
dilaporkan oleh: Ariyanto - praktisi radio di Solo
Saat berada di bis menuju Solo, saya ditelpon rekan kantor, katanya ada orang mau bunuh diri di daerah Radio JPI. Kata rekan saya itu, informasi tersebut berasal dari Layanan SMS pendengar.
Karena, semua reporter tengah berada di pos masing – masing, saya kemudian datang ke lokasi kejadian yang tak jauh dari Terminal Tironadi. Sesampai di terminal segera saja, saya menuju kawasan Mangkubumen. Dan, benar ratusan orang berkerumun di sekitar stasiun radio. Dari kejauhan tampak seorang lelaki nangkring di pemancar radio. Uhh..Negeri…
Dari seorang karyawan di Radio JPI, lelaki itu diketahui bernama Andri, katanya warga Sumber. Andri datang ke studio di Mangkubumen Kulon, Solo itu sekitar pukul 08.00 dengan mengendarai sepeda onthel. Dia langsung memanjat tower pamancar setinggi 60-an meter. Bagi saya yang nonton dari bawah tower sungguh miris. Ini karena Andri duduk-duduk di bagian bordes setinggi 50 meter dari permukaan tanah. Kabarnya, Andri mengalami depresi karena ibunya sakit, sedangkan dia saat ini menganggur.
Akibat ulah Andri, siaran RADIO JPI terhenti. Tidak hanya itu, radio lain seperti PAS FM dan SAS FM juga tidak dapat siaran, karena radio – radio itu dilink di tower Radio JPI.
catatan admin: Andri tidak bisa diselamatkan meskipun 10 anggota tim SAR berusaha merayunya. Bahkan ibunya pun sudah didatangkan namun tidak bisa menolong banyak. 3 Desember 2008 pukul 00.00 Ardi melompat dari atas tower setelah lebih dari 16 jam bertahan.
Berita terkait: lelaki depresi ; andri masih bertahan
sumber foto: detiknews
ditulis oleh :
Dikisahkan, di sebuah pesta perpisahan sederhana pengunduran diri seorang direktur. Diadakan sebuah sesi acara penyampaian pesan, kesan, dan kritikan dari anak buah kepada mantan atasannya yang segera memasuki masa pensiun dari perusahaan tersebut.
Senin 6 Oktober 2008, POPFM Bandung berubah wujud menjadi
Seminar di radio? Ya! Seminar di radio sudah seringkali dilakukan oleh Radio
Awal bulan Juni 2008, tepatnya 3 Juni 2008, saya mendapat kabar mengejutkan dari rekan Aji - lulusan
Perparkiran di Jakarta selama ini menimbulkan problem tersendiri. Aturan pemda DKI Jakarta melakukan penilangan dan penggembokan mobil yang parkir sembarangan nampaknya dinilai belum bisa menyelesaikan masalah. Dengarkan komentar Bintoro Tjitrowirjo, Farhan, Hamdan Zulva dan Anwar Fuady 




Recent Comments