16
Feb
08

Tips memaksimalkan performance penyiar

1_852670205l Kiat mendapatkan penyiar yang baik telah saya tulis dalam posting saya yang lalu. Selanjutnya adalah tugas kita untuk terus melatih mereka agar bisa menjadi penyiar yang handal. Kita juga harus terus menerus memotivasi penyiar agar tidak berhenti mengembangkan diri. Jika mereka lalai sedikit saja, karier mereka akan terhenti karena selain harus bersaing merebut pendengar, penyiar radio juga harus berlomba dengan waktu. Penyiar yang tidak terus melakukan pengembangkan diri akan menjadi penyiar yang out of date, basi dan akhirnya ditinggal pendengarnya.

Apa yang perlu dilakukan agar performa seorang penyiar semakin berkembang?

1. Jangan berhenti meningkatkan pengetahuan umum

Meningkatkan pengetahuan umum bisa dilakukan dengan membaca dan melihat, mulai dari buku, film, internet, dan apapun yang ada disekitar kita. Harus diingat, bahwa di mata pendengar, penyiar radio tahu segalanya.

2. Tidak ketinggalan infromasi dan berita

Seorang penyiar radio harus selalu update dengan apa yang saat ini terjadi. Cari dari segala macam sumber informasi dan berita. Apapun yang aktual, yang sedang ramai dibicarakan, yang terjadi, yang sedang jadi trend…apapun…!

3. Memiliki pergaulan yang luas

Dengan pergaulan yang luas, akan makin banyak yang kita serap dan makin banyak hal yang bisa kita pelajari. Perbanyak teman, perluas jaringan baik dari kalangan narasumber, target audience dan siapapun.

4. Memahami apa yang disuka dan tidak disuka oleh pendengar

Jika dianalogikan dalam dunia bisnis, penyiar adalah produsen dan pendengar adalah konsumen. Sedangkan produk yang ditawarkan adalah ‘air personality’ penyiar dan ‘show’ yang dibawakan penyiar dalam siaran. Agar ‘laku’ kita harus mengetahui apa yang disuka oleh pendengar. Untuk itu lakukan survey dan amati apa yang saat ini sedang disuka oleh pendengar. Penyiar harus ‘customer oriented’!

5. Mengenal industri radio secara umum

Know what you do. Bagaimana kita bisa berharap mendapatkan hasil yang maksimal, jika kita tidak memahami apa yang kita kerjakan. Semakin kita mengenal industri tempat kita berkarya, kita akan semakin memahami celah dan peluang untuk maju. Caranya mudah, banyak bertanya, banyak belajar.

Selain itu penyiar yang baik juga harus bisa siaran dengan gaya siaran yang menjadi ciri khas radio kita dan mengenal karakter target pendengarnya, serta harus patuh dan menjalankan aturan-aturan yang sudah ditetapkan oleh management.

Setelah penyiar paham apa yang perlu mereka lakukan untuk maju, kita harus tetap memonitor perkembangan mereka. Jangan bosan melakukan briefing, evaluasi, coaching dan menetapkan target untuk mendorong penyiar berkembang menjadi lebih baik.

About these ads

50 Responses to “Tips memaksimalkan performance penyiar”


  1. Februari 27, 2008 pukul 5:56 pm

    Artikel di blog ini sangat bagus dan berguna bagi para pembaca. Agar lebih populer, Anda bisa mempromosikan artikel Anda di infoGue.com yang akan berguna bagi semua pembaca di seluruh Indonesia. Nantikan segera plugin / widget kirim artikel & vote yang ter-integrasi untuk Blogspot dan WordPress dengan instalasi mudah & singkat. Salam!

    http://www.infogue.com/pengetahuan_umum/tips_memaksimalkan_performance_penyiar/

  2. Maret 6, 2008 pukul 5:42 pm

    Mas Alex jago banget nih…..gw suka gaya lo !

  3. 3 uz
    April 8, 2008 pukul 1:47 pm

    menurut saya penyiar perlu paham betul siapa pendengar atau segmen radio nya sehingga bisa “melayani” pendengar dengan baik, dia harus tahu kebiasaan-kebiasaan pendengar, yang dibutuhkan, yang dipikirkan dsb.

    dengan kata lain penyiar juga harus paham strategi marketing radio nya. untuk itu memang perlu ditraining atau dibriefing terus menerus.

  4. April 26, 2008 pukul 6:53 pm

    artikel yang bagus,…kamipun selalu mengajarkan kepada penyiar kami yang junior supaya seperti yang anda tulis, salam dari radio matahari poso-sulteng….peace from poso
    nb: bagi2 dong kalau ada info yang terbaru

  5. 5 adi
    Juli 24, 2008 pukul 8:03 pm

    klo ada tips bwt aq yg pgn jadi penyiar,,kirim k email aq di adiadrian@rocketmail.com aq jg mw tanya pndapat anda ttg jaminan kedepan jk aq jadi penyiar. ditumggu..trims

    Hi Adi, saya mencoba mengirim ke alamat emailmu tetapi gagal. Jadi saya balas di sini saja ya. Untuk jadi penyiar tidak sulit, yang penting suka dengan apa yang kita kerjakan, suara yang tidak cacat, pengetahuan yang baik dan hal2 lain yg bisa ditanyakan ke radio tempat kamu mau melamar pekerjaan. Masa depan penyiar? Tergantung dari dirinya sendiri. Yang penting, selama media masih dibutuhkan masyarakat, karier sebagai penyiar – entah radio / tv tidak akan mati.

  6. Desember 24, 2008 pukul 9:03 pm

    mas,…
    boleh minta tolong, kan?

    boleh saya tau ttg beberapa penjelsana mengenai job desc staff radio [mulai dari SM, PD, Producer, Creative Officer, Sound Engineeng, MD, dll...]

    Terima kasih sebelumnya…

    wah..PR nya banyak…:) coba nanti saya susun yang simple & send by email ya. Pada dasarnya sangat tergantung dengan kebutuhan masing-masing station.

  7. Desember 29, 2008 pukul 11:33 am

    mas saya juga mau tahu
    kalo bisa PM ke saya juga yah
    makasih

  8. Januari 10, 2009 pukul 6:32 pm

    Makasih mas ya, keren banget, pasti jago nyiar…
    ini berguna banget bagi kami penyiar, apalagi kami yang di daerah, umumnya penyiar yang asli daerah ga punya referensi gimana siaran yang baik, karna jarang dengar radio yang berkualitas, kalo di kota sih enak, sering dengar radio bisa bikin kita tambah wawasan dan belajar dari penyiar yang udah top, sekali lagi thanks ya mas.
    Ditempat saya tu susaaaaaaaaaah banget cari penyiar yang handal. Butuh penyiar baru nyarinya susah minta ampun, dah di umumin pun ga ada yang berminat, padahal pendengar radio banyak.
    kalo ada pun ada yang berminat tp ga punya skill dan wawasannya minim banget, kurang gaul, gaptek lagi.

  9. Januari 24, 2009 pukul 3:23 am

    mas Alex>>> mas bisa PM ke saya juga ga??makasih sebelum nya

    mas Dion>>>emang mas radionya di daerah mana??

  10. 11 Rosa
    April 8, 2009 pukul 12:27 am

    Menjadi penyiar/broadcast merupakan pekerjaan yang KERRRREEEEENNNNN dan mengasikkan. Kita wajib tahu apa yang disuka dan tidak oleh pendengar …
    Tapi, apakah seorang PENYIAR diperbolehkan mempermainkan hati seorang wanita??? Bukan hanya istri tapi juga pendengar wanita yang dirasa gampang untuk mengeluarkan duit. Kemudian menjadikan KEKASIH, …
    SAYA RASA, SEBAGUS APAPUN SEORANG PENYIAR … TAPI HATINYA KEJAM.
    Seperti seorang penyiar yang berasal dari surabaya …
    Ga percaya … busyet deh, over aktingnya …

  11. 12 ahadi
    April 10, 2009 pukul 2:31 pm

    mas,…

    apa saya juag bisa dikirimkan mengenai job desc staff radio [mulai dari SM, PD, Producer, Creative Officer, Sound Engineeng, MD, dll...]

    Terima kasih sebelumnya…

    NB : Saya di radio swasta di Sumenep, Madura.

  12. Mei 15, 2009 pukul 11:40 am

    keren keren…
    terus berbagi ilmu ya mas
    biar yg baca juga semakin paham,
    matur nuwun

  13. 14 ady
    Mei 22, 2009 pukul 11:09 pm

    tolong kirimkan tips2 penyiar yang profesional

  14. Juni 1, 2009 pukul 12:12 am

    makasih buat tipsnya alham dulilah cita2kecil ku bisa ter capai
    dengan menjalan kan tips2 ni owh makasi bgt eh mas terusin pasang tipsnya ya biar penyiar indonesia ga GARINGGGGG ok!!!!!!!!!!!!!!!

  15. Januari 1, 2010 pukul 6:33 am

    mas jd pnyiAR tu knp sulit bgt tow?
    knapa qt hrs ltihan bgini bgitu
    emm aq tu prnah d training pnyiar rdio slama 6 blan lbih 10hri
    ttp aq msh ksulitan bgaemna nrapin k siaran yg baek,lok ge off air tu baek2 aj,tp lok on airr kok jd agk gmna gtu ya??

    ksih swolusiy dunddd

  16. Januari 20, 2010 pukul 8:40 am

    Setelah Saya Baca Artikel ini, saya berpendapat orang yang mosting ini pasti jago di dunia siaran. Oleh karna itu boleh tanya gak nich Mas…???? Saya mo Tanya Kiat2 Apa Aja Sich Agar Bisa BiKin Suatu program Acara Radio yang UnIk n Laku di Pasaran….??????
    Saya tunggu Sran Mas…!!!!!! Makasih

    • Januari 20, 2010 pukul 9:14 am

      “Laku” bisa diartikan dengan: “disuka”. Dengan demikian bisa dikatakan, untuk membuat acara radio yang laku, kita harus memahami terlebih dulu apa sebenarnya yang disuka oleh pendengar kita. Setelah itu, baru kita pikirkan apakah acara terebut berbeda, agar menjadi unik.

    • 20 mona ambon
      Agustus 6, 2011 pukul 4:25 pm

      mas, trus gmna caranya caritau kesukaan penggemar?
      apakah tolok ukur bahwa radio kita laris itu dari iklan yang banyak dtawarkan k radio kita atw bgm?

      atas penjelasannya makasih y mas…

      • Agustus 13, 2011 pukul 9:21 am

        untuk mengetahui kesukaan penggemar, tidak ada cara lain yaitu melalui survey yang bisa kita lakukan sendiri. Jumlah iklan tentunya bisa menjadi tolok ukur laris / tidak nya radio kita.

  17. 22 Pangeran hant
    Februari 8, 2010 pukul 9:19 pm

    saya lagi mau terjun ke dunia broadcast . saya sudah memiliki modal no.3
    facebook .
    twitter .
    blogspot .
    multiply.
    myspace.
    plurk.
    yahoo.
    bergaul.
    friendster.
    haha …
    ijin copy paste buat isiin blog gw . thanks . foto masnya juga gw masukin dah . wkwk

  18. Maret 15, 2010 pukul 4:08 pm

    Wah..artikel Mas Alex selalu saya ikuti…bagus memang…oya, sebagian dari artikel ini menjadi bahan saya untuk “mengajar” hehehe sekaligus mohon izinnya…Salam..Abu Solo

  19. April 12, 2010 pukul 12:18 pm

    penyiar muda perlu pengalaman nie…
    gimana ya?

  20. 28 Kak Dodo
    April 27, 2010 pukul 8:23 am

    Kalau latihan untuk anak-anak menjadi penyiar radio. awalnya seperti apa ya ? makasiiih…

  21. Juni 29, 2010 pukul 8:51 am

    mas,,, saya seorang penyiar yg baru memulai karier tapi karena suatu alasan tertentu saya dihukum oleh atasan saya… saya bisa minta pendapat dari mas alex karena saya ingin benar-benar menjadi saeorang penyiar yg profesional (ahli)…. dan apa yg harus saya lakukan??? makasih ^_^

  22. 31 DOI
    Juli 9, 2010 pukul 2:46 pm

    Thax, , , ,

    ILMUnya bleh juga bwt tau bagaimana cara unt mengetahui jadi broadcast..

    kalo blh nambahin sdkit sih, ,

    intinya ialah apapun yang kita tekunin dgn sungguh_sunguh bwt pham apa yg kita ingin kan dalam bdang apapun ( TAPI HAL YG POSITIF IA) dng usaha yg maximal mudah_mudahan dpt kita yakini unt meraihnya..

  23. 32 jaya
    Juli 21, 2010 pukul 10:20 am

    Mas Alex makasih semua infonya…..yah aku juga lagi belajar jd penyiar di RADIO DA’WAH walaupun saya bukan ahli agama, karena saya biasa ngomong diacara off air jd masalah cas cis cus kayanya agak lancarlah. cuma akhir-akhir ini saya cenderung disudutkan untuk menjadi STASION MANAGER nah tips untuk menjadi pemimpin radio yang baik gimana mas, karena ini amanah…? terim aksih

  24. Agustus 12, 2010 pukul 4:47 pm

    mas, sy drg juga penyiar radio yang bersegmentasi remaja; sy pembawa acara english program, gmana cara mereka tertarik english program yah ? remaja biasanya males ber english ria..mintanya dengerin lagu full sama rekuest lagu favorite mereka…ada saran nih mas ?

  25. 34 Dieka_Hs
    September 1, 2010 pukul 1:51 am

    Q seorang Direktur Program & Produksi di salah satu radio yang ada diselatpanjang. cuman mau nanya ne mas ..Gemana seh mencari penyiar yang munk berkualitas. Bukan hanya suara ? Tp juga pengetahuannya.

  26. 36 kezia
    September 13, 2010 pukul 8:58 pm

    Ok buanget ilmunya mas Alex, sangat dibutuhkan buat kami penyiar di daerah yang gak pny basic radio,otodidak aja tapi kadang tidak percaya diri juga karna gak tau apa dah bener ato salah. Mas Alex bisa tlg kirim ttg beberapa penjelsan mengenai job desc staff radio (mulai dari SM, PD, Producer, Creative Officer, Sound Engineeng, MD, dll…)juga tips2 penyiar yang berkarakter ato apa aja biar jadi penyiar yang top hehehehe cita2 sih mas…maksh sebelumnya. sukses u mas Alex.

  27. 37 kezia
    September 13, 2010 pukul 9:54 pm

    oh iya satu lagi mas Alex, tipsnya biar mood slalu ok saat mau siaran atau motivasi apa yang bisa membuat terus semangat untuk siaran. Coz kadang jenuh juga tambah lagi klo qta lgi ada problem jadinya payah mas. Thx mas Alex….

  28. September 14, 2010 pukul 9:01 am

    makasih blognya, sya drg yang juga radio broadcaster,,,keep ur blog up date….

  29. 40 sye sye
    Oktober 11, 2010 pukul 6:38 pm

    mas,, alex saya seorang mahasiswi tngkat 7 fkip.bahasa inggris didaerah terpencil,, saya mendapat tugas dari dosen ttg pembelajaran bahasa inggris untuk penyiar. saya ingin riset ke penyiar radio di tempat saya, hanya saja penyiar di tempat saya saja rata2 tidak dapat berbahasa inggris. mohon bantuan,, ilmu ttg apa yg bs saya beri untuk mereka agar bisa berbahasa ingris? maksud saya bahasa inggris seperti apa yg mereka perlukan??

    trims

    NB: saya tunggu PM dr mas Alex secepatnya

  30. Oktober 18, 2010 pukul 10:05 am

    Tergantung target audience nya. Penyiar radio di daerah memang tidak mutlak harus bisa bahasa Inggris. Jika Target audience-nya menengah ke bawah atau menengah ke atas dengan format lagu domestik (bisa indonesia, bisa dangdut, bisa lagu daerah seperti campursari dsb) penyiar tidak memerlukan kemampuan bahasa Inggris. Bahasa Inggris baru diperlukan di sebagian radio mid up yang memutar lagu berbahasa Inggris atau informasi2 yang mengandung kata2 berbahasa Inggris. Untuk radio mid up, kadang diperlukan juga penyiar yang memiliki kemampuan conversation dalam bhs Inggris jika ada orang asing yang perlu diwawancarai.

    Jadi sekali lagi, kebutuhan bahasa Inggris bagi penyiar amat sangat tergantung pada target audience dan format radionya. Jikalaupun diperlukan, bahasa Inggris seputar pengucapan lagu, penyanyi, product knowledge yang mengandung bahasa Inggris.

    Bagi saya, kursus bahasa Inggris tidak menjamin penyiar bisa ngomong Inggris, karena bahasa itu harus digunakan bukan dipelajari :)

  31. 42 NALFA MYRA
    November 30, 2010 pukul 11:09 am

    mas alex…aq mau tanya ni…aku juga s’org penyiar…dan aku punya teman dia juga pengen bangat jadi penyiar,pengetahuannya bagus tapi modulasi suaranya ga bagus…cemprengan gitulah….ada tips ga buat dia..????mksi

  32. 44 Frendy wahyu
    Juni 13, 2011 pukul 10:46 pm

    Mas alex makasih banyak buat infonya yang sangat berguna buat saya,mas saya sangat ingin jadi penyiar tapi suara saya gado gado ada gede ada cemprengnya ada halusnya,apa bisa suara saya dinikmati audience?,bukanya seorang penyiar harus punya golden voice,makkasih banyak mas buat infonya..

  33. Desember 6, 2011 pukul 9:20 pm

    thx infonya berguna banget buat tugas akhir ku.kunjungi juga blog ku my blogs day , visit asia.

  34. 46 rian
    Februari 19, 2012 pukul 2:34 am

    gimana kalau dalam radio da penyiar yang on airx gaul
    sedangkan penyiar lainx gak gaul,,,,?

  35. Maret 17, 2012 pukul 11:03 pm

    Thanks bnget atas semua Motivasi dan inspirasi”ya
    Sya announcer di 96.1 rajafmlahat

  36. 48 Faris Fathan Mutakhawali
    Maret 22, 2012 pukul 9:50 am

    saya Faris Fathan 15 thn, dr semarang, dari kecil suka banget dengerin radio.. karna kalo dibandingin media lain, di radio lagunya lebih update. lulus SMA aku pengen banget jadi penyiar radio.. 3 hari lagi kan ada lomba penyiar radio, eh gak sngaja buka radioclinic :D makasih tips nya, mohon doanya supaya saya menang :D amin amin amin :D

  37. 49 imoes tahiri
    September 19, 2012 pukul 6:49 pm

    good information for me

  38. 50 Armand Gesma FM
    November 7, 2012 pukul 9:50 am

    Alhamdulillah…Terimakasih ilmunya….jarang lho. yang mau berbagi ilmu kepenyiaran seperti Panjenengan..mengingat betapa mahalnya kalo mengikuti diklat ato kursus tentang bagaimana menjadi penyiar yang handal,baik,bertanggung jawab.ok Thank’s Mas Bro…


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


about.me

Alex Santosa

Alex Santosa

just a simple dreamer, learner, thinker, doer

radio person | journalist | blogger | photographer | traveler | new media enthusiast

B r o a d c a s t o l o g y

JANGAN ASAL COPY - PASTE



Berbagai karya di blog, boleh-boleh saja dikutip atau dimanfaatkan untuk berbagai keperluan lainnya. Biasakan untuk meminta ijin kepada pemiliknya, atau paling tidak menyebutkan sumbernya: RadioClinic dot com. Terimakasih.

The copyright of the articles in this blog is owned by Alex Santosa. Permission to republish in print or online must be granted by the author in writing.

Creative Commons License
Hak cipta blog ini dilindungi oleh Creative Commons Attribution-Noncommercial-No Derivative Works 3.0 United States License.

B e z o e k e r s


tracker

S t a t

  • 451,088 hits

R a d i o p i n i

A r c h i v e s


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 2.590 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: