Pengait kata (tags) tulisan ‘ acara

23
Okt

Membuat off air di rimba belantara

R - Santri Gaul - Fazan Kegiatan non siaran (off air) tidak bisa lepas dari dunia radio. Tidak hanya radio yang bisa memanfaatkan kegiatan ini untuk berpromosi, kita juga bisa mengajak sponsor untuk ikut berpartisipasi mempromosikan produknya dalam event off air.

Jika kebetulan kita menangani sebuah radio di daerah yang baru, sebelum merencanakan sebuah kegiatan, yang perlu kita lakukan pertama adalah melakukan survey terhadap pendengar kita. Melalui survey tersebut, diharapkan kita bisa mendapatkan gambaran kegemaran masyarakat setempat. Apakah mereka menyukai kegiatan hiburan, pendidikan, games, atau apa. Penelitian bisa dilakukan lebih mendalam dan lebih terinci, agar kita mendapatkan gambaran yang lebih sempurna, misalnya dengan mengajukan pertanyaan mengenai lokasi kegiatan yang disuka, pengisi acara yang seperti apa, tema kegiatan yang seperti apa dan lain sebagainya.

Lanjutkan membaca ‘Membuat off air di rimba belantara’

04
Sep

Radio AM, kemana kau pergi?

Beberapa waktu yang lalu satu radio siaran internasional, Radio Singapura International (RSI), terpaksa menghentikan siaran dengan alasan penggunaan gelombang pendek / short wave (SW) dinilai sudah tidak effektif lagi.

RSI bukanlah radio gelombang SW pertama yang turun dari udara. Mengutip tulisan di suarane.org, sebelumnya tercatat Swiss International Radio, Slovak Radio, Finnish Public Broadcasting di Finlandia, serta Deutsche Welle yang menutup siaran Bahasa Jermannya untuk Amerika dan Kanada. Bahkan BBC pun sudah perlahan mematikan beberapa siaran internasionalnya, seperti Siaran Bahasa Melayu, disusul transmisi mereka ke Amerika Utara dan kabarnya perlahan akan mematikan pemancar untuk wilayah Eropa.

Tidak hanya gelombang SW. Tanpa disadari perkembangan tekhnologi juga mulai “menggerus” keberadaan radio AM di Indonesia. Di tahun 80 an hingga awal 90 an, masih Lanjutkan membaca ‘Radio AM, kemana kau pergi?’

29
Agt

Panen di bulan Ramadhan

jpeg

Ramadhan

Minggu terakhir bulan Agustus 2008, waktu terasa banyak tersita untuk mempersiapkan kegiatan dan acara radio selama bulan puasa, sehingga aktivitas menulis untuk blog ini pun jadi banyak berlobang.

Sama seperti tahun-tahun yang lalu, bulan Ramadhan selalu menjadi bulan penuh berkah, tidak hanya bagi umat Muslim tapi juga bagi industri periklanan termasuk media.

Lanjutkan membaca ‘Panen di bulan Ramadhan’

21
Agt

Radio dan Internet

Data dari Asosiasi Pengusaha Jasa Internet Indonesia (APJII), menunjukkan bahwa hingga pertengahan tahun 2008 di Indonesia tercatat sekitar 25 juta pengguna internet. Angka ini ditargetkan meningkat hingga 50 juta pengguna pada akhir tahun 2008.

Semakin meningkatnya pengguna internet di Indonesia perlu menjadi perhatian kita yang bergerak di dunia radio, agar tidak tergerus perkembangan tekhnologi. Membangun website interaktif dan radio online, bisa menjadi salah satu cara untuk tetap mengikat pendengar kita yang semakin banyak menghabiskan waktunya untuk ber-internet.

Banyak radio yang sudah memiliki website, namun apakah fungsi dari website radio hanya sebagai media promosi? Idealnya apa isi website tersebut agar bisa lebih mendatangkan manfaat?

Lanjutkan membaca ‘Radio dan Internet’

06
Agt

Merdeka? Sebuah Refleksi…

63 tahun merdeka, disana sini masih banyak yang harus dibenahi, terutama manusianya. Sebagai media, radio juga harus bisa menjadi sarana kontrol sosial. Salut untuk rekan-rekan radio yang sudah meneriakkan suara rakyat yang sudah jenuh dengan ketidak-beresan. Tidak hanya pesannya, lagunya juga so catchy!

Semoga semakin banyak radio yang ikut berkreasi sehingga kemerdekaan di negeri kita tercinta ini semakin bermakna bagi rakyat. Tapi…apakah selama ini kita sudah benar-benar merdeka? Semoga mereka yang suka pungli, korupsi, menang sendiri berkenan meluangkan waktu untuk mendengarkan rekaman refleksi ini. Lanjutkan membaca ‘Merdeka? Sebuah Refleksi…’

05
Agt

“Jangan kemana - mana…”: Saya mau mandi masak ga boleh…

Ditulis oleh: Ary Bangli

Suatu pagi, Ibu tetap di depan televisi – nongkrongin acara kesayangannya. Ia tetap terpekur menunggu iklan, setelah Si Pembawa Acara mengatakan, “ Jangan kemana – mana. Kami akan segera kembali, setelah yang satu ini……” [yang dimaksud ‘yang satu ini’ adalah iklan] Aku pun segera mengingatkannya, agar ia segera belanja karena hari terburu siang.

Pagi itu, aku memang sedikit santai. Pekan ini, aku masuk shift siang. Bosan melihat acara televisi yang penuh gosip, aku beralih mendengarkan radio. Ada talk show mingguan yang sayang kalau dilewatkan. Acara diskusi di radio itu memang menarik. Selain topiknya hangat, pembicara yang hadir pun keren – keren. Menjelang jeda, Si Moderator berucap, “ Jangan kemana – mana. Kami akan segera kembali, setelah yang satu ini……” . Lho, kok sama dengan pembawa acara di televisi. Lanjutkan membaca ‘“Jangan kemana - mana…”: Saya mau mandi masak ga boleh…’

01
Agt

Toejoeh Belasan

Bulan Agustus telah datang. 1 event tahunan yang selalu dirayakan adalah peringatan kemerdekaan negara kita Indonesia. Radio, jangan ketinggalan bikin kreatif acara. On air bisa dimeriahkan dengan berbagai kuis, wawancara, drama pendek, iklan layanan masyarakat dan lain sebagainya. Momen ini juga bisa kita manfaatkan untuk promosi radio kita, dengan menggaet sponsor kita bisa melakukan berbagai kegiatan off air. Semoga keceriaan rakyat Indonesia bisa kembali utuh dan dirasakan setiap saat, tidak hanya di bulan Agustus saja. Hidup sudah susah, jangan semakin dibikin susah!

Radio Merdeka 1

Radio Merdeka 2

26
Jul

Pilih mana? Pendengar atau Pengiklan

Banyak kesulitan yang dihadapi rekan-rekan pengelola radio dalam menggaet pengiklan. Selain susah mendapatkan pengiklan, radio juga dibenturkan pada posisi tawar yang lemah. Sehingga sering kali radio tidak bisa berbuat apa-apa jika pengiklan meminta fasilitas macam-macam dan menawar harga semurah mungkin.

Mengapa sebuah radio posisi tawarnya lemah dan tidak bisa menjadi pengendali penawaran harga?

Yang kita harus pikirkan adalah, siapa sebenarnya konsumen radio? Pengiklan atau pendengar? Jika kita telaah, yang menjadi konsumen sesungguhnya dari sebuah radio adalah pendengar kita. Sedangkan pengiklan akan secara otomatis menitipkan pesan promosinya jika radio kita memang memiliki banyak pendengar.

Dengan data jumlah pendengar yang kita miliki, pengiklan akan bisa menghitung efisiensi dan efektifitas menggunakan radio kita sebagai sarana promosi. Selain acara yang bagus dan jumlah pendengar yang banyak, ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan agar proses selling menjadi lebih mulus.

Lanjutkan membaca ‘Pilih mana? Pendengar atau Pengiklan’

23
Mei

Profesional yang tidak profesional

Cetak Untuk Koran

Kamis 22 Mei 2008, PASFM Radio Bisnis Jakarta menyelenggarakan bincang-bincang seputar saham di Hotel Sahid Jakarta, dengan topik “Peta Ekonomi dan Investasi Indonesia. Talkshow yang dimulai jam 7 malam ini dihadiri oleh sekitar 100 orang pelaku bisnis dan pemain saham.

Narasumber yang diundang untuk berbicara pun tidak main-main, yaitu Erry Firmansyah direktur utama BEI (Bursa Efek Indonesia) dan Jos Parengkuan, presiden direktur Syailendra Capital.

Menjelang jam 7 malam teman-teman di lapangan mulai panik, karena ternyata orang nomor satu di lantai bursa Indonesia, Erry Firmansyah belum Lanjutkan membaca ‘Profesional yang tidak profesional’

02
Mei

Merancang program radio (komunitas)

Baru-baru ini saya mendapat email dari Nurul, seorang pembaca blog ini yang juga mahasiswa jurusan tekhnologi pendidikan dan sekarang aktif membina sebuah radio komunitas di sebuah SMP di Sidoarjo. Kasus yang dihadapi Nurul dalam mengelola radio komunitas sangat kompleks, mulai dari SDM yang tidak ada keterikatan kerja hingga bagaimana menciptakan program yang menarik.

Agar bisa lebih mendatangkan manfaat bagi banyak orang, saya sudah mendapatkan ijin dari Nurul untuk membuat posting mengenai kasus ini. Diharapkan bisa bermanfaat dan mendatangkan lebih banyak masukan dari pembaca yang lain. Berikut ini, adalah cuplikan email yang Nurul kirimkan:

Lanjutkan membaca ‘Merancang program radio (komunitas)’




M y F a c e b o o k


Alex Santosa's Facebook profile

R a d i o p i n i

A r c h i v e s

B r o a d c a s t o l o g y

JANGAN ASAL COPY - PASTE



Berbagai karya di blog, boleh-boleh saja dikutip atau dimanfaatkan untuk berbagai keperluan lainnya. Biasakan untuk meminta ijin kepada pemiliknya, atau paling tidak menyebutkan sumbernya: RadioClinic dot com. Terimakasih.

Creative Commons License
Hak cipta blog ini dilindungi oleh Creative Commons Attribution-Noncommercial-No Derivative Works 3.0 United States License.

Add to Technorati Favorites

Join Radioku Community at MyBloglog!

B e z o e k e r s


tracker

S t a t

  • 121,161 hits

T r a c k e r




Did You Know?

Visit Yogyakarta / Jogja