<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Kolaborasi Televisi &#8211; Radio</title>
	<atom:link href="http://radioclinic.com/2008/02/22/kolaborasi-televisi-radio/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://radioclinic.com/2008/02/22/kolaborasi-televisi-radio/</link>
	<description>Blog untuk berbagi pengalaman dan informasi tentang dunia radio, serta berbagi ilmu dalam mengelola radio siaran, mulai dari program, jurnalistik radio, penjualan hingga sdm.</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Feb 2012 15:58:47 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<item>
		<title>Oleh: Lolo Andry</title>
		<link>http://radioclinic.com/2008/02/22/kolaborasi-televisi-radio/#comment-1271</link>
		<dc:creator><![CDATA[Lolo Andry]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Mar 2009 04:43:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://radioku.wordpress.com/2008/02/22/kolaborasi-televisi-radio/#comment-1271</guid>
		<description><![CDATA[Pak Alex,,,

Saya ingin bertanya tentang pekembangan kolaborasi Tv dan Radio,,,
Di Indonesia sendirim cara seperti ini dimulai sejak kpn,,,?
Sementara,,,, keuntungan dari dua media yang berkolaborasi ini pa, dan tujuan kolaborasi itu sendiri...?

Mohon jawabannya,,,,,
&lt;strong&gt;&lt;em&gt;

&lt;blockquote&gt;Tidak ada data yang pasti dimulainya sejak kapan. Tujuan kolaborasi selain untuk meningkatkan image, awareness, tentunya adalah untuk memberikan value lebih bagi pendengar / penonton masing-masing media&lt;/blockquote&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;

]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pak Alex,,,</p>
<p>Saya ingin bertanya tentang pekembangan kolaborasi Tv dan Radio,,,<br />
Di Indonesia sendirim cara seperti ini dimulai sejak kpn,,,?<br />
Sementara,,,, keuntungan dari dua media yang berkolaborasi ini pa, dan tujuan kolaborasi itu sendiri&#8230;?</p>
<p>Mohon jawabannya,,,,,<br />
<strong><em></p>
<blockquote><p>Tidak ada data yang pasti dimulainya sejak kapan. Tujuan kolaborasi selain untuk meningkatkan image, awareness, tentunya adalah untuk memberikan value lebih bagi pendengar / penonton masing-masing media</p></blockquote>
<p></em></strong></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: dodi</title>
		<link>http://radioclinic.com/2008/02/22/kolaborasi-televisi-radio/#comment-233</link>
		<dc:creator><![CDATA[dodi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Apr 2008 22:44:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://radioku.wordpress.com/2008/02/22/kolaborasi-televisi-radio/#comment-233</guid>
		<description><![CDATA[Salam,
Mas saya mengkritik cukup tajam terhadap fenomena relay televisi oleh radio. Tapi kebetulan, kerja sama dengan Anteve ini bukan relay murni, melainkan hanya membacakan ringkasan beritanya.

Tapi dengarkanlah relay Metro TV di Pas. Banyak bahasa teve yang tidak layak didengar, dan ada sejumlah kenyataan yang merugikan pendengar. Coba simak siaran Metro yang menampilkan grafik, gambar atau daftar emiten yang naik/turun harga sahamnya. Metro hanya menampilkan gambar ditambahi bacskound musik. Yang muncul dalam tulisan yang terdiri dari daftar emiten tersebut. Itu mengudara selama 10 sampai 15 detik. 

Yang terdengar oleh MItra Bisnis adalah backsound musiknya saja!



&lt;blockquote&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Setuju, tapi memang begitulah dua dunia menjadi satu.&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/blockquote&gt;





]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salam,<br />
Mas saya mengkritik cukup tajam terhadap fenomena relay televisi oleh radio. Tapi kebetulan, kerja sama dengan Anteve ini bukan relay murni, melainkan hanya membacakan ringkasan beritanya.</p>
<p>Tapi dengarkanlah relay Metro TV di Pas. Banyak bahasa teve yang tidak layak didengar, dan ada sejumlah kenyataan yang merugikan pendengar. Coba simak siaran Metro yang menampilkan grafik, gambar atau daftar emiten yang naik/turun harga sahamnya. Metro hanya menampilkan gambar ditambahi bacskound musik. Yang muncul dalam tulisan yang terdiri dari daftar emiten tersebut. Itu mengudara selama 10 sampai 15 detik. </p>
<p>Yang terdengar oleh MItra Bisnis adalah backsound musiknya saja!</p>
<blockquote><p><em><strong>Setuju, tapi memang begitulah dua dunia menjadi satu.</strong></em></p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

