<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>
<channel>
	<title>Komentar di: The Others</title>
	<atom:link href="http://radioclinic.com/2008/08/14/the-others/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://radioclinic.com/2008/08/14/the-others/</link>
	<description>Blog untuk berbagi pengalaman dan informasi tentang dunia radio, serta berbagi ilmu dalam mengelola radio siaran, mulai dari program, jurnalistik radio, penjualan hingga sdm.</description>
	<pubDate>Fri, 09 Jan 2009 13:11:58 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=MU</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: agung Muktinugroho</title>
		<link>http://radioclinic.com/2008/08/14/the-others/#comment-665</link>
		<dc:creator>agung Muktinugroho</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Oct 2008 14:17:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://radioku.wordpress.com/?p=646#comment-665</guid>
		<description>Yup harus berubah sebelum terlambat ketika menemukan kesalahan. Kalo enggak kita kaya Grace merasa dihantui padahal....ya nonton sendiri.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Yup harus berubah sebelum terlambat ketika menemukan kesalahan. Kalo enggak kita kaya Grace merasa dihantui padahal&#8230;.ya nonton sendiri.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: yoghi</title>
		<link>http://radioclinic.com/2008/08/14/the-others/#comment-537</link>
		<dc:creator>yoghi</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Aug 2008 22:51:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://radioku.wordpress.com/?p=646#comment-537</guid>
		<description>Memang kita seringkali melakukan tindakan yang menurut kita itu positif dan demi kebenaran, namun ternyata kita sadar kalau kekeliruan itu terjadi justru karena kealpaan kita sendiri. Kita hanya butuh kecepatan untuk mengantisipasi semua ini...atau yang lebih hebat...mengcover dari semua kealpaan itu sehingga kita tidak perlu melakukan sesuatu yang sesungguhnya tidak perlu kita lakukan...kalau makan pedas membuat kita mules janganlah berhenti baru setelah kita diare, karena kita toh bisa menghindari makanan bercabe tersebut. Mudah tapi perlu tekad yang bagus untuk memulainya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Memang kita seringkali melakukan tindakan yang menurut kita itu positif dan demi kebenaran, namun ternyata kita sadar kalau kekeliruan itu terjadi justru karena kealpaan kita sendiri. Kita hanya butuh kecepatan untuk mengantisipasi semua ini&#8230;atau yang lebih hebat&#8230;mengcover dari semua kealpaan itu sehingga kita tidak perlu melakukan sesuatu yang sesungguhnya tidak perlu kita lakukan&#8230;kalau makan pedas membuat kita mules janganlah berhenti baru setelah kita diare, karena kita toh bisa menghindari makanan bercabe tersebut. Mudah tapi perlu tekad yang bagus untuk memulainya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
