sekedar menggunakan sosial media untuk berpromosi, tanpa melihat kebutuhan dan keinginan pengikut atau konsumen mereka.

Pengalaman pribadi yang saya alami, melalui twitter saya mengikuti akun sejumlah produk terkenal yang memang saya gunakan sehari-hari. Mereka sering memperbaharui status mereka dengan informasi promosi dan kuis, tentu saja mereka juga mem-publish komentar-komentar positif dari konsumen yang puas dengan produk mereka. Sayangnya, pada saat saya mengalami masalah dengan produk tersebut, jangankan diberi solusi, keluhan saya ditanggapi dengan ucapan terimakasih pun tidak. Continue reading ‘Social Media Don’ts for Radio’

03
Nov
10

Meneropong Liputan Bencana

Tulisan ini adalah pandangan subyektif saya pribadi saat menonton pemberitaan mengenai bencana di televisi. Performance sejumlah reporter dalam memberikan laporan bencana, khususnya bencana letusan Gunung Merapi, seharusnya bisa lebih dimaksimalkan. Apakah mungkin reporter-reporter yang diturunkan untuk meliput bencana adalah reporter yunior? Ada beberapa hal yang seharusnya segera dievaluasi dan bisa di jadikan contoh bagi jurnalis radio agar hal yang sama tidak terulang.

1. Tidak runtut dalam menyampaikan laporan
Laporan yang dituturkan tidak rapi atau kadang penuturan berulang-ulang menyampaikan sesuatu yang sudah disampaikan dalam 2 – 3 kalimat sebelumnya. Penuturan semakin berantakan saat reporter harus menyampaikan laporan disaat yang bersangkutan mengalami kepanikan. Hal ini seharusnya bisa dihindari jika reporter mau meluangkan waktu beberapa saat sebelum waktu siaran langsung yang sudah disepakati bersama untuk Continue reading ‘Meneropong Liputan Bencana’

30
Okt
10

Radio feat. New Media part.1

Berbagai data yang tersebar di internet menunjukkan bahwa belakangan ini, pengguna internet di Indonesia mengalami peningkatan yang signifikan. Dari hasil riset yang dilakukan oleh Nielsen pada akhir tahun 2009, jumlah pengguna internet non mobile di Indonesia mengalami peningkatan hingga 2 kali lipat menjadi sekitar 17% dari jumlah penduduk Indonesia. Diperkirakan pada tahun 2010 ini pengguna internet pun bisa melonjak hingga 40 – 50 juta orang lebih. Jika ditambah dengan jumlah pengguna data melalui telpon selular, tentunya angka itu akan menjadi semakin besar, karena sampai saat ini saja tercatat 150 juta orang menggunakan telpon selular.

Data lain mengenai penggunaan internet di Indonesia bisa dilihat pada laporan dari Mobile Web Association atau di laporan Yahoo! South East Asia

Tingginya jumlah pengguna internet telah mempengaruhi kebiasaan pendengar radio. Tidak bisa dipungkiri bahwa saat ini mereka lebih sering membuka internet dan lebih banyak menghabiskan waktunya untuk Continue reading ‘Radio feat. New Media part.1′

27
Okt
10

Digital Convergence

Tahun ini, Voice of America – VOA kembali menyelenggarakan Affiliates Conference, sebuah konferensi bagi radio, televisi dan online yang menjadi mitra dalam menyiarkan acara-acara VOA.

Konferensi yang kali ini diselenggarakan di Bandung, mengangkat topik yang belakangan menjadi trend di kalangan media seluruh dunia, Digital Convergence 101: The Challenge of New Media.

Undangan dari VOA yang mengajak saya untuk berbagi pengalaman dengan teman-teman media, mengingatkan saya dengan tren yang terjadi beberapa tahun silam saat era internet mulai mewabah di Indonesia. Saat itu tarif berlangganan internet masih mahal, namun pendengar di sejumlah radio Continue reading ‘Digital Convergence’

19
Okt
10

Era Baru Radio Berita

Baru menikmati udara bebas pasca reformasi 98, radio berita saat ini harus berpikir keras untuk menarik pendengar yang hanyut diterjang banjir informasi. Tidak bisa dipungkiri, jumlah radio saat ini bertambah banyak dengan berbagai pilihan format siaran, demikian juga media lain pun banyak bermunculan, mulai tv nasional dan lokal, banyak pilihan tv berlangganan, koran nasional dan lokal, hingga internet mulai dari portal berita sampai blog dan social media yang memungkinkan semua orang dengan mudah mengakses informasi dan menjadi publikator berita serta jurnalis warga.

Beberapa tahun lalu, radio masih menjadi salah satu sumber informasi, terutama di daerah. Pada saat itu, kita menyajikan berita dengan runtut, komplit dilengkapi suara narasumber dan sebagainya. Namun sekarang, apakah radio cukup hanya menyajikan informasi dalam bentuk yang sama seperti beberapa tahun lalu? Jawabnya tidak. Mungkin hal ini belum terjadi, tapi besar kemungkinan akan terjadi. Keunggulan radio menyajikan informasi dengan cepat  yang tak terpungkiri, saat ini telah tersaingi oleh kecepatan berita internet. Kondisi ini memaksa kita untuk tidak bisa berlama-lama bermain di kolam yang sudah keruh dengan menyajikan konten berita dalam kemasan baru.

Continue reading ‘Era Baru Radio Berita’

01
Okt
10

Dream to be number 1

Hampir 1 bulan yang lalu, tepatnya 5 September 2010, dunia balap motor dikejutkan dengan meninggalnya Shoya Tomizawa, pembalap muda Jepang. Kecelakaan maut yang terjadi dalam Grand Prix Moto2 250cc di sirkuit Misano San Marino merenggut nyawa Tomizawa pada usia 19 tahun. Tragis! Karena beberapa waktu sebelumnya, nama Shoya Tomizawa terukir sebagai juara dalam seri pertama Moto2 di sirkuit Losail Qatar.
Apakah kegagalan dan kecelakaan yang dialami oleh Shoya Tomizawa karena dirinya tidak piawai dalam mengendarai motornya? Ataukah motornya yang tidak memadai? Ataukah Tomizawa dan team-nya ada yang tidak mengikuti Standard Operating Procedure yang sudah ditentukan? Atau….sirkuitnya yang salah? Ataukah keadaan yang membuatnya terlempar dari motor kemudian terlindas motor  pembalap dibelakangnya: Alex De Angelis dan Scott Reading?
15
Jul
10

You, Your Community and Me

Saat browsing, saya menemukan sebuah link di website radio Amerika - Voice Of America. Link ini menghantar saya ke sebuah website yang nampaknya masih dalam proses uji coba bernama MyVOA. Melalui website ini VOA berusaha membangun jejaring sosial bagi komunitas pendengarnya di seluruh dunia.
Selain bisa mencari teman dan menemukan berita-berita yang dipublikasikan oleh VOA, baik dalam bentuk text, audio maupun video, anggota komunitas juga bisa mengunggah tulisan di blog, foto dan video mereka. Bagi mereka yang sudah terbiasa dengan Facebook, tentunya sudah tidak asing lagi dengan fasilitas-fasilitas ini.
Tidak berhenti disitu, situs ini juga menyediakan fasilitas forum diskusi, sehingga kita bisa mendiskusikan topik-topik hangat yang sedang terjadi serta mengembangkan kemampuan berbahasa Inggris dalam English Forum Community. Continue reading ‘You, Your Community and Me’
12
Jul
10

No News is a News

Di saat terjadi peristiwa besar yang terjadi seketika dan di luar dugaan, seperti penangkapan teroris atau kecelakaan kereta api beberapa waktu lalu, media radio tidak ketinggalan mengirimkan tim peliputan untuk memberikan laporan mengenai apa yang terjadi di lapangan.
Dalam keadaan genting seperti ini diperlukan kesiapan dari para reporter – khususnya reporter di daerah di mana peristiwa tersebut terjadi. Untuk peristiwa sejenis ini, bagi saya kecepatan dan kesigapan adalah hal yang tidak bisa di tawar. Sangat disayangkan jika saat mendapat order tentang sebuah peristiwa yang perlu segera diliput, koordinator liputan kesulitan mencari reporter untuk berangkat. Continue reading ‘No News is a News’



B r o a d c a s t o l o g y

M y F a c e b o o k

M y T w i t t s

Flickr Photos

Britomart Transport Centre

Ferry Building

Embracing Branches

Autumn Leaves

The Monster

More Photos

Follow radioclinic on Twitter

JANGAN ASAL COPY - PASTE



Berbagai karya di blog, boleh-boleh saja dikutip atau dimanfaatkan untuk berbagai keperluan lainnya. Biasakan untuk meminta ijin kepada pemiliknya, atau paling tidak menyebutkan sumbernya: RadioClinic dot com. Terimakasih.

The copyright of the articles in this blog is owned by Alex Santosa. Permission to republish in print or online must be granted by the author in writing.

Creative Commons License
Hak cipta blog ini dilindungi oleh Creative Commons Attribution-Noncommercial-No Derivative Works 3.0 United States License.

Add to Technorati Favorites

B e z o e k e r s


tracker

S t a t

  • 349,367 hits

R a d i o p i n i

A r c h i v e s

PASFM – Blackberry

Untuk mendengarkan siaran PASFM langsung di Blackberry, silahkan klik link Nobex Radio di bawah ini:
Nobex Radio Companion

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 2.538 pengikut lainnya.