Satu lagi radio di Jakarta memposisikan dirinya sebagai radio yang menyiarkan musik lebih banyak dibandingkan dengan MJ (mp3 jockey) talk. Jika pada akhir tahun 2007 Radio One berubah menjadi Gen 98.7 FM dengan komposisi siaran musik hingga 70% – 80%, pada bulan Juni 2008 giliran Ramako ganti rupa menjadi Lite FM.
Dengan wajah baru, Lite FM menggunakan lagu sebagai senjata untuk menarik pendengar. Radio ini memilih lagu-lagu slow sebagai senjata andalannya, sesuai dengan tagline-nya The Best Slow Hits Station.
Lite FM |
Gen FM |
|
| Frekwensi Tagline Network Management Call Listener Target Audience (Age) Target Audience (SES) Music Genre Website |
105.8 The Best Slow Hits Station Ramako Lite Audience 25 – 45 yrs A; B+ best slow hits 70’s-Today |
98.7 Suara Musik Terkini Mahaka Sobat Gen 18 – 34 yrs A; B; C easy listening – up beat 70% Indonesia; 30% Western click here |
Radio dengan format siaran Less Talk More Music memiliki beberapa keunggulan:
- Berbagai riset menunjukkan, pendengar memilih radio tertentu untuk didengar adalah karena lagu yang diputar. Daripada menciptakan acara yang belum tentu disuka oleh pendengar, memutar lagu sepanjang hari bisa menjadi pilihan karena tidak ada pendengar yang tidak mau mendengarkan lagu. Mereka yang mendengarkan radio, secara umum adalah untuk mencari lagu dan hiburan, disamping informasi tentunya.
- Hemat Sumber Daya Manusia. Karena komposisi lagu lebih dominan, otomatis jumlah penyiar yang diperlukan bisa lebih diminimalkan. Penyiar bisa diatur hanya mengudara pada jam-jam tertentu. Sedangkan untuk jam lainnya tugas siaran bisa diserahkan kepada operator atau bahkan berbagai software otomatisasi siaran melalui komputer.
- Selain penyiar, SDM yang bisa diminimalkan adalah tim kreatif. Karena didominasi oleh lagu, maka kreatif program tidak menjadi hal yang utama. Pemikirnya cukup Music Director yang bisa dirangkap oleh seorang Program Manager.
Sedangkan kelemahannya adalah:
- Sangat tergantung pada kejelian Music Director (MD) dalam memilih dan mengkompilasikan lagu. Jika pilihan MD meleset, tidak menjawab selera pendengar atau bahkan jika dalam memilih lagu dipengaruhi oleh selera pribadinya, bisa dipastikan pendengar akan bosan dan akan meninggalkan radio kita. Hal ini menjadi point tersulit, karena sebagai manusia, MD memiliki selera pribadi yang kemungkinan besar bisa mempengaruhi selera pemutaran lagu di radio kita.
- Nasib tergantung pada persepsi pendengar apakah lagunya enak atau tidak. Kalau sampai pendengar mempersepsikan lagu-lagu pilihan radio kita tidak enak untuk dinikmati, bisa dipastikan radio kita akan ditinggalkan.
- Tidak bisa terlalu melibatkan pendengar karena less talk. Salah satu creative yang bisa digunakan adalah pemutaran request – permintaan lagu dari pendengar. Hal ini pun jika tidak disiasati dengan baik akan membuat radio kita terjebak memenuhi permintaan pendengar dan pemutaran lagu yang itu-itu saja.
Hal lain yang perlu diwaspadai oleh radio yang menerapkan Less Talk More Music adalah ribuan online radio baik dari dalam maupun luar negeri, music channel di televisi dan berbagai alat pemutar lagu yang bisa memberikan kebebasan bagi pendengar untuk memilih lagu yang saat ini mereka ingin dengarkan.
Format Less Talk More Music adalah pilihan yang simple dan lebih hemat biaya sehingga layak dipertimbangkan sebagai pilihan baik bagi pendengar maupun pengelola radio. Setelah Gen FM mampu menarik perhatian pendengar radio di Jakarta, semoga Lite Fm juga demikian. Selamat!






Tks Bung Alex atas komentar dan ulasan anda untuk 105.8 Lite FM The Best Slow Hits Station.
Perkenalkan saya Bayu Setiyo Nugroho Program Manager 105.8 Lite FM.
Pada dasarnya kami para crew The Color’s of Lite, akan berupaya untuk memanjakan para Lite Audience untuk tetap setia di canal 105.8 FM dengan komposisi musik dan lagu lagu koleksi kami.
Kami para crew the Color of lite, juga berusaha untuk mengembalikan fungsi Radio kepada tempatnya semula yaitu sebagai media Hiburan dan informasi singkat yang berarti untuk pendengarnya.
Kami akan memberikan warna baru dalam dunia broadcast di Jakarta, sebagai Radio Alternatif pilihan untuk para pendengarnya yang menginginkan hiburan dan informasi yang dapat menyejukkan hati para pendengarnya yang sudah sangat lelah dengan rutinitas hariannya.
Keep Stay Tune on 105.8 Lite FM The best Slow hits station
Salam.
artikel yang menarik ini, bisa menjadi masukan bagi saya yang akan memulai membangun radio sekolah,
Kapan – kapan mampir lah ke adybaskoro.wordpress.com
BUKAN PENGELOLA BANG?
Numpang promo
BERHARAP KEMBALI:
Link to: EMULTY BOX.NET
CINTA INI TAK AKAN MATI:
Link to: EMULTY BOX.NET
IAM THA IAM:
Link to: EMULTY BOX.NET
JADIKAN AKU:
Link to: EMULTY BOX.NET
JANGAN BILANG EngGak:
Link to: EMULTY BOX.NET
LADANG CINTA:
Link to: EMULTY BOX.NET
SHE SAY FUCK LOVE:
Link to: EMULTY BOX.NET
TERIMA KASIH..
salam kenal, kebetulan saya salah satu mahasiswa jurusan broadcasting.
gini loh mas, sebenernya saya agak khawatir dengan masa depan seorang penyiar radio. jika ditanya kenapa? karena banyak sekali radio yang talk less more music.
nah kalau sudah begitu bukankah penyiar sudah “kurang” diperlukan ( khekhekhe ).
THANKS
BTW BLOGNYA BERGUNA BANGET BUAT REFERENSI TAMBAHAN KULIAH SAYA THANKS A LOT
walaupun telat ( soalnya dah semester akhir) lumayan buat review, materi yang dah berlalu