Beberapa waktu yang lalu saya dikejutkan oleh naskah promosi sebuah produk kamera foto kenamaan yang berencana melakukan promosi di radio kami:
BAGI FOTOGRAFER / BAIK PROFESIONAL ATAUPUN YANG SEKEDAR HOBI FOTOGRAFI / MEMILIH MERK KAMERA TAK UBAHNYA SEPERTI MEMILIH AGAMA //
KALAU SUDAH LAMA MENGGUNAKAN MERK TERTENTU / SUSAH UNTUK BERPINDAH //.. cutted ..
Tentunya saya tidak bisa memberikan approval atas produksi dan penyiaran iklan tersebut. Apakah anda bisa menemukan kesalahan yang bisa berakibat fatal dari naskah iklan di atas? Wah..untung belum terlanjur disiarkan!
Beberapa waktu lalu seorang rekan mengajak berdiskusi soal keluhan-keluhan yang dijumpainya saat menghadapi pertanyaan klien. Mungkin saja kasus yang sama pernah juga dialami oleh tenaga penjualan kita. Salah satu masalah yang dihadapi adalah, klien enggan beriklan di radio karena radio dianggap tidak bisa memvisualkan bentuk produknya dan lebih memilih beriklan melalui koran, menyebarkan leaflet atau bahkan melalui televisi. Dalam keadaan seperti ini, yang perlu dijelaskan ke klien, diantaranya adalah:
Mutasi, promosi ataupun bekerja di perusahaan baru bisa dialami oleh siapa pun juga. Di minggu-minggu awal kita bekerja dalam situasi yang serba baru, kita langsung dihadapkan dengan pekerjaan yang menumpuk atau bahkan masalah yang menunggu untuk kita bereskan. Kalau keadaan sudah seperti ini, biasanya kita akan kebingungan untuk memulai dari mana. Idealisme dan berbagai rencana yang kita siapkan sebelumnya, sepertinya harus disimpan sampai apa yang kita hadapi di depan mata bisa diselesaikan terlebih dahulu.
Baca-baca email, saya temukan tulisan menarik untuk di share…Semoga bisa bermanfaat untuk teman-teman khususnya yang ada dibidang penjualan.
Idealisme dan cita-cita kadang terlalu indah untuk dibayangkan jika pada proses pencapaiannya tidak melihat kenyataan. Terlalu lama melihat langit di atas membuat kita melupakan tanah tempat kita berpijak. Terlalu lama membaca teori di buku membuat kita bingung mengawali kerja nyata.
Sudah lama kategori sales di blog ini terbengkalai. Kali ini saya mencoba menulis sesuatu untuk rekan-rekan sales lagi. Semoga bermanfaat.
Seringkali sales person mengeluhkan susahnya menarik klien untuk memasang iklan di radio.
Melewati krisis 1998, perkembangan jumlah radio di Indonesia sungguh menakjubkan. Awal ’90an tercatat 451 radio yang menjadi anggota
Metode promosi tradisional yang masih banyak dilakukan orang adalah Word of Mouth Selling. Diharapkan, konsumen yang puas terhadap sebuah produk dan layanan, akan bercerita ke orang-orang yang dekat dengannya.









Recent Comments