Setelah melalui serangkaian pembicaraan sejak bulan-bulan terakhir 2007, akhirnya lahir sebuah kolaborasi baru antara Anteve dan PASFM. Mulai 25 Februari 2008 ringkasan berita yang
disiarkan di Topik Pagi, Siang, Petang dan Malam Anteve, bisa didengarkan di PASFM setiap hari antara 07.00 – 08.00; 09.00 – 10.00; 16.00 – 17.00 dan 17.00 – 18.00.
Sebelumnya PASFM juga sudah menjalin kerjasama dengan Metro TV dan berbagai media cetak untuk kalangan bisnis, seperti Bisnis Indonesia, Swa, Marketing, Mix, Kontan, dan lainnya.
Anteve cukup jeli melihat bahwa pada jam-jam tersebut, sebagian besar penonton acara beritanya sedang bekerja atau berada diluar rumah sehingga sulit untuk bisa mendapatkan berita dari pesawat televisi, sehingga diperlukan media lain, yaitu radio, agar kebutuhan informasi penontonnya dapat tetap terlayani.
Kolaborasi antar media seperti ini paling tidak bisa membantu meningkatkan image dan brand awareness masing-masing media. Saat ada penawaran kerjasama masuk, yang harus kita perhatikan adalah kualitas dari media yang akan menjadi partner kerjasama kita. Apakah dengan melakukan kerjasama ini kita bisa mendapatkan manfaat positif bagi radio secara maksimal.
Agar memiliki bargaining power yang cukup kuat, maka radio kita harus:
- memiliki brand dan kualitas acara / pendengar yang bagus
- memiliki format acara yang benar, jelas dan konsisten
- credible dan trustable
Proses menjadikan radio kita dipandang layak dijadikan partner kerjasama membutuhkan waktu yang lama, keseriusan dan ketekunan. Pada saat tawaran kerjasama datang, jangan lupa untuk selalu mencari celah dan ide agar kerjasama ini bisa kita manfaatkan secara maksimal. Perlu diperhatikan pula bentuk kerjasamanya, dan kompensasi yang ditawarkan. Jangan cukup puas jika hanya diberi kesempatan mencantumkan logo radio kita di media mereka.





Salam,
Mas saya mengkritik cukup tajam terhadap fenomena relay televisi oleh radio. Tapi kebetulan, kerja sama dengan Anteve ini bukan relay murni, melainkan hanya membacakan ringkasan beritanya.
Tapi dengarkanlah relay Metro TV di Pas. Banyak bahasa teve yang tidak layak didengar, dan ada sejumlah kenyataan yang merugikan pendengar. Coba simak siaran Metro yang menampilkan grafik, gambar atau daftar emiten yang naik/turun harga sahamnya. Metro hanya menampilkan gambar ditambahi bacskound musik. Yang muncul dalam tulisan yang terdiri dari daftar emiten tersebut. Itu mengudara selama 10 sampai 15 detik.
Yang terdengar oleh MItra Bisnis adalah backsound musiknya saja!
Pak Alex,,,
Saya ingin bertanya tentang pekembangan kolaborasi Tv dan Radio,,,
Di Indonesia sendirim cara seperti ini dimulai sejak kpn,,,?
Sementara,,,, keuntungan dari dua media yang berkolaborasi ini pa, dan tujuan kolaborasi itu sendiri…?
Mohon jawabannya,,,,,