Untuk mencapai hasil yang diinginkan, pada umumnya pemimpin hanya memfokuskan perhatiannya pada rencana dan strategi saja. Satu hal yang dilupakan adalah bagaimana pelaksanaannya, bagaimana eksekusinya. Strategi yang hebat jika dilengkapi dengan eksekusi yang hebat, akan menghasilkan sesuatu yang hebat. sementara itu strategi yang baik jika dieksekusi secara buruk, akan menghasilkan sesuatu yang buruk.
Paling tidak ada 6 prinsip eksekusi:
1. Clarity = apakah anggota team memahami gol paling penting (wildly important goals) perusahaan dan mereka bisa menentukan mana yang paling penting
2. Commitment = Apakah anggota team kita terpacu dan sepakat dengan gol yang sudah ditetapkan? Apakah mereka sudah terkait dan memiliki sense of ownership
3. Translation = Apakah masing-masing anggota team mengetahui apa yang harus mereka lakukan untuk merealisasikan gol yang ditetapkan?
4. Enabling = Apakah organisasi kita siap mendidik dan melengkapi anggota team dengan peralatan untuk melakukan eksekusi?
5. Synergy = Apakah anggota team sudah bersama sama bekerja dengan baik dan saling membantu agar jalan menuju gol semakin lancar? Apakah mereka dapat menjelaskan dengan benar apa saja yang menjadi masalah-masalah kunci
6. Accountability = Apakah masing-masing anggota team secara aktif dan terbiasa saling memiliki tanggung jawab satu sama lain atas komitmen yang sudah ditentukan? Dapatkah mereka dengan jujur melaporkan hasil yang mereka capai baik atau buruk?
Ram Charan, penulis buku Execution: The Discipline of Getting Things Done mengatakan, Eksekusi adalah tugas utama seorang pemimpin (leader) dan harus menjadi faktor utama dalam budaya perusahaan.










0 Tanggapan ke “6 Principles of Execution”