24
Okt
10

Keberpihakan Media

Sebagian orang menilai, sejumlah media di Indonesia saat ini sudah tidak netral lagi. Tentu saja hal ini berkaitan dengan situasi politik yang ada di Indonesia. Padahal semestinya, media bisa berdiri diluar lingkaran politik itu agar netralitasnya tetap bisa terjaga. Menurut sejumlah pengamat, hal ini diakibatkan oleh faktor kepemilikan dari sejumlah media besar di Indonesia.

Melihat kondisi ini, seperti yang ditulis oleh detik.com, aktivis Lembaga Konsumen Media – Srikir Syah - pernah meminta masyarakat untuk lebih cerdas dalam melihat keberpihakan media massa. Masalah ini juga dikeluhkan oleh kolumnis politik Wimar Witoelar. Menurutnya saat ini media yang independen tidak memiliki cukup kekuatan untuk menetralisir berita-berita yang tidak berimbang.

Berikut ini cupilkan komentar Wimar Witular.:

Semestinya, media ada disisi yang netral dan kalaupun berpihak, berpihaklah pada kebenaran karena masyarakat membutuhkan media yang bebas dari campur tangan siapapun. Keberpihakan media, secara tidak langsung bisa membawa media kembali ke masa lalu, dimana kemerdekaan pers masih menjadi barang langka. Dan media hanya menjadi corong bagi pihak-pihak tertentu yang memiliki kekuatan untuk mengatur. Jika kondisi tidak berubah, bukanlah tidak mungkin publik akan mencari media alternatif atau malah lebih percaya pada jurnalisme warga yang selama ini bergulir tanpa beban serta trend media sosial yang relatif susah dikontrol.

Dalam tulisannya di twitter, seorang blogger dan jurnalis senior Ndoro Kakung mengatakan:”kebebasan pers hanya mungkin ditegakkan dengan sejumlah prasyarat: iklim persaingan usaha yang sehat, transparansi kepemilikan dll”

Keberpihakan media, bukanlah hal yang mudah disembuhkan, dan resikonya adalah, masyarakat akan memilih media mana yang akan mereka percaya. Bersyukurlah media independen, karena jika independensi dapat kita pertahankan, kepercayaan masyarakat akan kita genggam.

About these ads

0 Responses to “Keberpihakan Media”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


about.me

Alex Santosa

Alex Santosa

just a simple dreamer, learner, thinker, doer

radio person | journalist | blogger | photographer | traveler | new media enthusiast

B r o a d c a s t o l o g y

JANGAN ASAL COPY - PASTE



Berbagai karya di blog, boleh-boleh saja dikutip atau dimanfaatkan untuk berbagai keperluan lainnya. Biasakan untuk meminta ijin kepada pemiliknya, atau paling tidak menyebutkan sumbernya: RadioClinic dot com. Terimakasih.

The copyright of the articles in this blog is owned by Alex Santosa. Permission to republish in print or online must be granted by the author in writing.

Creative Commons License
Hak cipta blog ini dilindungi oleh Creative Commons Attribution-Noncommercial-No Derivative Works 3.0 United States License.

B e z o e k e r s


tracker

S t a t

  • 446,224 hits

R a d i o p i n i

A r c h i v e s


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 2.589 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: