Arsip untuk Kategori 'sales'

01
Des

2009 kemarau bagi industri media

Berita di bawah ini harus menjadi tantangan bagi kita praktisi media untuk putar otak adu kreativitas baik dalam menciptakan program siaran yang menarik, paket penjualan yang menarik pemasang iklan dan bersama-sama mengencangkan ikat pinggang agar kemarau tidak memakan korban.

Belanja Iklan Anjlok Ancam Industri Media Massa

Dampak krisis keuangan bukan hanya menghantam sektor manufaktur, perbankan, properti dan sebagainya namun juga berpotensi menghantam sektor media massa. Belanja iklan pada tahun 2009 diprediksi akan melorot tajam seiring efisiensi perusahaan pemasang iklan.
Demikian disampaikan oleh Presiden Asosiasi Periklanan Dunia atau International Advertising Association (IAA) Indra Abidin saat dihubungi detikFinance, Senin (1/12/2008).
“Belanja iklan di tahun depan agak sulit, akhir-akhir ini saja cukup memprihatinkan, saya melihat tidak akan ada peningkatan. Perusahaan yang tidak hati-hati bisa mengambil keputusan demikian (PHK),” ungkapnya.

Lanjutkan membaca ‘2009 kemarau bagi industri media’

29
Nov

2009, optimis / pesimis?

Marketing Research Indonesia - MRI baru-baru ini telah melakukan sebuah penelitian, untuk mengetahui sejauh mana kekhawatiran masyarakat (Jakarta) terhadap terjadinya tsunami ekonomi.

Dari hasil riset tersebut diketahui, bahwa masalah-masalah yang menjadi perhatian masyarakat adalah pengangguran (31%), peningkatan harga (24%) dan masalah keamanan (20%). Mayoritas (85%) masyarakat yakin bahwa krisis ekonomi global ini akan membawa dampak negatif terhadap Indonesia. Mereka (61%) juga menunjukkan ketidak puasan terhadap tindakan pemerintah dalam berupaya mengatasi dampak dari imbas krisis terhadap Indonesia. Meskipun berharap terjadi perbaikan berbagai aspek ekonomi, masyarakat menyadari bahwa pada tahun 2009 iklim bisnis masih tidak menentu dan tidak bisa diharapkan.

Lanjutkan membaca ‘2009, optimis / pesimis?’

23
Okt

Membuat off air di rimba belantara

R - Santri Gaul - Fazan Kegiatan non siaran (off air) tidak bisa lepas dari dunia radio. Tidak hanya radio yang bisa memanfaatkan kegiatan ini untuk berpromosi, kita juga bisa mengajak sponsor untuk ikut berpartisipasi mempromosikan produknya dalam event off air.

Jika kebetulan kita menangani sebuah radio di daerah yang baru, sebelum merencanakan sebuah kegiatan, yang perlu kita lakukan pertama adalah melakukan survey terhadap pendengar kita. Melalui survey tersebut, diharapkan kita bisa mendapatkan gambaran kegemaran masyarakat setempat. Apakah mereka menyukai kegiatan hiburan, pendidikan, games, atau apa. Penelitian bisa dilakukan lebih mendalam dan lebih terinci, agar kita mendapatkan gambaran yang lebih sempurna, misalnya dengan mengajukan pertanyaan mengenai lokasi kegiatan yang disuka, pengisi acara yang seperti apa, tema kegiatan yang seperti apa dan lain sebagainya.

Lanjutkan membaca ‘Membuat off air di rimba belantara’

18
Sep

membuat iklan di radio

Sampai hari ini, biaya memasang iklan di radio masih yang paling murah dibandingkan dengan beriklan di televisi dan media cetak. Dengan budget yang tidak jauh berbeda, biaya untuk memasang satu spot iklan di televisi atau memasang satu iklan display di media cetak bisa digunakan untuk memasang berkali-kali penyiaran di radio.

Selain biaya yang lebih rendah, di Indonesia, terutama di daerah, radio masih bisa menjangkau lebih banyak telinga jika dibandingkan dengan televisi dan media cetak.

Kelemahannya, iklan radio tidak bisa memunculkan visualisasi dari produk yang diiklankan secara langsung. Yang bisa dilakukan adalah membangun visualisasi produk dalam theater of mind pendengar melalui penyampaian data yang deskriptif.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar iklan yang kita produksi bisa lebih efektif dalam membantu klien memperkenalkan produknya ke pendengar.

Lanjutkan membaca ‘membuat iklan di radio’

11
Sep

Share for Others

Akhirnya terlaksana juga niatan untuk berbagi. Dari sejumlah rencana berbagi pada sesama di sejumlah kota, di awal bulan puasa ini teman-teman di radio PASFM Surabaya beberapa waktu lalu melakukan pembagian sekitar 300 pax tajil di Plaza BRI Surabaya. Pembagian ditujukan kepada karyawan kantor yang pulang kerja, sehingga mereka bisa berbuka puasa sebelum sampai di rumah.

Kegiatan ini didukung oleh beberapa pengusaha Surabaya seperti Ria Restoran, Big Bakery, Merlyn Bakery, Jamu Iboe, AMDK Cheers, dan Kurma Lawang Agung.

Pembagian tajil tidak hanya dilakukan di perkantoran, rekan-rekan dari radio Yasika FM & Best FM Jogjakarta, PASFM & SASFM Solo, POPFM Bandung dan sejumlah radio yang lain juga ikut membagikan tajil di sejumlah mal dan nasi bungkus bagi saudara-saudara kita yang tidak mampu di jalanan agar mereka bisa ikut berbuka puasa.

Lanjutkan membaca ‘Share for Others’

29
Agt

Panen di bulan Ramadhan

jpeg

Ramadhan

Minggu terakhir bulan Agustus 2008, waktu terasa banyak tersita untuk mempersiapkan kegiatan dan acara radio selama bulan puasa, sehingga aktivitas menulis untuk blog ini pun jadi banyak berlobang.

Sama seperti tahun-tahun yang lalu, bulan Ramadhan selalu menjadi bulan penuh berkah, tidak hanya bagi umat Muslim tapi juga bagi industri periklanan termasuk media.

Lanjutkan membaca ‘Panen di bulan Ramadhan’

26
Jul

Pilih mana? Pendengar atau Pengiklan

Banyak kesulitan yang dihadapi rekan-rekan pengelola radio dalam menggaet pengiklan. Selain susah mendapatkan pengiklan, radio juga dibenturkan pada posisi tawar yang lemah. Sehingga sering kali radio tidak bisa berbuat apa-apa jika pengiklan meminta fasilitas macam-macam dan menawar harga semurah mungkin.

Mengapa sebuah radio posisi tawarnya lemah dan tidak bisa menjadi pengendali penawaran harga?

Yang kita harus pikirkan adalah, siapa sebenarnya konsumen radio? Pengiklan atau pendengar? Jika kita telaah, yang menjadi konsumen sesungguhnya dari sebuah radio adalah pendengar kita. Sedangkan pengiklan akan secara otomatis menitipkan pesan promosinya jika radio kita memang memiliki banyak pendengar.

Dengan data jumlah pendengar yang kita miliki, pengiklan akan bisa menghitung efisiensi dan efektifitas menggunakan radio kita sebagai sarana promosi. Selain acara yang bagus dan jumlah pendengar yang banyak, ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan agar proses selling menjadi lebih mulus.

Lanjutkan membaca ‘Pilih mana? Pendengar atau Pengiklan’

16
Jul

Pentingnya Client Briefing

Beberapa waktu yang lalu saya dikejutkan oleh naskah promosi sebuah produk kamera foto kenamaan yang berencana melakukan promosi di radio kami:

 

 

 

BAGI FOTOGRAFER / BAIK PROFESIONAL ATAUPUN  YANG SEKEDAR HOBI FOTOGRAFI / MEMILIH MERK KAMERA TAK UBAHNYA SEPERTI MEMILIH AGAMA //
KALAU SUDAH LAMA MENGGUNAKAN MERK TERTENTU / SUSAH UNTUK BERPINDAH //.. cutted ..

Tentunya saya tidak bisa memberikan approval atas produksi dan penyiaran iklan tersebut. Apakah anda bisa menemukan kesalahan yang bisa berakibat fatal dari naskah iklan di atas? Wah..untung belum terlanjur disiarkan!

Lanjutkan membaca ‘Pentingnya Client Briefing’

26
Jun

Apa yang kita dapat?

Pada umumnya, kemajuan sebuah radio akan diiringi dengan pertambahan jumlah pendengar dan pemasang iklan. Selain kedua hal tersebut, seiring dengan semakin populernya sebuah radio akan semakin banyak pula proposal penawaran kerjasama penyiaran acara yang masuk ke kantor kita. Tanpa bermaksud untuk bersikap antipati terhadap penawaran kerjasama, tulisan ini hanya ingin mengajak  agar kita lebih selektif dalam memilah penawaran kerjasama yang kita terima.

Lanjutkan membaca ‘Apa yang kita dapat?’

25
Apr

Sang Penghasut

Beberapa waktu lalu seorang rekan mengajak berdiskusi soal keluhan-keluhan yang dijumpainya saat menghadapi pertanyaan klien. Mungkin saja kasus yang sama pernah juga dialami oleh tenaga penjualan kita. Salah satu masalah yang dihadapi adalah, klien enggan beriklan di radio karena radio dianggap tidak bisa memvisualkan bentuk produknya dan lebih memilih beriklan melalui koran, menyebarkan leaflet atau bahkan melalui televisi. Dalam keadaan seperti ini, yang perlu dijelaskan ke klien, diantaranya adalah:

Lanjutkan membaca ‘Sang Penghasut’




M y F a c e b o o k


Alex Santosa's Facebook profile

R a d i o p i n i

A r c h i v e s

B r o a d c a s t o l o g y

JANGAN ASAL COPY - PASTE



Berbagai karya di blog, boleh-boleh saja dikutip atau dimanfaatkan untuk berbagai keperluan lainnya. Biasakan untuk meminta ijin kepada pemiliknya, atau paling tidak menyebutkan sumbernya: RadioClinic dot com. Terimakasih.

Creative Commons License
Hak cipta blog ini dilindungi oleh Creative Commons Attribution-Noncommercial-No Derivative Works 3.0 United States License.

Add to Technorati Favorites

Join Radioku Community at MyBloglog!

B e z o e k e r s


tracker

S t a t

  • 121,161 hits

T r a c k e r




Did You Know?

Visit Yogyakarta / Jogja