You, Your Community and Me
No News is a News
Di saat terjadi peristiwa besar yang terjadi seketika dan di luar dugaan, seperti penangkapan teroris atau kecelakaan kereta api beberapa waktu lalu, media radio tidak ketinggalan mengirimkan tim peliputan untuk memberikan laporan mengenai apa yang terjadi di lapangan.Bola 2010
Media tidak bisa lepas dari pemberitaan Piala Dunia 2010 yang digelar di Afrika Selatan. Kejuaraan sepak bola sedunia ini memang diminati oleh banyak orang, seperti yang diungkap dalam survey Nielsen:
“In the Asia Pacific region, Indonesians declares themselves the most avid followers of football with more than half (54%) saying they are fans of the game, followed by Vietnamese (52%) and Indians (47%). But the appeal of the World Cup finals appears to reach far beyond football’s usual fan base – the Nielsen figures reveal that in all Asia Pacific countries, intent to follow the World Cup is much higher than the traditional football fan base. Countries with the highest level of intent to follow the finals were South Korea (76%), Vietnam (68%) and China (65%).” Lanjutkan membaca ‘Bola 2010′
Media Hoax ???
Kemarin sempat mendapat kabar duka dari sebuah media online dan televisi berita, bahwa seorang seniman besar Indonesia meninggal dunia. Namun beberapa waktu kemudian, berita tersebut diralat karena sang seniman masih hidup meskipun dirawat di sebuah rumah sakit.
Menurut saya, kesalahan media online dan televisi tersebut adalah tidak melakukan recheck saat mendapatkan informasi. Seharusnya, media tersebut bisa merubah isu menjadi fakta jika mau menunda sejenak nafsu untuk menjadi yang tercepat dalam menyajikan berita.
Saya membandingkan dengan apa yang dilakukan oleh rekan-rekan di sejumlah radio, begitu mereka menerima informasi tersebut, yang mereka lakukan adalah melakukan Lanjutkan membaca ‘Media Hoax ???’
Jurnalistik Topeng
Salah satu TV berita di Indonesia baru-baru ini tersandung kasus rekayasa narasumber yang berawal dari laporan POLRI ke Dewan Pers atas adanya dugaan rekayasa berita di sebuah acara berita pagi 18 Maret 2010.
Menurut polisi, narasumber bertopeng yang muncul dalam acara tersebut adalah seseorang yang dibayar oleh pihak televisi untuk berpura-pura menjadi makelar kasus yang telah beroperasi selama 12 tahun di Mabes Polri. Tentu saja pihak televisi membantah bahwa pihaknya telah membuat rekayasa terhadap berita.
Banyak spekulasi yang muncul dari kasus ini. Ada yang menduga, kasus ini sengaja dilempar untuk menjatuhkan nama baik stasiun televisi tersebut atau komentar yang mengatakan bahwa stasiun televisi itu menjadi pelanduk yang ada ditengah dua gajah yang sedang bertarung.
Di luar benar tidaknya isu yang beredar, bagi saya, stasiun televisi itu kurang mempertimbangkan resiko dari apa yang mereka lakukan. Di satu sisi, media memang wajib melindungi identitas narasumber jika diperlukan dan atas permintaan narasumber. Namun di sisi lain, media bisa dituduh menyajikan informasi yang tidak jelas jika dengan sengaja mengaburkan narasumber – termasuk dengan menutupi wajah narasumber menggunakan topeng, menyembunyikan wajar narasumber, hingga memodifikasi suara narasumber dengan menggunakan voice processor. Lanjutkan membaca ‘Jurnalistik Topeng’
Radio 2.0 is NOW!
Facebook, nama yang tidak asing lagi. Di awal mengenal situs jejaring sosial ini sekitar 2 hingga 3 tahun lalu, Facebook masih beranggotakan mereka dari kalangan usia dewasa muda sekitar usia 20an tahun keatas. Sedangkan mereka yang dari kalangan remaja, masih bermain di Friendster. Seiring dengan waktu, jumlah anggota Facebook semakin bertambah banyak dan pasarnya pun semakin luas, mulai dari anak SD hingga kakek-nenek, mulai dari penjual koran hingga pemilik perusahaan besar.Tentang Totalitas
Kita pasti mengenal Pu Yi (溥儀) – kaisar terakhir di Tiongkok – melalui film kolosal The Last Emperor (1987). Namun sedikit dari kita yang mengenal siapakah kaisar pertama Tiongkok, Shi Huang Ti yang dikenal dengan nama Qin Shi Huang (秦始皇).
Meramaikan tahun baru Imlek 2561, tulisan saya kali ini mencoba mengajak kita untuk lebih mengenal sang Kaisar yang hidup diantara tahun 259 – 210 SM. Kaisar yang satu ini memang controversial. Disamping dikenal sebagai dictator yang kejam, ada beberapa hal positif yang perlu kita cermati dari Shi Huang Ti.
Dibawah kepemimpinannya, Shi Huang Ti berhasil menyatukan 7 kerajaan yaitu Zheng, Han, Zhao, Yan, Wei, Chu dan Qi hanya dalam 1 dekade, hingga akhirnya lahirlah Negara Tiongkok pada tahun 221 SM. Waktu yang sangat singkat untuk membentuk sebuah negara. Coba bandingkan dengan negara kita, yang sejak era reformasi di tahun 1998 hingga 2010 ( 12 tahun) masih saja banyak hal yang belum beres.
Dalam era pemerintahannya, Shi Huang Ti mengawali pembangunan salah satu keajaiban dunia, yaitu tembok besar China pada tahun 220 SM. Dari sisi ekonomi, Kaisar Shi memberlakukan standarisasi mata uang, satuan ukuran hingga ke system transportasi dan kanal. Lanjutkan membaca ‘Tentang Totalitas’
Nyali Memenangkan Pertempuran
Suatu ketika pada tahun 1805 ditengah berkecamuknya perang Napoleon, kapal perang kerajaan Inggris HMS Surprise membelah kesunyian samudra pacific yang diselimuti kabut. Kapal ini membawa misi menghancurkan dan menenggelamkan Acheron – salah satu kapal perang tangguh milik Perancis yang seringkali mengganggu kapal-kapal Inggris di lepas pantai Amerika Selatan.
Di haluan kapal, seorang taruna angkatan laut Inggris melalui teropongnya, melihat bayangan di balik kabut yang ternyata adalah sosok Acheron dengan meriam-meriam siap menghancurkan HMS Surprise. Dengan kemampuan tempur yang lebih modern dan kemampuan jelajah yang lebih cepat, dengan mudah peluru meriam Acheron menghajar HMS Surprise. Lanjutkan membaca ‘Nyali Memenangkan Pertempuran’
The 52nd Grammy Awards Winners
Record Of The Year
- Use Somebody – Kings Of Leon
Album of the Year
- Fearless – Taylor Swift
Colbie Caillat, featured artist; Nathan Chapman & Taylor Swift, producers; Chad Carlson, Nathan Chapman & Justin Niebank, engineers/mixers; Hank Williams, mastering engineer
Song of The Year Lanjutkan membaca ‘The 52nd Grammy Awards Winners’
The 52 Annual Grammy Awards will be broadcast on Sunday, January 31, 2010 – 08.00 PM ET/PT (via CBS) or Monday, February 1, 2010 08.00 AM WIB (via Star World Asia).
From 109 categories of awards, here are few of them:
Record Of The Year
Halo – Beyoncé
Track from: I Am… Sasha Fierce [Music World Music / Columbia]
I Gotta Feeling – The Black Eyed Peas
[Interscope]
Use Somebody – Kings Of Leon
[RCA Records]
Poker Face – Lady Gaga
Track from: The Fame [Streamline/Interscope/Konlive/Cherrytree]
You Belong With Me – Taylor Swift
[Big Machine Records]
Album Of The Year Lanjutkan membaca ‘The 52 Annual Grammy Awards Nominees’








Recent Comments