02
Jul
08

Indahnya komik jadul

Melihat situasi Indonesia saat ini dimana kemiskinan makin meningkat, rakyat Indonesia makin menderita, bbm naik, listrik mati bergilir, demo dimana-mana, hingga sekelompok warga sipil yang lebih mengedepankan kekerasan jika bertemu dengan mereka yang berbeda pendapat, membawa pikiran saya terbang ke era 70an saat melewati masa kecil dan terhenti pada kenangan tentang Si Ipul.

Ipul adalah salah satu karakter yang dihidupkan melalui cerita yang rutin muncul di majalah BIMBA – sisipan majalah Femina. Dalam ceritanya, tokoh Ipul digambarkan sebagai seorang anak laki-laki, yang mungkin berusia sekitar 10 tahunan. Dia tinggal di sebuah desa yang damai dan puas bermain dengan alam. Pematang sawah dan sungai tidak pernah lupa dikunjunginya.

Ipul bisa mewakili sosok anak Indonesia secara umum yang hidup dalam kesederhanaan, dinaungi oleh alam yang bersahabat dan jauh dari kekerasan. Seingat saya, kekerasan yang terjadi dalam cerita Ipul hanya sebatas bermain perang-perangan menggunakan bedil pelepah pisang melawan anak-anak dari desa tetangga.

Memori tentang Ipul saling isi bergantian dengan berita-berita kekerasan yang semakin kerap terjadi. Rasanya semakin sulit menemukan damai di negeri tercinta ini. Memori tentang Ipul juga memicu bermunculannya tokoh-tokoh komik dan bacaan masa kecil yang sudah lama tertimbun berbagai pikiran yang memenuhi otak ini.

Entahlah….

Saya beruntung karena almarhum ayah memiliki toko buku, sehingga  saya tidak pernah ketinggalan jika ada terbitan bacaan baru kala itu dan menjadi akrab dengan tokoh-tokoh komik dan bacaan anak-anak, seperti Donal bebek, Bobo, Trio Detektif, Lima Sekawan, Asterix, Smurf, Tintin dan lain sebagainya.

Saat ini beberapa komik sudah sulit dijumpai, termasuk komik favorit saya, EPPO, komik terbitan Belanda yang terjemahan bahasa Indonesianya sempat beredar di tahun 80an. Selain itu ada Denny manusia ikan di majalah Hai, Pak Janggut dan kantong ajaibnya di majalah Bobo, Arad – Maya, Abunawas dan masih banyak yang lainnya. Bagaimana dengan anda? Apa komik yang dulu anda baca?

Sekali lagi, saya (mungkin juga anda) adalah generasi yang beruntung karena masih sempat menikmati masa kecil di Indonesia yang damai. Bagaimana dengan anak-anak kita? Apakah mereka juga masih bisa mengalami apa yang sempat kita rasakan? Atau seballiknya, mereka terpaksa hidup dibawah bayang-bayang kekerasan?

Jadi rindu dengan damainya Indonesia. Jangan sampai anak-anak terbiasa dengan kekerasan. Belakangan kita sering melihat pesan layanan masyarakat di televisi yang mengajak kita untuk memberikan satu senyuman setiap hari atau membagikan satu buku bagi anak jalanan. Banyak yang bisa kita lakukan untuk mewujudkan Indonesia damai.

Radio, apa yang bisa kita lakukan? Iklan layanan masyarakat bisa jadi pilihan. Kita juga bisa meredam informasi kekerasan dengan tidak mendramatisir sebuah peristiwa.

Masih ada yang bisa kita lakukan untuk Indonesia damai.

About these ads

11 Responses to “Indahnya komik jadul”


  1. 1 oghi
    Juli 3, 2008 pukul 8:47 am

    kalau bicara komik, saya ingat Tintin, Asterik, Deni Manusia Ikan, Si Kuncung, Roel Djikstra, DC Comic – Superman Batman, Storm, Kaisar Trigan dll. Juga komik silat karya Man – Mandala Siluman Sungai Ular, Kiamat di Kandang Haur dll. uuuhhhhh sekarang persewaan komik makin sedikit karena antusias anak-anak berkurang diculik tayangan sinetron dan play station.

  2. Desember 7, 2008 pukul 8:03 am

    Bertukar informasi tentang komik Indonesia baik komik Indonesia lama seperti karya Taguan Hardjo, Bahzar, Djas, Zam Nuldyn, Delsy Syamsumar, Kwik Ing Hoo, Sopoiku-Kho Wang Gie, S. Ardisoma, Oerip, Na Giok Liang, RA Kosasih, AS Wakidi, AS Danial, Wid NS, Djoni Andrean, Troy TS, Ganes Th, Teguh Santosa, Jan Mintaraga, Indri Sudono, Pamudji MS, Zaldy, Sim – Simon Iskandar, Toha, Leo, Eka, Tati, Fasen, Anda S, Hasmi, Kus Bram, Djair Warni, Hans Jaladara, Man – Mansjur Daman, Henky, Gerdi WK, Har, Ricky NS, Adam, Ruhiyat, Prima, RIM, Shanty Shiba, Kelana, Yanthi, Adhi, Arie, Tatang S, Canser, Ardian dan karya-karya komikus muda sekarang ini.

    Anda juga bisa mendapatkan komik-komik Indonesia lama dan baru di :

    ANJAYA BOOKS
    (aka TOKO KOMIK INDONESIA DAN TJERSIL TIAM)
    ITC Kuningan (Sebelah Mal Ambasador)
    Lantai 4 Blok C6 No. 3A (depan eskalator)
    Jakarta Selatan
    Telp: 021-57938103, 68009670, 98276128, atau 0815-86379218
    email: andy@komikindonesia.com
    website: http://www.anjayabooks.com

  3. Februari 11, 2009 pukul 9:31 pm

    Saya menulis cerita… termasuk menulis komik….

    Mungkin gak kita bisa kerjasama… untuk bisa menghasilkan komik yang bermutu…
    Karena kemampuan saya hanya menulis cerita…

    Hubungi saya di nomor 021 32640837

  4. 5 Steven
    November 29, 2009 pukul 6:07 pm

    Sayang sekaranng komik2 hanya komik foto copyan dan asal copy saja, saya beli Operasi Halilintar, Brutal 1 & 2, Gina, Nusantara dll, hasilnya sungguh kecewa karena banyak jilid yg hilang, halamaan yg tidak terbaca dll

  5. 7 niken
    Juni 23, 2010 pukul 9:35 am

    aku suka sekali komik indo jadul. tapi di mana alamat web yang sediakan komik jadul yang bisa didownload gratis ya?

  6. Juli 7, 2010 pukul 9:39 am

    Emang, jadi kangen baca komik jadul lagi nih…
    anyway busway, Kalo suka Komik Jadul (Asterix, Tintin, Pak Janggut, Smurf, Agen Polisi 212, dll), mampir aja kesini ya… arieskomik.blogspot.com

  7. Juli 10, 2010 pukul 8:30 am

    hallo sobat..mo cari komik lama indonesia…mampir aja ke http://musikbuku.blogspot.com ada komik karya man, ganes th,har,hengky,jan,rim,djair,dll…….salam

  8. Juli 31, 2012 pukul 4:42 pm

    winnitow /majalah si kuncung/ananda


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


about.me

Alex Santosa

Alex Santosa

just a simple dreamer, learner, thinker, doer

radio person | journalist | blogger | photographer | traveler | new media enthusiast

B r o a d c a s t o l o g y

JANGAN ASAL COPY - PASTE



Berbagai karya di blog, boleh-boleh saja dikutip atau dimanfaatkan untuk berbagai keperluan lainnya. Biasakan untuk meminta ijin kepada pemiliknya, atau paling tidak menyebutkan sumbernya: RadioClinic dot com. Terimakasih.

The copyright of the articles in this blog is owned by Alex Santosa. Permission to republish in print or online must be granted by the author in writing.

Creative Commons License
Hak cipta blog ini dilindungi oleh Creative Commons Attribution-Noncommercial-No Derivative Works 3.0 United States License.

B e z o e k e r s


tracker

S t a t

  • 439,908 hits

R a d i o p i n i

A r c h i v e s


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 2.588 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: